Madara Uchiha Kembali
Kerut-kerut
dan retakan khas Edo Tensei secara perlahan menghilang dari wajah dan
tubuh Madara Uchiha. Ia telah kembali, kembali sebagai sosok yang bukan
mayat hidup lagi, sosok segar dengar aura yang mengerikan.
Namun tak lama setelah ia hidup
kembali, api hitam tiba-tiba saja membakar tubuh Madara. Naruto beserta
orang-orang lainnya yang ada di sekitar sana kaget, tubuh Madara terus
dilalap Amaterasu Sasuke. "Jangan terlalu sombong dulu, relief dari masa
lalu.." ucap Sasuke.
Namun meski begitu, Madara masih tampak
tenang-tenang saja. "Bagiku kau cuma kerikil.." ucapnya. "Harusnya aku
yang mengatakannya.." Madara memejamkan matanya dan secara perlahan api
hitam yang membungkus dirinya memudar..
Hashirama kaget, "Dia bisa menghisap ninjutsu!" pikirnya.
"Kenapa dia menutup matanya??" Naruto tak mengerti. "Sasuke, percuma saja menyerangnya dengan jutsu begitu saja!!" ucapnya.
Madara membuang jubahnya yang telah terbakar, "Apa maksud semua ini?" Hashirama masih tak mengerti.
"Dua kekuatan yang bertentangan saling bekerja sama untuk menciptakan
semua benda yang ada di alam semesta ini.." ucap Madara. "Hashirama, apa
kau ingat apa yang kukatakan padamu di depan monumen batu Uchiha?
Dikatakan kalau dua kekuatan yang berlawanan saling bekerja sama,
kebahagiaan yang sesungguhnya akan bisa ditemukan.. tapi, aku juga
bilang kalau ada penafsiran lain.. Bahwa orang yang memiliki kekuatan
Uchiha dan Senju akan bisa menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya..
bisa juga berarti begitu, kan?"
Dengan dibuangnya jubah yang ia
kenakan, kini tubuh Madara tak tertutup oleh apapun, dan tampak sesuatu
seperti wajah Hashirama di dada kirinya.
"Hashirama.."
"Sepertinya kau telah merencanakan banyak hal setelah meninggalkan desa.." ucap Hashirama.
"Tidak, ini adalah sesuatu yang dilakukan secara acak oleh rekan
orangku.." ucap Madara. "Kelihatannya ada orang lain yang memiliki ide
yang sama denganku.." lanjutnya.
"Tapi.." Madara menggigit pergelangan tangan kirinya, "Kembali hidup memang sesuatu yang kurencanakan sejak awal.."
"Eh!??" Naruto dan yang lainnya kaget.
Madara merapal Jutsu, mengaktifkan efek batangan-batangan hitam yang
menancap di punggung Hashirama hingga membuatnya tak bisa bergerak.
"Sial, aku tak bisa bergerak.." ucapnya.
Berbanding terbalik
dengan Hashirama, kini Madara bisa bergerak dengan bebas, dan bahkan
begitu cepat. Naruto dan Sai dengan mudah ia hempaskan, dan tak lama
setelahnya ia melesat ke arah Hashirama dan kemudian mencekiknya.
"Hal-hal tak berjalan sesuai perkiraanku, tapi tak apalah.."
Madara menghisap kekuatan Hashirama, dan secara perlahan tampak goresan
mode sennin pada wajah di dada kirinya. "Jadi ini chakra senjutsu, ya?
Hanya segini saja? Kalau begini akan sangat mudah untuk
mengendalikannya.." ucap Madara.
"!!!!" Sasuke tiba-tiba saja
melesat dari belakang dan menyerang dengan pedangnya. Madara mampu
menghindar, namun Sasuke terus saja menyerangnya. "Ini adalah kesempatan
kita!! Dengan begini akhirnya kami akan bisa membunuhmu dan mengirimu
ke neraka!!" ucapnya, masih sambil terus menebas.
"Ah!!" Naruto baru sadar.
"Ukhh.." hashirama masih tak mampu bergerak.
"Kau akan menyesal karena telah membuang mode Edo Tenseimu, matilah!!"
Jlebbb!!! tusukan pedang Sasuke menembus lengan kanan Madara. Namun
meski begitu, Madara masih tenang-tenang saja, dengan mata kiri yang
masih terpejam. "Aku bisa merasakannya.. mangekyou sharinganmu adalah...
koma yang lurus.. aku bisa melihat kenapa kau bisa bergerak deengan
bebas.. sampai Rinneganku kembali, sepertinya aku harus mengambil
matamu.."
Kembali ke sisi Obito, Minato, dan Kakashi..
"Apa yang telah kau lakukan!?"
"Madara..
dia... hidup kembali.." ucap Obito.
"Obito, kami sudah tidak membutuhkanmu lagi.." ucap Zetsu hitam.
"Sebentar lagi kau akan mati karena telah menggunakan Rinne Tensei. Ini
adalah tugas terakhirmu, aku akan mengambil kembali mata kirimu.."
Shratttt!!!! Minato dan Kakashi tak membiarkannya begitu saja. Minato
menyerang Zetsu hitam, namun dengan cekatan Zetsu hitam langsung
menempel di tubuh Obito kembali. "Dia akan tetap bertahan selama aku
masih di tubuhnya.." ucap Zetsu hitam.
"Siapa kau? Kau bukan manusia, kan?" tanya Minato.
"Aku adalah tekad Madara.. aku akan menghabisi siapapun yang menghalangi jalannya.."
"Zetsu hitam, kupikir kau sudah tertangkap.." ucap Kakashi.
"Kau dan Obito telah meremehkan rencana Madara, dan aku juga.." ucap Zetsu hitam.
Flashback saat ia ditebas oleh choujuurou. "Aku.. tak bisa bergerak..
bagaimana bisa dia mengubah bentuk pedangnya secepat itu?" pikir Zetsu
hitam. Namun tiba-tiba, ia mendapat semacam telepati dari Madara. "Tak
apa, pergilah ke tempat Obito berada dan tunggu perintahku.. aku akan
bermain sebentar sebelum menuju ke sana.. aku ingin mengetes kekuatan
hokage ini.."
"Ya.." sahut Zetsu hitam dan diam-diam ia masuk ke tanah, lalu menuju tempat Obito berada. Begitulah. Flashback berakhir.
"Sampai dia mati, aku akan menggunakan tubuh Obito untuk melawan
kalian.. Dia sudah tidak berguna, bergerak di belakang Madara,
setidaknya aku akan membuatnya berguna.."
Kembali ke sisi
Madara, "Percuma juga kalau membunuhmu sekarang.." ucapnya. "Bagaimana
kalau kau bergabung denganku? bagaimanapun kita adalah Uchiha
terakhir.."
"Jangan salah paham, kau sudah mati.." ucap Sasuke.
"Oh yah, lagipula waktumu tidak banyak tersisa.." ucap Madara.
Naruto dan Sai datang menyerang dari kanan dan kiri Madara.
