25.12.14

Cara Cek Handphone Asli atau Palsu

Punya handphone...?
ragu apakah itu asli atau palsu dan apakah juga resmi atau ilegal, semuanya bisa di cek sendiri, dengan cara menekan tombol atau angka *#06#
maka akan muncul IMEI Hp tersebut, catat IMEI nya (15 digit, biasanya dimulai dengan angka 3)

lalu buka website imei.info atau  klik sini
dihalaman tersebut ada sebuah bar (kotak), masukkan IMEI yang tertera di perangkat hanphone anda di kotak tersebut, klik CHECK.

kalau Hp-nya asli, maka akan muncul info tentang Hp anda. bila keluar pemberitahuan "Invalid IMEI", berarti Hp-nya replika/palsu.

Semoga bermanfaat

14.12.14

Asal Muasal Nama Jonru

Jonru diidentikkan dengan fitnah. Belakangan muncul “kamus” baru di dunia maya untuk sebutan “fitnah”. Bahwa “Jonru” sama dengan “fitnah”. Bahkan pencarian di mesin google pun seakan mendukung lelucon ini. Nama Jonru yang diikuti fitnah menempati tempat teratas mesin pencarian ini.
Jonru pun berang. Nama yang benar-benar dibanggakannya kini diolok-olok dan dijadikan bahan tertawaan. Bukan karena ia terlahir dengan nama itu. Tapi ia agaknya sudah bersusah payah untuk melahirkan sendiri nama itu. Tak banyak yang tahu, ia harus melewati berbagai “masalah” lahir dengan nama itu. Dan sekarang, setelah ia sreg dengan nama baru yang dipilihnya, ejekan malah muncul. Lantas, ia harus pakai nama apa lagi?

Jonru. Begitu ia memperkenalkan dirinya ketika ia sudah berumur kepala dua. Yang akhirnya membuatnya dikenal dengan nama itu. Sebagian mungkin tahu Jonru adalah cara ia menyingkat namanya. Jon Riah Ukur Ginting. Ia mengaku kurang pede dengan nama lengkap itu.
Jauh sebelum ia merasa kurang pede pun, ia sebenarnya dilahirkan dengan nama yang lebih panjang. Dalam pengakuannya di laman 'pkspiyungan' namanya adalah Belnatal Jon Riah Ukur Ginting. Nama depannya diambil dari suster yang menolong kelahirannya saat itu. Setelah masuk Islam, nama depannya dihilangkan. Jadilah Jon Riah Ukur Ginting.

Nama “Jon” mungkin sering terdengar. Tapi “Riah Ukur” adalah nama yang cukup asing bagi kebanyakan warga Indonesia. Ya, ini adalah nama khas di Batak Karo. Artinya adalah “Hati yang Gembira”. Anda bisa mencari artinya langsung di Google atau Kamus Bahasa Karo. Ada ribuan orang yang memakai nama “Riah Ukur”, termasuk Jonru.

Mungkin karena berharap kelak cucunya ini memiliki hati yang gembira atau paling tidak bisa membuat hati orang lain gembira, makanya nenek Jonru memberinya nama Riah Ukur. Nama ini konon didapat dari mimpi si nenek yang bertemu seorang pria misterius. Tapi tetap saja, Jonru kurang sreg dengan nama itu.
Masalah soal namanya tak berhenti sampai disitu. Tamat dari Sekolah Dasar, gurunya lupa mencantumkan nama lengkapnya dengan marga Ginting. Tak hanya itu, nama Jon Riah pun malah disatukan menjadi Jonriah. Alhasil seluruh dokumennya tertera nama Jonriah Ukur.
Perjuangan Jonru “mengubah” namanya karena kurang pede dengan nama asli bermula sewaktu duduk di bangku Sekolah Menengah Atas. Ia memakai badge nama bertuliskan Jon R.U. Berhasil? Belum. Karena sampai tamat SMA dan bahkan hingga lulus dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang pun, ia masih dikenal dengan nama Jon Riah Ukur.

