24.7.14

Usulan Menteri Jokowi - JK

Presiden terpilih Jokowi melibatkan partisipasi publik soal urusan penyusunan kabinet. Jokowi meminta masukan netizen untuk nama-nama yang cocok di kabinet lewat facebook.

Jokowi menegaskan dirinya meminta masukan lewat facebook Ir H Joko Widodo yang terverifikasi dengan tanda centang biru. Tapi belum ada nama-nama yang dia sebutkan. atau dapat isi poling usulan menteri melalui:

Jokowi Center dan Radio Jokowi memutuskan untuk ikut mengawal proses penjaringan nama-nama calon menteri yang dianggap layak oleh rakyat. Pemilihan menteri memang hak prerogatif Presiden. Namun bukan berarti rakyat tidak bisa berpartisipasi.
Di dalam memilih daftar nama calon-calon menteri ini, kami melakukan diskusi intensif dengan berbagai kalangan: aktivis, intelektual, wartawan dan juga para politikus. Nama-nama ini kami hadirkan, dan Anda kami persilakan untuk memilihnya sebagai bagian dari laku politik.

Klik disini

atau klik link ini : https://docs.google.com/forms/d/14sBGBHq82F2ST6b0I8MzQ0db6gXYxygEkO2Xh1iG8G0/viewform

Fitnah Jokowi atau Curiga Padanya



Kami berikan seorang Haji, kau sebut Herbertus
Kami berikan Jawa ndeso Islam, kau sebut China Kristen Singapura
Kami berikan putra bangsa nasionalis, kau sebut keturunan PKI
Kami unggahkan buku nikah sebagai sarana tabayyun, kau bilang itu manipulasi
Kami berikan seorang yang independen dan mandiri, kau sebut capres boneka
Kami berikan orang yang tidak sempurna, kau serang terus semua kekurangannya
Kami berikan penerima Bung Hatta Anti Corruption Award, kau tuduhnya koruptor Transjakarta
Kami berikan yang setuju memerdekakan Palestina, kau tuduhnya menipu ummat
Kami berikan yang sedang umroh di masa tenang, kau dengkinya umroh politik
Kami berikan yang sering mendengar suara rakyat langsung dengan blusukan, kau katakan pencitraan
Kami berikan yang pernah menolak Bank Dunia, kau fitnahnya antek asing
Kami berikan yang bisa jadi imam sholat, kau dengkinya mencari simpati ummat
Kami berikan kampanye positif, kau sebarkan Obor Rakyat
Kami berikan yang sudah mulai mengubah wajah DKI, kau dengkinya gagal memimpin DKI
Kami berikan yang dicintai 90% rakyat Solo, kau fitnahnya gagal di Solo
Kami berikan yang komitmen reformasi birokrasi, kau dustakan dia
Kami berikan yang menghidupkan pasar tradisional, kau tuduhnya neoliberalis kapitalis
Kami berikan yang banyak berprestasi, kau tuduhnya gagal jadi pemimpin
Kami berikan situs pengawalan Pemilu kawalpemilu.org, kau dengki itu situs pesanan propaganda
Kami memang berikan orang yang tidak sempurna, tidak faqihuddin, tidak jago bahasa Inggris, tidak pintar pidato.....

(Karya Suharmin Sam - 19 Juli 2014).

22.7.14

Pidana Prabowo Mundur Pilpres

Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto menyatakan sikapnya, terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Capres nomor urut satu ini menyatakan mengundurkan diri dari pertarungan di Pilpres 2014.

Berikut pernyataan sikap Prabowo Subianto terhadap hasil dan proses rekapitulasi suara Pilpres 2014 di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Prabowo menyatakan sikapnya ini di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Selasa (22/7/2014).
Dalam ayat 2 Pasal 245
UU Pilpres disebutkan, Pimpinan Partai Politik atau gabungan pimpinan Partai Politik yang dengan sengaja menarik calonnya dan atau Pasangan Calon yang telah ditetapkan oleh KPU sampai dengan pelaksanaan pemungutan suara putaran kedua, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 (tiga puluh enam) bulan dan paling lama 72 (tujuh puluh dua) bulan dan denda paling sedikit Rp 50 miliar dan paling banyak Rp100 miliar.