"Katon: Haijingakure no Jutsu!!" Madara meledakkan kobaran api dan kemudian menghilang.
"Madara mampu mengembalikan kekuatannya yang dulu.." pikir Hashirama. "Ini buruk.. targetnya berikutnya adalah..."
Madara muncul di hadapan para pasukan shinobi, dan tampak luka akibat
tusukan pedang Sasuke tadi secara perlahan mulai pulih
kembali."Selanjutnya adalah kalian.." Madara menatap ke arah para bijuu,
"monster-monster.." ucapnya dan perburuan bijuu pun dimulai.
Showing posts with label Naruto. Show all posts
Showing posts with label Naruto. Show all posts
4.12.13
13.11.13
Cerita Naruto Chapter 655
KEBIASAAN
Chakra-chakra bijuu yang ditarik keluar dari tubuh Obito telah kembali ke wadah mereka masing-masing. Kini, mahluk-mahluk berukuran raksasa itu telah berkumpul di hadapan Naruto. "Kau menepati janjimu, Uzumaki Naruto, kau benar-benar menyelamatkan kami." ucap Yonbi.
"Tentu saja, Son!" seru Naruto sambil menghormat.
"Hehe.." Hachibi tertawa.
Dalam hati, ekor tujuh : "Kita beruntung.."
Ekor enam : "Kau hebat.."
Ekor lima : "Sungguh.."
Ekor dua : "Yeah.."
Ekor tiga : "Bagus.."
Ekor satu : "Anak ini kan.."
Shaattt!!! Tiba-tiba saja Sasuke bergerak melesat dan menarik pedangnya menuju ke arah tempat Obito terbaring lemas. "Tunggu, Sasuke!!" Naruto mencoba untuk mencegatnya. "Hei hei!!" orang-orang aliansi kaget.
"Anak itu.."
"Ada apa dengannya!?"
"Di sana! Dia masih hidup!!" ucap Shi. Sasuke melesat ke arah Obito, yang memang masih hidup, namun sudah terbaring tanpa kekuatan dan tak mampu untuk bangkit kembali.
Hendak dihabisi, Obito tak bisa berbuat apa-apa sambil pasrah melihat ke arah Sasuke, "Benar..aku sudah kalah.." pikirnya. Namun tepat sebelum Sasuke mencapainya, tiba-tiba Kakashi muncul dari dimensi lain dan menindihnya, sambil menodong dengan kunai.
"Kakashi.." Sasuke menghentikan langkahnya.
"Sasuke, kita bisa bicara nanti..maaf karena muncul tiba-tiba, tapi.. aku adalah mantan teman satu kelompoknya, jadi biarkan aku yang bertanggung jawab atas ini.." ucap Kakashi.
"Kakashi-sensei!! sekarang dia sudah.."
Batsss!!! Kakashi hendak menusuknya dengan kunai namun tiba-tiba Minato cepat datang dan memegang tangannya.
Obito kaget, begitu pula dengan yang lainnya, termasuk Naruto, "Ayah!!"
"Ini waktunya untuk menghabisinya!!" ucap orang-orang aliansi.
"Ayo lakukan!!" seru yang lain.
"Tunggu!!" ucap Tsunade. Para shinobi kemudian terdiam, dan Minato pun menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan.
"Obito, ketika chakra kita saling tarik menarik, aku mampu melihat isi hatimu.." ucap Minato. Obito yang masih rebah tak berkata apa-apa. "Putraku telah memberimu sedikit ceramah, kurasa ia mewarisi itu dari ibunya.."
"Ayah.."
"Tapi sebenarnya, itu adalah tugasmu.." Minato lalu melirik ke arah Kakashi. "Kalau ada yang bisa mengerti Obito dengan baik, maka itu adalah kau, Kakashi, temannya.." ucap Minato.
"Bukankah kau juga berpikir begitu Naruto?"
Naruto melihat ke arah Sasuke dan nampaknya dalam hati merasa kalau memang benar hanya teman sejati yang bisa mengerti temannya.
"Naruto, kau dan yang lainnya pergilah untuk membantu hokage pertama, kau harus menyegel Madara." ucap Minato. "Ah benar! dia belum dikalahkan!!" ucap Naruto. "Ayo pergi, Sasuke!!"
Naruto pun mengajak Sasuke
untuk ikut membantu.
Mereka semua lalu pergi, kecuali Minato dan Kakashi yang masih bersama dengan Obito. Minato masih memegangi tangan Kakashi yang memegang kunai. "Waktu itu usiamu lebih muda dari Naruto yang sekarang.. apa kau ingat dengan semua misi yang telah kita selesaikan bersama? Rin, sebagai ninja medis ia selalu melindungi kalian berdua.. dia pasti tak ingin melihat hal seperti ini.."
Kakashi pun secara perlahan menjatuhkan kunainya.
"Tapi, ini adalah salahku sampai-sampai hal ini terjadi." ucap Minato. "Meskipun sudah mati, namun bisa berdiri di sebelah kalian seperti ini, mungkin inilah yang Rin inginkan. Dia akan bilang, apa yang kau lakukan? harusnya kau yang menjadi gurunya."
Sejenak Minato terdiam, lalu berkata, "Maafkan aku karena tak bisa melindungi Rin.."
Obito dan Kakashi juga ikut terdiam, lalu kemudian Obito berkata "Rin adalah.. dia adalah satu-satunya cahayaku.."
"Setelah kehilangan Rin, dunia tak
lagi terlihat seperti dulu. Dunia hanya tinggal neraka yang gelap.."ucap Obito. "Tak ada lagi harapan di
dunia ini. Aku terus mengelilingi dunia untuk kepentingan Madara,
dan semua yang kulihat membuat aku semakin yakin.. bahkan dengan
sharingan, aku tak bisa melihat apapun, tak ada apapun."
"Aku tidak mengerti.." ucap Kakashi,
"??"
"Lalu kenapa kau tak mengikuti jalanku?" tanya Kakashi. "Jalan yang kau pilih adalah kemungkinan lain.. sebenarnya, aku juga berpikir dunia ini seperti neraka. Kupikir aku telah kehilanganmu, dan setelahnya kehilangan Rin, bahkan Minato-sensei juga..
tapi.."
Kakashi selalu ingat dengan kata-
kata terakhir Obito, "Aku akan memberimu.. sharinganku.. tak peduli apa yang orang lain katakan, kau adalah seorang jounin yang sempurna.."
"Aku tak terlalu mengerti, tapi.. aku terus mencoba untuk membuka
mataku, mencoba untuk melihat..
dengan kata-kata dan sharingan yang kau tinggalkan untukku.. aku merasa aku akan bisa melihat sesuatu.."
"Apa itu Naruto?" tanya Obito.
"Bagaimana bisa kau yakin kalau dia tak akan gagal?"
"Yah, mungkin dia juga akan gagal.." Kakashi berdiri..
"Apa yang membedakan aku dan Naruto? kenapa kau begitu peduli padanya?"