Usaha Jonru mempertahankan nama kerennya mulai berhasil seusai lulus kuliah. Ia mulai memperkenalkan dirinya dengan nama Jonru. Setiap ada yang bertanya namanya, ia menyebutkan Jonru. Jadilah namanya Jonru, sejak tahun 2000.

Kini sudah 14 tahun ia dengan gagah menyandang nama itu setiap hari. Baik dalam pelatihan, penulisan buku yang digagasnya dan blog miliknya. Tak kelihatan lagi nama Jon “Hati yang Gembira”.
Dan kini ia harus mendapati namanya menjadi bahan olok-olokan. Jon kini jelas tak gembira dengan itu. Ia melapor polisi karena namanya diejek di Twitter oleh beberapa orang. Mereka mengidentikkan Jonru dengan tukang bohong. Begitu isi laporannya.

Entahlah. Mungkin butuh pakar hukum yang bisa mengidentifikasikan pelaporan itu. Apakah netizen bisa dilaporkan karena dianggap menjelekkan nama Jonru? Padahal nama aslinya bukan Jonru. Saya tidak dalam kapasitas menilai laporan itu bisa dilakukan atau tidak. Layak atau tidak.
Yang pasti Jon “Hati yang Gembira” kini sedang tidak gembira. Padahal ketika ia diolok-olok karena seminar pelatihannya hanya diikuti 10 orang November 2014 lalu, ia tidak marah. Ia menjelaskan dengan gembira. Tapi ketika nama kerennya diusik, Jon tak gembira. Padahal ketika gurunya dulu salah menuliskan namanya, ia tidak menuntut. Kesalahan yang membuat namanya akan berbeda selamanya di dokumen negara. 

Apapun masalahnya kini, semua tahu kalau itu berawal dari sikap Jon “Hati yang Gembira” yang dikenal kerap mengkritisi Joko Widodo di laman Facebooknya. Kritikan ini mungkin didukung oleh sebagian orang. Tapi tak sedikit juga yang mencercanya dan menganggap semuanya hanya bualan atau fitnah. Terlepas apa yang dia komentari benar atau tidak, yang jelas mereka tidak bergembira dengan komentar-komentar Jon “Hati yang Gembira”.

Sumber : trinbunnews

26.10.14

Susunan Kabinet Kerja Jokowi-JK

1. Menteri Sekretaris Negara: Prof. Dr. Pratikno
2. Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago
3. Menteri Kemaritiman: Indroyono Soesilo
4. Menko Politik Hukum dan Keamanan:
5. Menko Perekonomian: Sofyan Djalil
6. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
7. Menteri Perhubungan: Ignatius Jonan
8. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
9. Menteri Pariwisata: Arief Yahya
10. Menteri ESDM: Sudirman Said
11. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
12. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
13. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
14. Menteri Hukum dan Ham: Yasonna H.Laoly
15. Menkominfo: Rudiantara
16. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi
17. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
18. Menteri BUMN Rini M.Soemarno
19. Menteri Koperasi dan UMKM: Puspayoga
20. Menteri Perindustrian: Saleh Husin
21. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
22. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
23. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri
24. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
25. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
26. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Musyidan Baldan
27. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifudin
28. Menterni Kesehatan: Nila F Moeloek
29. Menteri Sosial: Khofifah Indra Parawansa
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan anak: Yohanan Yambise
31. Menteri Budaya Dikdasmen: Anies Baswedan
32. Menristek dan Dikti: M.Nasir
33. Menpora: Imam Nahrawi
34. Menteri PDT dan Transmigrasi: Marwan Jafar