Pakar hukum tata negara, Refly Harun membenarkan adanya pidana tersebut bahwa Prabowo bisa terancam dipenjara lantaran mundur dari proses Pilpres.

"Iya. Undang-Undang itu dibuat untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini," ujar Refly Harun saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Selasa (22/7/2014). - See more at: http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2081674/mundur-dari-pilpres-prabowo-terancam-penjara-6-tahun#sthash.PfY5N4vS.dpuf
Pakar hukum tata negara, Refly Harun membenarkan adanya pidana tersebut bahwa Prabowo terancam di penjara lantaran mundur dari proses pilpres.

21.7.14

Janji Capres Jokowi - JK

Berikut ini sejumlah visi dan misi yang dipaparkan Jokowi:
Pertama, pendidikan. di sektor pendidikan, Jokowi menekankan pada revolusi mental, yang dinilainya akan efektif bila dimulai sejak sedini mungkin dari jenjang sekolah, terutama pendidikan dasar.
Menurut Jokowi, siswa sekolah dasar (SD) sepatutnya mendapatkan materi pendidikan karakter, pendidikan budi pekerti, dan pendidikan etika sebesar 80 persen, sedangkan ilmu pengetahuan cukup 20 persen.
"Saat ini anak-anak SD sudah dijejali dengan matematika, IPA, IPS, dan bahasa Inggris, sehingga pendidikan etika, perilaku, dan moralitas, tidak disiapkan pada posisi dasar," kata Jokowi.
Kemudian secara berjejang kata dia porsi ilmu pengetahuan di tingkatkan pada SMP menjadi 40 persen, sedangkan pendidikan karakter dan budi pekerti menjadi 60 persen. Pada tingkat SMA, pendidikan ilmu pengetahuan ditingkatkan lagi menjadi 80 persen serta pendidikan karakter dan budi pekerti diturunkan menjadi 20 persen.

Kedua, pertanian. Di sektor pertanian, Jokowi menilai Indonesia masih membutuhkan banyak lahan pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan rakyat Indonesia. Untuk membangun lahan pertahuan dibangun waduk atau bendungan dan sistem irigasi pada lahan pertanian.

Ketiga, kelautan. Di bidang kelautan, Jokowi menyoroti nelayan lokal Indonesia kalah bersaing dengan nelayan asing karena teknologi penangkapan ikannya tertinggal. Jokowi berjanji, jika terpilih sebagai presiden akan menyediakan kapal-kapal modern untuk para nelayan yang disertai dengan pelatihan bagi para nelayan.

Keempat, energi. Di bidang energi, Jokowi menyoroti besarnya subsidi BBM dan subsidi listrik. Hal ini dapat diminimalisir dengan mengalihkan sumber energi dari BBM ke gas, karena Indonesia memiliki depsot gas sehingga anggarannya jadi lebih murah.

Kelima, infrastruktur. Di bidang infrastruktur, Jokowi menyoroti masih kurangnya pengembangan infrastruktur di laut, pengembangan bandara, maupun penambahan jalur kereta api.
Untuk infrastruktur laut, ia menilai, jika dapat dimaksimalkan maka ke depannya tidak ada lagi ketimpangan harga antara daerah yang satu dengan yang lain. Dia mengistilahkan konsep pembagunan infrastruktur laut yang akan dengan istilah tol laut.

Keenam, administrasi birokrasi. Jokowi menjelaskan, jika terpilih ia akan segera menerapkan sistem elektronik dan jalur online dalam hal pengadaan barang dan jasa di seluruh institusi pemerintah, termasuk dalam hal pengawasannya.