"Karena aku tahu dia tak akan gagal sejauh dirimu.." ucap Kakashi.
"Kenapa?"
"Selama ia berjalan di jalannya,aku akan membantunya.." ucap Kakashi.
"Kenapa.. kau membantunya?"
"Karena dia tak akan pernah menyerah pada mimpinya, dan dunia nyata ini.. itulah dia.." ucap Kakashi. "Dan dengan tingkahnya, ia bisa membuat seseorang ingin membantunya.. dan semakin banyak yang membantunya, semakin dekat ia dengan
tujuannya. Itulah dia."
Sementara di sisi Naruto, ia dan para shinobi telah melihat Madara.
"Ketemu!!" ucapnya.
Kembali ke Obito, "Apa kau benar-
benar yakin kalau sesuatu seperti
itu ada di neraka gelap ini?"
"Kau juga pasti bisa melihatnya, kita punya mata yang sama.." ucap
Kakashi. "Jika teman yang kau percayai bersama denganmu, kau akan bisa melihat harapan dengan jelas. Itulah apa yang kupikirkan, Obito..
Chakra-chakra bijuu yang ditarik keluar dari tubuh Obito telah kembali ke wadah mereka masing-masing. Kini, mahluk-mahluk berukuran raksasa itu telah berkumpul di hadapan Naruto. "Kau menepati janjimu, Uzumaki Naruto, kau benar-benar menyelamatkan kami." ucap Yonbi.
"Tentu saja, Son!" seru Naruto sambil menghormat.
"Hehe.." Hachibi tertawa.
Dalam hati, ekor tujuh : "Kita beruntung.."
Ekor enam : "Kau hebat.."
Ekor lima : "Sungguh.."
Ekor dua : "Yeah.."
Ekor tiga : "Bagus.."
Ekor satu : "Anak ini kan.."
Shaattt!!! Tiba-tiba saja Sasuke bergerak melesat dan menarik pedangnya menuju ke arah tempat Obito terbaring lemas. "Tunggu, Sasuke!!" Naruto mencoba untuk mencegatnya. "Hei hei!!" orang-orang aliansi kaget.
"Anak itu.."
"Ada apa dengannya!?"
"Di sana! Dia masih hidup!!" ucap Shi. Sasuke melesat ke arah Obito, yang memang masih hidup, namun sudah terbaring tanpa kekuatan dan tak mampu untuk bangkit kembali.
Hendak dihabisi, Obito tak bisa berbuat apa-apa sambil pasrah melihat ke arah Sasuke, "Benar..aku sudah kalah.." pikirnya. Namun tepat sebelum Sasuke mencapainya, tiba-tiba Kakashi muncul dari dimensi lain dan menindihnya, sambil menodong dengan kunai.
"Kakashi.." Sasuke menghentikan langkahnya.
"Sasuke, kita bisa bicara nanti..maaf karena muncul tiba-tiba, tapi.. aku adalah mantan teman satu kelompoknya, jadi biarkan aku yang bertanggung jawab atas ini.." ucap Kakashi.
"Kakashi-sensei!! sekarang dia sudah.."
Batsss!!! Kakashi hendak menusuknya dengan kunai namun tiba-tiba Minato cepat datang dan memegang tangannya.
Obito kaget, begitu pula dengan yang lainnya, termasuk Naruto, "Ayah!!"
"Ini waktunya untuk menghabisinya!!" ucap orang-orang aliansi.
"Ayo lakukan!!" seru yang lain.
"Tunggu!!" ucap Tsunade. Para shinobi kemudian terdiam, dan Minato pun menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan.
"Obito, ketika chakra kita saling tarik menarik, aku mampu melihat isi hatimu.." ucap Minato. Obito yang masih rebah tak berkata apa-apa. "Putraku telah memberimu sedikit ceramah, kurasa ia mewarisi itu dari ibunya.."
"Ayah.."
"Tapi sebenarnya, itu adalah tugasmu.." Minato lalu melirik ke arah Kakashi. "Kalau ada yang bisa mengerti Obito dengan baik, maka itu adalah kau, Kakashi, temannya.." ucap Minato.
"Bukankah kau juga berpikir begitu Naruto?"
Naruto melihat ke arah Sasuke dan nampaknya dalam hati merasa kalau memang benar hanya teman sejati yang bisa mengerti temannya.
"Naruto, kau dan yang lainnya pergilah untuk membantu hokage pertama, kau harus menyegel Madara." ucap Minato. "Ah benar! dia belum dikalahkan!!" ucap Naruto. "Ayo pergi, Sasuke!!"
Naruto pun mengajak Sasuke
untuk ikut membantu.
Mereka semua lalu pergi, kecuali Minato dan Kakashi yang masih bersama dengan Obito. Minato masih memegangi tangan Kakashi yang memegang kunai. "Waktu itu usiamu lebih muda dari Naruto yang sekarang.. apa kau ingat dengan semua misi yang telah kita selesaikan bersama? Rin, sebagai ninja medis ia selalu melindungi kalian berdua.. dia pasti tak ingin melihat hal seperti ini.."
Kakashi pun secara perlahan menjatuhkan kunainya.
"Tapi, ini adalah salahku sampai-sampai hal ini terjadi." ucap Minato. "Meskipun sudah mati, namun bisa berdiri di sebelah kalian seperti ini, mungkin inilah yang Rin inginkan. Dia akan bilang, apa yang kau lakukan? harusnya kau yang menjadi gurunya."
Sejenak Minato terdiam, lalu berkata, "Maafkan aku karena tak bisa melindungi Rin.."
Obito dan Kakashi juga ikut terdiam, lalu kemudian Obito berkata "Rin adalah.. dia adalah satu-satunya cahayaku.."
"Setelah kehilangan Rin, dunia tak
lagi terlihat seperti dulu. Dunia hanya tinggal neraka yang gelap.."ucap Obito. "Tak ada lagi harapan di
dunia ini. Aku terus mengelilingi dunia untuk kepentingan Madara,
dan semua yang kulihat membuat aku semakin yakin.. bahkan dengan
sharingan, aku tak bisa melihat apapun, tak ada apapun."
"Aku tidak mengerti.." ucap Kakashi,
"??"
"Lalu kenapa kau tak mengikuti jalanku?" tanya Kakashi. "Jalan yang kau pilih adalah kemungkinan lain.. sebenarnya, aku juga berpikir dunia ini seperti neraka. Kupikir aku telah kehilanganmu, dan setelahnya kehilangan Rin, bahkan Minato-sensei juga..
tapi.."
Kakashi selalu ingat dengan kata-
kata terakhir Obito, "Aku akan memberimu.. sharinganku.. tak peduli apa yang orang lain katakan, kau adalah seorang jounin yang sempurna.."
"Aku tak terlalu mengerti, tapi.. aku terus mencoba untuk membuka
mataku, mencoba untuk melihat..
dengan kata-kata dan sharingan yang kau tinggalkan untukku.. aku merasa aku akan bisa melihat sesuatu.."
"Apa itu Naruto?" tanya Obito.