17.9.14

Tips Posisi Tidur Sehat

Pernah dengar perkataan: "kalau tidur itu baiknya menghadap ke kanan"?
Megapa harus ke kanan kalau tidur lebih nyaman dengan posisi menghadap ke kiri, telentang ataupun telungkup, ya?
Mungkin ini sedikit penjelasan mengapa harus ke kanan dan apa manfaatnya.
Posisi tidur yang benar dan tepat adalah miring ke kanan. Mengapa? Paru-paru sebelah kiri lebih kecil ukurannya daripada paru-paru sebelah kanan. Karena itu, jantung menahan beban yang lebih sedikit, lever pun berada dalam kondisi stabil dan tidak menggantung. Lambung juga berada dalam kondisi nyaman. Posisi ini juga memudahkan sekresi yang berupa cairan lendir pada bronkus (cabang paru-paru) sebelah kiri.
Manfaat tidur miring kekanan:
1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri
2. Mengurangi beban jantung.
3. Mengistirahatkan lambung.
4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu, pankreas.
5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi.
6. Merangsang buang air besar (BAB).
7. Mengisitirahatkan kaki kiri.
8. Menjaga kesehatan paru-paru.
9. Menjaga saluran pernafasan.

Dan jauh sebelum itu, agama kita sudah mengajarkan demikian
“Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

14.9.14

Masalah dan Solusi Pendaftaran CPNS Online 2014

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi bagi rekan-rekan yang saat ini mengalami kendala dalam mendaftar CPNS secara Online. Tentu saja ini kali pertama pemerintah menerapkan Pendaftaran dan tes CPNS secara online. ternyata dalam pelaksanaannnya banyak kendala yang terjadi. Berikut ini kendala yang dialami saat Pendaftaran CPNS Online :

1. User tidak Ditemukan
2. Password login salah
3. Saat login SSCN, Nama di data pendaftaran berbeda
4. Cetakan kartu berbeda dengan data User
5. Tidak terdapat tombol “Daftar”
6. Cetakan Kartu registrasi kosong
7. Sukses mendaftar instansi Kemenkes di portal Panselnas, tetapi saat login di sscn tidak bisa
8. Salah mengetikan data diri misalkan data jenis kelamin, tanggal lahir dll
Nah berikut ini kami ingin memberikan solusi bagi rekan-rekan yang kebingungan dengan permasalahan-permasalahan yang muncul, namun sebelumnya sebaiknya yang perlu dipahami oleh rekan-rekan adalah alur Pendaftarannya, langkah yang simple adalah :
  1. Silahkan isi form Pendaftaran di https://regpanselnas.menpan.go.id/ 
  2. Kemudian setelah anda berhasil mengisi form maka anda akan mendapatkan email yang dikirim oleh Panselnas dimana isi email tersebut adalah Username dan Password yang digunakan unutk login http://sscn.bkn.go.id/login.html . yang perlu dicatat bahwa anda tidak bisa langsung login karena Panselnas mengirim data ke SSCN memerlukan jeda minimal 1 jam.Biasanya apabila langsung login ke http://sscn.bkn.go.id/login.html maka akan muncul keterangan bahwa " User tidak ditemukan" harap bersabar tunggu minimal 1 jam. Ada baiknya anda login keesokan harinya. 
  3. Setelah anda bisa gunakan username dan password untuk login maka anda akan mendapatkan  Kartu registrasi seperti dibawah ini.
  4. Setelah anda mendapatkan kartu regrestrasi ini, anda bisa kirimkan bersama dengan berkas yang lain lewat Pos ke Instansi yang anda pilih.
Nah berikut ini kami berikan catatan tentang masalah yang mungkin muncul dan solusinya pada saat mendaftar CPNS 2014:
1.     User tidak ditemukan : Ada jeda sekitar 1 jam untuk Panselnas mengirim data ke SSCN.
2.     Password login salah : Enkripsi password yang diambil dari Panselnas berbeda dengan yang dibuat oleh pelamar pada saat mendaftar di Panselnas. Lapor permasalahan ke helpdesk sscn.
3.     Saat login SSCN, Nama di data pendaftaran berbeda : Cache sebelumnya masih ada. Logout terlebih dahulu, refresh browser dan clear cache/recent history di browser.
4.     Cetakan kartu berbeda dengan data User : Cache sebelumnya masih ada pada saat melakukan pendaftaran. coba cetak lagi sekarang.
5.     Tidak terdapat tombol “Daftar” : Periode Pendaftaran untuk Pembukaan Instansi tersebut belum buka atau sudah tutup.
6.     Cetakan Kartu registrasi kosong : Persyaratan Pendaftaran belum dientri oleh Administrator Instansinya di SSCN.
7.     Sukses mendaftar instansi Kemenkes di portal Panselnas, tetapi saat login di sscn tidak bisa : Kemenkes tidak menggunakan sscn.bkn.go.id dalam melakukan pendaftaran. Beberapa instansi yang tidak menggunakan sscn adalah Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian dll.
8.   Salah mengetikan data diri misalkan data jenis kelamin, tanggal lahir dll : Tidak ada perbaikan untuk data yang telah di input baik ke portal panselnas maupun ke sscn.
9.  Tombol cetak tidak muncul : Cache sebelumnya masih ada pada saat melakukan pendaftaran. Lapor permasalahan ke helpdesk sscn.
10. Muncul warning “javax.servlet.servletException PotensialCSRF detected from you” : Clear cache/recent history di browser, kemudian login kembali.
11. Informasi tanggal penutupan instansi yang saya lamar di portal tgl 10 tetapi pada tanggal 9 sudah tidak dapat melakukan pendaftaran di sscn :Harap kroscek kembali jadwal di panselnas dengan jadwal di pengumuman instansi. Jika ada perbedaan tanggal segera menghubungi instansi.
12. Setelah mendaftar sscn bkn,tidak mendapatkan print out dalam bentuk pdf : Kemungkinan komputer belum terinstal adobe reader.

