20.8.09

Baru, Mata Uang Indonesia

Pemerintah mengeluarkan mata uang baru dengan nominal 2,000 rupiah pada tanggal 10 Juli 2009. Asumsi pemerintah adalah untuk memenuhi kebutuhan rakyat. (rakyat mana nih?) di terbitkannya uang nominal 2,000 sambil mengurangi peredaran/menarik uang nominal 1,000. Namun ada fenomena yang sudah ada tapi tidak perhitungkan oleh pemerintah, bahwasannya sebelum terbitnya uang 2000 ini bangsa ini sudah ada uang baru. yaitu "permen".
Permen?! (masa sih), mari kita lihat cerita ke belakang. Ketika kita berbelanja di supermarket atau di toko-toko saat melakukan pembayaran, kasir memberikan permen sebagai uang kembali. Padahal yang kita berikan adalah uang kenapa permen sebagai uang kembali? Peristiwa ini terus berlangsung hingga tahun ini. Ini adalah kisah yang dialami pembeli. Apakah kita salahkan si penjual??? jawabanya tidak bisa kita salahkan si penjual, karena si penjual sudah susah menemukan uang recehan dalam beberapa tahun ini. sedangkan uang si pembeli dengan nominal yang besar atau bukan uang yang pas.
Dua kisah ini, adalah peristiwa yang seperti angin lalu. sehingga permen pun menjadi salah satu alat transaksi dalam bangsa ini. Mari kita fenomena sekarang, apakah sekarang kita pernah melihat uang Rp. 50, 100, 200, dan 500?. Bila anda memiliki uang nominal tersebut apa yang akan anda beli, dengan nilai seperti itu? permen saja sekarang berharga 100-150 rupiah. Jangankan uang dengan nominal kecil tersebut, sekarang saja uang nominal 1,000 sudah susah di temukan. Malah pemerintah sekarang keluarin nominal 2,000 rupiah.
Makin sudah deh rakyat, (masa sih?) dengan uang nominal 2,000 rakyat bukan makin asyik dan tentram. tapi malah susah. Kemarin isi angin ban cukup 1,000 sekarang menjadi 2,000. Kemarin membeli sayur satu ikat 1,000 sekarang 2,000. dan kisah lainnya akan menyusul harga 2,000 sedangkan porsinya sama dengan 2,000. makmurkah rakyat???? sehingga kembalian uang "permen" akan lebih banyak lagi. Kenaikan harga ini akan otomatis secara mandiri pada harga/jasa barang. Isi angin Rp.500, di kasih 1,000 tidak ada uang kembali permen tidak ada, akhirnya menjadi 1000.
Sebagai anak yang lahir tahun 80-an masih merasakan nikmatnya uang bangsa ini dengan nominal 25 rupiah. kakek dulu ada 1 dan 5 rupiah. Tahun 80-an dengan uang Rp. 100 sudah bisa traktir kawan makan mie 3 orang. Jajan sekolah Rp. 500 sudah hebat, sekarang jajan Rp.5,000 anak-anak akan meminta tambah lagi karena 5,000 sekarang hanya bisa makan mie seharga 3,000. Traktir kawan?? sorry ya...
Negara lain masih ada 1 dollar (amerika,singapura), 1 rupe (india), 1 ringgit (malaysia), 1 bath (thailand) dan negara lain. Indonesia mana 1 rupiah ya?? Amerika paling tinggi uang nominal 100 dollar. Indonesia sampai 100,000 rupiah, mungkin saja besok-besok Indonesia ada uang 1,000,000 rupiah dengan alasan untuk rakyat (rakyat kaya atau rakyat miskin yang butuh?)

8 comments:

Cyntia said...

iyah kak Tia juga sering BT kalo kembaliannya pake permen, giliran kita bayar nga bisa pake permen :P emang dulu harga mie ayam segitu yah kak ?? hihiih jadi pengen tau gimana sih rasanya hidup di masa kakeknya kakak :D

wiryo said...

wah jadi pengen tau nih mata uangnya kaya gimana

ina said...

@ wiryo : lho??? emang lom tau uang 2000-an yah maz????

buat penulisnya,...
mendingan dikasih gambarnya, jdi biar klo ada yg belum tahu, kan jadi tau,...

makasih

Dark Smile said...

@ ina
makasih sarannya, tapi sengaja kok. uang baru disini permen. ok deh...nanti uang ya di foto

Aisyah said...

kebanyakan pecahan diindonesia..
kebanyakan angkanya juga..

tapi nilenya rendah..

tips dan informasi said...

kayaknya emang harus ada yang harus di revisi ulang, tapi... apa pemerintah mau mendengarkan suara kita

tips dan informasi said...

kayaknya emang harus ada yang harus di revisi ulang, tapi... apa pemerintah mau mendengarkan suara kita

dark smile said...

g tau deh, apa pemerintah sekarang sudah mau mendengarkan suara rakyat atau suara partainya...


capee deh...100x