"Bagaimana bisa kau yakin kalau dia tak akan gagal?"
"Yah, mungkin dia juga akan gagal.." Kakashi berdiri..
"Apa yang membedakan aku dan Naruto? kenapa kau begitu peduli padanya?"
"Karena aku tahu dia tak akan gagal sejauh dirimu.." ucap Kakashi.
"Kenapa?"
"Selama ia berjalan di jalannya,aku akan membantunya.." ucap Kakashi.
"Kenapa.. kau membantunya?"
"Karena dia tak akan pernah menyerah pada mimpinya, dan dunia nyata ini.. itulah dia.." ucap Kakashi. "Dan dengan tingkahnya, ia bisa membuat seseorang ingin membantunya.. dan semakin banyak yang membantunya, semakin dekat ia dengan
tujuannya. Itulah dia."
Sementara di sisi Naruto, ia dan para shinobi telah melihat Madara.
"Ketemu!!" ucapnya.
Kembali ke Obito, "Apa kau benar-
benar yakin kalau sesuatu seperti
itu ada di neraka gelap ini?"
"Kau juga pasti bisa melihatnya, kita punya mata yang sama.." ucap
Kakashi. "Jika teman yang kau percayai bersama denganmu, kau akan bisa melihat harapan dengan jelas. Itulah apa yang kupikirkan, Obito..
25.9.13
Cerita Naruto Chapter 648
IMPIAN PARA SHINOBI
Perlawanan Sasuke membawa
semangat baru untuk Naruto. Dan
karenanya, Naruto pun tak mau
kalah. "Sasuke, aku juga!!"
ucapnya. Sasuke yang sudah
berada di depan, di tengah lapisan
Susano'o tak mengatakan apa-apa.
"Uzumaki Naruto.. lagi dan lagi.."
dalam hati Obito benar-benar tak
habis pikir, ada saja ternyata orang yang tak tahu cara untuk menyerah seperti Naruto.
Kini Naruto yang berada di puncak
Kyuubi berdiri bersebelahan
dengan Susano'o Sasuke.
Sementara Minato, ia berdiri bersama dengan para hokage lainnya. "Naruto, aku mengandalkanmu.." ucap Minato dalam hati.
"Jadi.. Sasuke, kau mengerti kan
kalau hanya senjutsu yang bekerja pada musuh?"
"Jangan samakan aku denganmu.." ucap Sasuke. Di belakang Sasuke,Juugo secara perlahan menyebar
segel kutukannya ke Susano'o
Sasuke. Tak butuh waktu lama,
Susano'o Sasuke pun diselimuti
oleh segel kutukan tersebut.
Dari kejauhan, Suigetsu yang
melihatnya kaget.
"Hei Karin, bukankah itu motip
segel kutukannya sasuke??"
"Iya, tapi harusnya kan kekuatan
segel kutukannya sudah hilang.."
ucap Karin.
"Pada dasarnya, segel kutukan
Juugo adalah senjutsu." jelas
Orochimaru. "Saat aku mencoba
untuk menginjeksi chakra Juugo
padanya sebagai sebuah percobaan,Sasuke mampu mengeluarkan
kekuatan segelnya. Jadi, tak heran jika Susano'o Sasuke bisa
mengadaptasi chakra Juugo dengan cara yang sama. Dengan kata lain, kini Susano'onya telah menjadi Susano'o Senjutsu."
"Uchiha Sasuke.. seorang Uchiha
yang menunjukan potensi yang
sama dengan Madara.." pikir
hokage kedua.
"Mungkin aku juga harus ikut.."
ucap Karin.
"Kau hanya akan menghalangi
jalan mereka dan tertusuk lagi.."
ucap Suigetsu.
Buakkkk!!! Karin langsung
menghajar Suigetsu.
Di depan mereka berdua,
Orochimaru berdiri. Dan dalam hati ia berkata, "Sasuke, kekuatanmu
berbeda dengan dua orang yang
ada di belakangku ini. Bukan..
lebih tepatnya berbeda dengan
semua bahan percobaanku yang
lainnya.. kau masih belum
mencapai titik maksimum. Aku tahu itu.. semua informasi yang selama hidupku aku kumpulkan telah
membawaku pada suatu kesimpulan kalau kau suatu hari nanti akan
bisa melampaui bahkan Madara
sekalipun.."
Di sisi hokage kedua, ia lebih
tertarik dengan Naruto. "Uzumaki
Naruto.. melihatmu sama seperti
saat aku melihat kakak.. bodoh,
seorang bocah yang selalu banyak
bicara.. tapi untuk suatu alasan,
orang-orang menyukainya.. dan
bergantung padanya.."
"Target kita ada di depan!!"
Susano'o Sasuke melompat maju.
"Yah!!" Naruto dan Kyuubi sagenya
menyusul.
Di depan, Obito tampak tenang saja sambil menyiapkan benda
hitamnya. "Kalian hanya bisa menyesal setelah melakukan sesuatu. Tapi kali ini, kalian bahkan tak akan punya kesempatan lagi untuk menyesal.."
Di sisi para shinobi, mereka tak
tahu harus berbuat apa.
"Mereka benar-benar menyerang..""Apa yang harus kita lakukan??"
"Apa kita harus bertanya pada para
kage saat mereka sampai nanti?"
"Apa benar itu akan baik-baik
saja??"
Di sisi hokage pertama, ia malah
teringat akan percakapan
terakhirnya dulu dengan Madara
tentang mimpi Madara yang sesungguhnya.
"Ingatan!??" para shinobi kaget,
ingatan Hashirama tiba-tiba saja
masuk ke otak mereka. Dalam
ingatan Hashirama, saat itu sedang ada pertemuan para kage,lima kage pertama. Hokage,Kazekage, Raikage, Mizukage, dan Tsuchikage pertama.
"Kelima kage pertama dari lima
desa besar mau berkumpul di sini
benar-benar.. terimakasih!!"
Hashirama bersujud syukur.
"Stt, kakak.. sebagai perwakilan
desa Konoha dari negara api, tak
seharusnya kau menundukan kepala semudah itu di hadapan para
kage lainnya.." bisik Tobirama,
yang waktu itu menjadi
pengawalnya. "Tapi aku benar-
benar senang.." ucap Hashirama.
"Hokage-dono, angkat kepalamu..
kau tahu kan, pemimpin sepertimu
tak seharusnya seperti itu.." ucap
Raikage pertama.
"Benar, aku kemari untuk
mendukung perjanjian lima kage
yang diusung oleh Hokage-dono,
tapi aku tak akan memberi
persetujuanku semudah itu.." ucap Tsuchikage pertama.
"Kalau kau bersikap begitu rendah
hati, aku jadi berpikir kalau ada
sesuatu di balik ini.." ucap
Mizukage pertama.
"Syarat untuk menandatangani
perjanjian tentang Bijuu yang
telah dikumpulkan oleh Hokage-
dono akan disebarkan ke desa-desa
kami.. ini adalah urusan yang tak
bisa diputuskan hanya dengan
perasaan saja.." ucap Kazekage
pertama.