13. Muncul error sebagai berikut di halaman”.core.persistence.exception.CorePersistenceException: (Operasi Gagal) “ sesaat setelah klik tombol Daftar : Lapor permasalahan ke helpdesk sscn
Demikian Postingan saya berkenaan dengan cara Pendaftaran CPNS 2014, Permasalahan dan Solusinya. Semoga dapat membantu rekan-rekan yang mengalami kendala dalam mendaftar.


Sumber : teman fb

26.8.14

Formasi CPNS Aceh Singkil 2014

Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, telah menetapkan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang akan diterima tahun ini : 

a. Formasi Guru

1. Guru TK (DII PGTK/I dan S 1 PAUD) 8 orang
2. Guru SD (DII PGSD/ S1 PGSD atau DII PGMI / S1 PGMI) 2 org
3. Guru agama (DII PAI atau S1 PAI) 2 org
4. Guru SMA PAI (S1 PAI) 7 org
5. Guru SMA Bahasa Inggris (S1 Bahasa Inggris) 7 org
6. Guru SMA Bahasa Indonesia ( S1 Bahasa Indonesia) 7 org
7. Guru SMA Matematika (S1 Matematika/Akta IV) 7 org
8. Guru SMA Ekonomi (S1 Ekonomi/Akta IV) 7 org
9. Guru SMA Fisika ( S1 Fisika/AKta IV) 7 org
10. Guru SMA Geografi (S1 Geografi)
11. Guru SMK (S1 Teknik Elektronika/Akta IV) 3 org
12. Guru SMK (S1 Teknik komputer dan informatika/Akta IV) 3 org


b. Tenaga Kesehatan

1. S2 Dokter Umum 1 Org
2. S2 Dokter Gigi 1 org
3. S1 Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan/NERS 1 org
4. S1 Farmasi 1 org
5. D-III keperawatan 1 org
6. D-III perawat gigi 1 org
7. D-III kebidanan 4 org
8. D-III farmasi 1 org
9. D-III kesehatan lingkungan 1 org
10. D-III analisa kesehatan 3 org
11. D-III perawat gigi 1 org
12. D-III teknik elektro medik 1 org
13. D-III manajemen rumah sakit 1 org.