"Tepat.." ucap Tobirama. "Kami
akan mendistribusikan Bijuu untuk menjaga keseimbangan, tapi
sebenarnya kami ingin kalian
membayar.."
"Bukankah harusnya gratis??" bisik Hashirama.
"Diam saja!!" bentak Tobirama, ia
ragu dengan kemampuan kakaknya
dalam berbisnis.
Ingatan mengenai pertemuan
tersebut juga sampai pada kelima
kage. "Ini adalah pertemuan
pertama.." ucap Mizukage. "Uhm..
setelah ini, banyak perselisihan
kecil bisa diselesaikan.." ucap
Tsuchikage.
Sementara itu di sisi Sasuke dan
Naruto, mereka dua telah memulai
serangan. Dan di sisi Hashirama,
pertarungannya dengan Madara
terus berlanjut.
Kembali ke ingatan..
"Di desa kami, orang dari kuil telah
menyegel seekor bijuu jauh
sebelumnya, kami sudah punya
satu, jadi kami tak butuh lagi."
ucap Kazekage pertama. "Tak
seperti desa lainnya, agar aku
setuju dengan perjanjian ini, aku
ingin meminta kompenasi
tertentu.. apa kalian tidak
keberatan dengan itu??"
"Memangnya apa yang kau
inginkan??" tanya Raikage
pertama.
"Negeri kami semuanya adalah
pasir.. berhubung Konoha
berdekatan dengan kami, kami
ingin mereka memberi kami
sebagian kekayaan negerinya
daripada bijuu.. dan untuk negeri
lainnya, kami ingin tiga puluh persen dari yang mereka bayar untuk membeli bijuu.."
"Jangan bercanda, Kazekage!!"
bentak Raikage.
"Apa!!!???" Tsuchikage juga kaget.
"Itu terlalu banyak, Kazekage-
dono!!" ucap Mizukage.
"Kalau kalian tak menerima
persyaratanku ini, aku tak akan
menandatangani perjanjiannya!!
Negeri kami semuanya pasir, tak
punya produksi sama sekali, untuk
bisa bersaing dengan empat negeri kuat lainnya, kami hanya bisa
memanfaatkan bijuu yang kami
miliki!!"
"Huh, kalau mau kami berempat
bisa saja menggabungkan
kekuatan dan menghancurkan
negeri angin.." ucap Mizukage.
Pertemuan sempat hampir pecah,
namun kemudian Hashirama
sebagai hokage kembali
menundukan kepalanya. "Selama
ini, kita tak pernah bisa bersama
seperti ini, dan meskipun hari ini
pertemuan ini berjalan lancar, aku
tak yakin berapa lama itu bisa
bertahan, tapi suatu hari.. di masa
depan.. aku memimpikan suatu hari di mana semua shinobi akan bisa
bekerja sama.. hari di mana hati
semua orang akan menjadi satu,
tak peduli dari negara mana
mereka berasal.. itulah.. mimpiku
di masa depan.."
Tak hanya keempat kage lainnya,
keempat pengawal mereka yang
kelak akan menjadi penerus
mereka juga mendengarkannya
dengan seksama.
"Hari ini, aku berharap ini akan
bisa menjadi langkah awal untuk
mencapai mimpi itu.. kumohon..
kumohon.. kumohon.. kumohon!!"
Hokage pertama terus
menundukan kepalanya.
Ingatan tersebut kemudian berakhir. "Kumohon!!!" ucap
hokage pertama yang ada di medan
perang. "Sekarang, keluarkanlah
seluruh rasa sakit kalian!!
penderitaan kalian, keluarkan
mereka secara bersamaan!! untuk
menunjukan padaku.. mimpi kita
yang sesungguhnya!!!"
Kelima kage telah sampai, dan
bersama semuanya telah
mendapatkan semangat mereka
kembali. Para shinobi, dengan
tubuh dilapisi chakra kyuubi berdiri dengan satu tujuan, bersama
untuk mewujudkan mimpi yang
sama, mimpi shinobi
Bersambung
sumber : teman fb
Perlawanan Sasuke membawa
semangat baru untuk Naruto. Dan
karenanya, Naruto pun tak mau
kalah. "Sasuke, aku juga!!"
ucapnya. Sasuke yang sudah
berada di depan, di tengah lapisan
Susano'o tak mengatakan apa-apa.
"Uzumaki Naruto.. lagi dan lagi.."
dalam hati Obito benar-benar tak
habis pikir, ada saja ternyata orang yang tak tahu cara untuk menyerah seperti Naruto.
Kini Naruto yang berada di puncak
Kyuubi berdiri bersebelahan
dengan Susano'o Sasuke.
Sementara Minato, ia berdiri bersama dengan para hokage lainnya. "Naruto, aku mengandalkanmu.." ucap Minato dalam hati.
"Jadi.. Sasuke, kau mengerti kan
kalau hanya senjutsu yang bekerja pada musuh?"
"Jangan samakan aku denganmu.." ucap Sasuke. Di belakang Sasuke,Juugo secara perlahan menyebar
segel kutukannya ke Susano'o
Sasuke. Tak butuh waktu lama,
Susano'o Sasuke pun diselimuti
oleh segel kutukan tersebut.
Dari kejauhan, Suigetsu yang
melihatnya kaget.
"Hei Karin, bukankah itu motip
segel kutukannya sasuke??"
"Iya, tapi harusnya kan kekuatan
segel kutukannya sudah hilang.."
ucap Karin.
"Pada dasarnya, segel kutukan
Juugo adalah senjutsu." jelas
Orochimaru. "Saat aku mencoba
untuk menginjeksi chakra Juugo
padanya sebagai sebuah percobaan,Sasuke mampu mengeluarkan
kekuatan segelnya. Jadi, tak heran jika Susano'o Sasuke bisa
mengadaptasi chakra Juugo dengan cara yang sama. Dengan kata lain, kini Susano'onya telah menjadi Susano'o Senjutsu."
"Uchiha Sasuke.. seorang Uchiha
yang menunjukan potensi yang
sama dengan Madara.." pikir
hokage kedua.
"Mungkin aku juga harus ikut.."
ucap Karin.
"Kau hanya akan menghalangi
jalan mereka dan tertusuk lagi.."
ucap Suigetsu.
Buakkkk!!! Karin langsung
menghajar Suigetsu.
Di depan mereka berdua,
Orochimaru berdiri. Dan dalam hati ia berkata, "Sasuke, kekuatanmu
berbeda dengan dua orang yang
ada di belakangku ini. Bukan..
lebih tepatnya berbeda dengan
semua bahan percobaanku yang
lainnya.. kau masih belum
mencapai titik maksimum. Aku tahu itu.. semua informasi yang selama hidupku aku kumpulkan telah
membawaku pada suatu kesimpulan kalau kau suatu hari nanti akan
bisa melampaui bahkan Madara
sekalipun.."
Di sisi hokage kedua, ia lebih
tertarik dengan Naruto. "Uzumaki
Naruto.. melihatmu sama seperti
saat aku melihat kakak.. bodoh,
seorang bocah yang selalu banyak
bicara.. tapi untuk suatu alasan,
orang-orang menyukainya.. dan
bergantung padanya.."
"Target kita ada di depan!!"
Susano'o Sasuke melompat maju.
"Yah!!" Naruto dan Kyuubi sagenya
menyusul.
Di depan, Obito tampak tenang saja sambil menyiapkan benda
hitamnya. "Kalian hanya bisa menyesal setelah melakukan sesuatu. Tapi kali ini, kalian bahkan tak akan punya kesempatan lagi untuk menyesal.."
Di sisi para shinobi, mereka tak
tahu harus berbuat apa.
"Mereka benar-benar menyerang..""Apa yang harus kita lakukan??"
"Apa kita harus bertanya pada para
kage saat mereka sampai nanti?"
"Apa benar itu akan baik-baik
saja??"
Di sisi hokage pertama, ia malah
teringat akan percakapan
terakhirnya dulu dengan Madara
tentang mimpi Madara yang sesungguhnya.
"Ingatan!??" para shinobi kaget,
ingatan Hashirama tiba-tiba saja
masuk ke otak mereka. Dalam
ingatan Hashirama, saat itu sedang ada pertemuan para kage,lima kage pertama. Hokage,Kazekage, Raikage, Mizukage, dan Tsuchikage pertama.
"Kelima kage pertama dari lima
desa besar mau berkumpul di sini
benar-benar.. terimakasih!!"
Hashirama bersujud syukur.
"Stt, kakak.. sebagai perwakilan
desa Konoha dari negara api, tak
seharusnya kau menundukan kepala semudah itu di hadapan para
kage lainnya.." bisik Tobirama,
yang waktu itu menjadi
pengawalnya. "Tapi aku benar-
benar senang.." ucap Hashirama.
"Hokage-dono, angkat kepalamu..
kau tahu kan, pemimpin sepertimu
tak seharusnya seperti itu.." ucap
Raikage pertama.
"Benar, aku kemari untuk
mendukung perjanjian lima kage
yang diusung oleh Hokage-dono,
tapi aku tak akan memberi
persetujuanku semudah itu.." ucap Tsuchikage pertama.
"Kalau kau bersikap begitu rendah
hati, aku jadi berpikir kalau ada
sesuatu di balik ini.." ucap
Mizukage pertama.
"Syarat untuk menandatangani
perjanjian tentang Bijuu yang
telah dikumpulkan oleh Hokage-
dono akan disebarkan ke desa-desa
kami.. ini adalah urusan yang tak
bisa diputuskan hanya dengan
perasaan saja.." ucap Kazekage
pertama.
"Tepat.." ucap Tobirama. "Kami
akan mendistribusikan Bijuu untuk menjaga keseimbangan, tapi
sebenarnya kami ingin kalian
membayar.."
"Bukankah harusnya gratis??" bisik Hashirama.
"Diam saja!!" bentak Tobirama, ia
ragu dengan kemampuan kakaknya
dalam berbisnis.
Ingatan mengenai pertemuan
tersebut juga sampai pada kelima
kage. "Ini adalah pertemuan
pertama.." ucap Mizukage. "Uhm..
setelah ini, banyak perselisihan
kecil bisa diselesaikan.." ucap
Tsuchikage.
Sementara itu di sisi Sasuke dan
Naruto, mereka dua telah memulai
serangan. Dan di sisi Hashirama,
pertarungannya dengan Madara
terus berlanjut.
Kembali ke ingatan..
"Di desa kami, orang dari kuil telah
menyegel seekor bijuu jauh
sebelumnya, kami sudah punya
satu, jadi kami tak butuh lagi."
ucap Kazekage pertama. "Tak
seperti desa lainnya, agar aku
setuju dengan perjanjian ini, aku
ingin meminta kompenasi
tertentu.. apa kalian tidak
keberatan dengan itu??"
"Memangnya apa yang kau
inginkan??" tanya Raikage
pertama.
"Negeri kami semuanya adalah
pasir.. berhubung Konoha
berdekatan dengan kami, kami
ingin mereka memberi kami
sebagian kekayaan negerinya
daripada bijuu.. dan untuk negeri
lainnya, kami ingin tiga puluh persen dari yang mereka bayar untuk membeli bijuu.."
"Jangan bercanda, Kazekage!!"
bentak Raikage.
"Apa!!!???" Tsuchikage juga kaget.
"Itu terlalu banyak, Kazekage-
dono!!" ucap Mizukage.
"Kalau kalian tak menerima
persyaratanku ini, aku tak akan
menandatangani perjanjiannya!!
Negeri kami semuanya pasir, tak
punya produksi sama sekali, untuk
bisa bersaing dengan empat negeri kuat lainnya, kami hanya bisa
memanfaatkan bijuu yang kami
miliki!!"
"Huh, kalau mau kami berempat
bisa saja menggabungkan
kekuatan dan menghancurkan
negeri angin.." ucap Mizukage.
Pertemuan sempat hampir pecah,
namun kemudian Hashirama
sebagai hokage kembali
menundukan kepalanya. "Selama
ini, kita tak pernah bisa bersama
seperti ini, dan meskipun hari ini
pertemuan ini berjalan lancar, aku
tak yakin berapa lama itu bisa
bertahan, tapi suatu hari.. di masa
depan.. aku memimpikan suatu hari di mana semua shinobi akan bisa
bekerja sama.. hari di mana hati
semua orang akan menjadi satu,
tak peduli dari negara mana
mereka berasal.. itulah.. mimpiku
di masa depan.."
Tak hanya keempat kage lainnya,
keempat pengawal mereka yang
kelak akan menjadi penerus
mereka juga mendengarkannya
dengan seksama.
"Hari ini, aku berharap ini akan
bisa menjadi langkah awal untuk
mencapai mimpi itu.. kumohon..
kumohon.. kumohon.. kumohon!!"
Hokage pertama terus
menundukan kepalanya.
Ingatan tersebut kemudian berakhir. "Kumohon!!!" ucap
hokage pertama yang ada di medan
perang. "Sekarang, keluarkanlah
seluruh rasa sakit kalian!!
penderitaan kalian, keluarkan
mereka secara bersamaan!! untuk
menunjukan padaku.. mimpi kita
yang sesungguhnya!!!"
Kelima kage telah sampai, dan
bersama semuanya telah
mendapatkan semangat mereka
kembali. Para shinobi, dengan
tubuh dilapisi chakra kyuubi berdiri dengan satu tujuan, bersama
untuk mewujudkan mimpi yang
sama, mimpi shinobi
Bersambung
sumber : teman fb
18.9.13
Cerita Naruto Chapter 647
MENYESAL
Obito yang terdesak akhirnya memulai projek moon eye plan nya. Bagaiamana kah naruto dkk yang kehabisan chkara menghadapi obito.??