c. Tenaga Teknis
1. S1 teknik arsitektur
2. S2 ilmu hukum pidana
3. S1 sospol/ilmu administrasi negara/ilmu pemerintahan
4. S1 ekonomi manajemen 2 org
5. S1 ekonomi pembangunan 2 org
6. D-III ekonomi perpajakan 1 org
7. D-III akuntansi 1 org
8. D-III keuangan perbankan 1 org
9. S2 perikanan/budi daya perikanan 1 org
10. D-III teknik benih ikan 1 org
11. S1 peternakan 1 org
12. S1 pertanian/teknologi pertanian/sosek pertanian/agrobisnis 1 org
13. S1 MIPA/biologi 1 org
14. S1 dakwah/manajemen dakwah Islam 1 org
15. S1 teknik perindustrian/mekanik industry 1 org
16. S1 teknik komputer dan informatika 1 org
17. S1 manajemen transportasi laut 1 org
18. D-III teknik komputer dan jaringan 1 org
19. D-III Bahasa Inggris 1 org
20. D-III Pariwisata 1 org
21. D-III perhotelan 1 org
22. S1 Ilmu Hukum 1 org
23. S1 Ekonomi akuntansi 1 org
24. D-III perpustakaan 1 org

6.8.14

Cara Daftar BPJS - Asuransi Kesehatan Pemerintah

Info untuk yg menanggung ortu, asisten rt, karyawannya dsb:
Sekarang ini Biaya Berobat Tergolong Mahal , bahkan Terasa Sangat Mahal bagi sebagian besar orang. Maka bagi anda yang WNI dan belum memiliki Jaminan Kesehatan, pemerintah telah membuat program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan).
Caranya Sangat Mudah:
☑ Buka Link: www.bpjs-kesehatan.go.id
☑ Klik Layanan Peserta,
☑ Pilih Pendaftaran Peserta,
☑ Klik Paling bawah, Pendaftaran,
☑ Klik identitas peserta baru,
☑ Isi mulai e-ktp ke bawah,
☑ Isi juga kolom alamat,
☑ Masukkan email kita (buat terima konfirmasi aktifasi pendaftaran),
☑ Masukan kode yang tertera di gambar,
☑ Klik simpan,
☑ Buka email kita,
☑ Klik aktivasi pendaftaran,
☑ Unduh/download formulir,
☑ Unduh/download nomer peserta,
☑ Print kedua unduhan tersebut,
☑ Bayar ke Bank Mandiri atau bank pemerintah lain yg ditunjuk,
☑ Bawa kelengkapan data:
   ㄖ Print ke 2 lembar unduhan
   ㄖ Struk pembayaran yang sudah di bayar
   ㄖ Fotocopy KTP, KK, Foto 3x4 1 lembar
   ㄖ Datang ke kantor BPJS
   ㄖ Cari ke bagian Online
   ㄖ Serahkan data² tadi, ditukar denqan nomer antrian untuk cetak Kartu BPJS.
Dengan membayar perbulan
✔ Kelas 3: 25.500.
✔ Kelas 2: 42.500.
✔ Kelas 1: 59.500.
ஃ Asuransi ini menjamin Berobat dan Rawat inap di RS. Silahkan dipelajari. Untuk yang tidak mampu, Asuransi dibayarkan oleh pemerintah.
ㆀ Silakan di-share kepada Teman dan Saudara Anda, kita semua tentu tak berharap Sakit , tapi tak ada salahnya untuk berjaga-jaga.
Mudah-mudahan informasi ini bisa membantu kita semua, karena sudah banyak terkena Penyakit Berat dan Biaya ditanggung oleh BPJS, paling tidak ini akan Terasa meringankan bagi yang menderita Penyakit Berat.
Semoga Bermanfaat.