Sementara itu di tempat 5 kage yang dalam perjalanan, mereka juga merasakan firasat buruk akan terjadi.
"Apa...? Apa itu??"ucap mizukage yang melihat bunga dewa itu.
"Katsuyu!!"tsunade memanggil. "Baiklah, aku akan menjelakan semua yang terjadi."jawab katsuyu.
sementara Di tempat Sai dan sakura yang juga di perperangan.
"Apa kau baik-baik saja sakura??"tanya sai yang khawatir. .. "iya, aku baik-baik saja."jawab sakura. kelima kage akan segera kesini"tambahnya.
"shikamaru!!! shikamaru!!"choji terlihat sangat khawatir melihat shikamaru yang tergeletak kehabisan tenaga.
"hei apa kondisinya gawat??"tanya kiba yang datang menghampiri.
"Katsuyu-sama! aku akan menggunakan penyembuhan jarak jauh..."sakura mulai panik melihat keadaan teman-teman nya.. "Itu tak mungkin!!"jawab katsuyu.... "Mengapa??"sakura bertanya.
"Chakra dari bagian kecil ku yang ditanam di tubuh semua orang telah dihisab semuanya. Dan bagian kecil itu telah mati semuanya."Ujar katsuyu.
"Itu...."ucap sakura... "Dengan kata lain, semua orang juga mengalami hal yang sama.
Terlihat terlalu banyak shinobi yang mati karena kehilangan chakra!!
"Maaf ayah, seperti nya aku akan menyusul... maaf ibu.."Ucap shikamaru yang terbangun.
"Shikamaru!!!!!!!!!!!!!!!"teriak choji semakin khawatir.
Sakura dan sai pun ke tempat shikamaru yang sekarat
"Jika aku harus mati, aku akan mati dalam perjuangan. itu lebih baik dari pada tidak melakukan apapun."Sakura mengingat ucapn nya pada naruto.
Ini... ini seperti mati tanpa sempat berjuang."sakura tiba-tiba merasa putus asa melihat apa yang telah terjadi.
"Ini adalah akhir dari dunia shinobi.. jika kalian tidak berhenti menolakku, aku akan membunuh kalian.."ucap obito.
Naruto yang mendengar itu marah, marah hingga air matanya keluar
(Jika kalian menentangku, kalian akan mati satu per satu. tak ada atupun yang akan menganggapmu)"Naruto mengingat ucapan obito.
"Jika kalian tak ingin menyesal, kalian tak perlu melakukan apa-apa..."ucap obito.
"tapi jika kita tetap diam , maka nyawa kita akan..."ucap salah satu shinboi.
"tepa, kalian tak perlu melakukan apa-apa atau takut mati. kalian akan segera menuju ke impian kalian.
JANGAN PERNAH MENYERAH!! JIKA KALIAN MASUK GENJUTSUNYA, ITU SAMA SAJA MATI...."Hashirama berteriak meyakinkan seluruh pasukan.
semua orang terdiam, bingung dengan apa yang harus dilakukan.
"pohon besar ini terhubung dengan obito..sepertinya tubuh nya mencoba menghisab chakra, akan sangat sulit untuk mendekatinya."ucap hokage 3.
ITU SANGAT PENGECUT, TIDAK TERLIHAT SEPERTI DIRIMU AJA.."Orang yang mengatakan itu ternyata adalah orochimaru yang telah sampai.
"Maaf telah membuat menunggu, juugo.. sasuke.."ucap suigetsu di belakang orochimaru.
"Kau terlambat orochimaru... bagaimana dengan 5 kage??"tanya hokage 3.
"Aku sudah menyembuhkan mereka.... mereka akan segera kesini.."jawab orochi.
"heh, kau tetap saja sinis.."balas hiruzen.
Akhirnya.."ucap juugo.
Sasuke hanya terdiam tanpa kata.
"sekarang aku bisa melihat lebih dekat pohon itu, kira-kira berapa lama bisa menebang pohon ini??"ucap suigetsu.
"siapa yang peduli dengan itu? yang terpenting aku akan segera memeluk sasuke dan menjilati seluruh tubuh nya.."ujar karin yang di samping suigetsu.
"Hei tugasmu itu menyembuhkan seluruh pasukan aliansi!!"suihetsu mengingatkan.
"iya gue tau!!"jawab karin berteriak.
Orochimaru melihat ke arah sasuke yang tak terpengaruh dengan mantan nya
"ia terlihat tak senang..
di pertarungan madara vs hashirama.
"Apa yang terjadi?" hashirama bertanya pada.madara.
"jinchiuriki kyubi dan hachibi masih hidup. apa kau mengerti?"ucap madara.
"perlu chakra kyubi dan hachibi untuk menyelesaikan jutsunya."ucap hashirama.
"tapi sebenarnya chakra mereka masih ada di dalam, jadi tak masalah.."jawab madara.
yang jadi masalah waktu untuk mekar, kira-kira 15 menit dari sekarang. dan di saat itu aku akan menghentikan obito dengan menggunakan senjutsu mu."ujar madara.
Sementara itu bunshin hashirama yang berada di tengah-tengan pasukan juga mendengar apa yang diucapkan madara pada tubuh aslinya.
""ini buruk.. aku harus memberitau semua..
Apakah ada orang dari klan yamanaka disini?"tanya bunshin hashirama.
"iya saya pak..."ino menjawab.
"lho bisa memakai shintesin no jutsu?
Iya bisa pak.."jawab ino.
"kalo gitu tolong hubungkan saya dengan yang lain, aku ingin menjelaskan tentang mugen tukoyomi...
kelima kage semakin dekat ke lokai TKP.
"perasaan ini...."tsunade merasakan susuatu.
* Hashirama mulai menyampaikan pesan nya, termasuk ke 5 kage yang on the way.
"kakek??"pikir tsunade.
"oh tsuna ya.."pikir hashirama.
"ini.. suara hashirama-dono.."oonoki mengetahuinya.
"ini... berarti 5 kage juga dalam ajngakauan justu ku.."ino menyadarinya.
Obito tak sabar menunggu 15 menit itu, ia berencana mengambil chakra pasukan aliansi sekali lagi.
jadi... kita hanyalah menjadi makan bunga itu??
Apa itu arti dari shinobi?
apa yang akan kita lakukan dalam 15 menit? kita bahkan tak bisa mendejkati bunga itu..
(pasukan aliansi merasa semakin putus asa setelah mendengar cerita hashirama)
"tenanglah.. diam saja pun tak berguna, dalam waktu itu kita harus berusaha menebang pohon itu, itu cara untuk menghentikan nya., namun....KU KATAKAN SEKALI LAGI, JANGAN MENYERAH!!!" hashirama mencoba mengembalikan semangat para pasukan.
Semua nya terdiam sejenak mengartikan ucapan madara, namun...
"kau bisa bicara begitu karna kau hanya edo tensei. kau sudah mati, berbeda dengan kami.."salah satu pasukan mengucapkan hal itu.
"ini adalah akhir, jika saja aku tau dari awal...
"yah itu bagus. aku akan membawa kalian ke dunia dimana kalian tak kan pernah menyeal.."ucap obito senang.
ugh ugh.."naruto terdiam sambil meneteskan air mata.
Namun tak terduga, sasuke yang telah menggunakan susano mencoba menebang pohon itu.
"kau sudah menyerah, naruto?? aku akan maju..."ucap sasuke sok keren.
ayo juugo..."ajak sasuke.. "yeahh..
"ini..."sakura dan ino merasakan sesuatu.
perasaan naruto masuk ke dalam jutsuku?"ino merasa bingung.
Naruto telah kembali ke wujud kyubi mode + Senjutsu nya, ia juga membayangkan kisah masa lalu nya.
"Saat itu, harusnya aku memanggilnya (sasuke) , ku memikirkan itu terus dan terus.. itulah mengapa...
(Mengejutkan, sakura, kiba dan lain nya bisa merasakn apa yang di bayangkan naruto)
(Lanjut di apa yang dibayangkan naruto)
itulah mengapa... aku tak ingin menyesal..."pikir naruto.
(dari kesepian naruto, saat hokage 3 mati, neji mati, pertemuan dengan itachi dan nagato edo tensei, kematian chiyo... semua orang merasakan apa yang dirasakan naruto)
AKU TAK INGIN BERPIKIR AKU HARU MELAKUKAN ITU!!" (menyerah dan pasrah maksdunya) Ucap naruto dengan keyakinan nya yang kembali. (menyerah dan pasrah maksudnya)
Dan aku tak ingin apa yang sudah kita lakukan sejauh ini MENJADI SIA-SIA!!
Semua pasukan mendapatkan semangat mereka kembali! naruto berhasil melakukan nya..
[Naruto memutuskan untuk terus berjuang]
Bersambung
sumber : teman fb
Obito yang terdesak akhirnya memulai projek moon eye plan nya. Bagaiamana kah naruto dkk yang kehabisan chkara menghadapi obito.??
Sementara itu di tempat 5 kage yang dalam perjalanan, mereka juga merasakan firasat buruk akan terjadi.
"Apa...? Apa itu??"ucap mizukage yang melihat bunga dewa itu.
"Katsuyu!!"tsunade memanggil. "Baiklah, aku akan menjelakan semua yang terjadi."jawab katsuyu.
sementara Di tempat Sai dan sakura yang juga di perperangan.
"Apa kau baik-baik saja sakura??"tanya sai yang khawatir. .. "iya, aku baik-baik saja."jawab sakura. kelima kage akan segera kesini"tambahnya.
"shikamaru!!! shikamaru!!"choji terlihat sangat khawatir melihat shikamaru yang tergeletak kehabisan tenaga.
"hei apa kondisinya gawat??"tanya kiba yang datang menghampiri.
"Katsuyu-sama! aku akan menggunakan penyembuhan jarak jauh..."sakura mulai panik melihat keadaan teman-teman nya.. "Itu tak mungkin!!"jawab katsuyu.... "Mengapa??"sakura bertanya.
"Chakra dari bagian kecil ku yang ditanam di tubuh semua orang telah dihisab semuanya. Dan bagian kecil itu telah mati semuanya."Ujar katsuyu.
"Itu...."ucap sakura... "Dengan kata lain, semua orang juga mengalami hal yang sama.
Terlihat terlalu banyak shinobi yang mati karena kehilangan chakra!!
"Maaf ayah, seperti nya aku akan menyusul... maaf ibu.."Ucap shikamaru yang terbangun.
"Shikamaru!!!!!!!!!!!!!!!"teriak choji semakin khawatir.
Sakura dan sai pun ke tempat shikamaru yang sekarat
"Jika aku harus mati, aku akan mati dalam perjuangan. itu lebih baik dari pada tidak melakukan apapun."Sakura mengingat ucapn nya pada naruto.
Ini... ini seperti mati tanpa sempat berjuang."sakura tiba-tiba merasa putus asa melihat apa yang telah terjadi.
"Ini adalah akhir dari dunia shinobi.. jika kalian tidak berhenti menolakku, aku akan membunuh kalian.."ucap obito.
Naruto yang mendengar itu marah, marah hingga air matanya keluar
(Jika kalian menentangku, kalian akan mati satu per satu. tak ada atupun yang akan menganggapmu)"Naruto mengingat ucapan obito.
"Jika kalian tak ingin menyesal, kalian tak perlu melakukan apa-apa..."ucap obito.
"tapi jika kita tetap diam , maka nyawa kita akan..."ucap salah satu shinboi.
"tepa, kalian tak perlu melakukan apa-apa atau takut mati. kalian akan segera menuju ke impian kalian.
JANGAN PERNAH MENYERAH!! JIKA KALIAN MASUK GENJUTSUNYA, ITU SAMA SAJA MATI...."Hashirama berteriak meyakinkan seluruh pasukan.
semua orang terdiam, bingung dengan apa yang harus dilakukan.
"pohon besar ini terhubung dengan obito..sepertinya tubuh nya mencoba menghisab chakra, akan sangat sulit untuk mendekatinya."ucap hokage 3.
ITU SANGAT PENGECUT, TIDAK TERLIHAT SEPERTI DIRIMU AJA.."Orang yang mengatakan itu ternyata adalah orochimaru yang telah sampai.
"Maaf telah membuat menunggu, juugo.. sasuke.."ucap suigetsu di belakang orochimaru.
"Kau terlambat orochimaru... bagaimana dengan 5 kage??"tanya hokage 3.
"Aku sudah menyembuhkan mereka.... mereka akan segera kesini.."jawab orochi.
"heh, kau tetap saja sinis.."balas hiruzen.
Akhirnya.."ucap juugo.
Sasuke hanya terdiam tanpa kata.
"sekarang aku bisa melihat lebih dekat pohon itu, kira-kira berapa lama bisa menebang pohon ini??"ucap suigetsu.
"siapa yang peduli dengan itu? yang terpenting aku akan segera memeluk sasuke dan menjilati seluruh tubuh nya.."ujar karin yang di samping suigetsu.
"Hei tugasmu itu menyembuhkan seluruh pasukan aliansi!!"suihetsu mengingatkan.
"iya gue tau!!"jawab karin berteriak.
Orochimaru melihat ke arah sasuke yang tak terpengaruh dengan mantan nya
"ia terlihat tak senang..
di pertarungan madara vs hashirama.
"Apa yang terjadi?" hashirama bertanya pada.madara.
"jinchiuriki kyubi dan hachibi masih hidup. apa kau mengerti?"ucap madara.
"perlu chakra kyubi dan hachibi untuk menyelesaikan jutsunya."ucap hashirama.
"tapi sebenarnya chakra mereka masih ada di dalam, jadi tak masalah.."jawab madara.
yang jadi masalah waktu untuk mekar, kira-kira 15 menit dari sekarang. dan di saat itu aku akan menghentikan obito dengan menggunakan senjutsu mu."ujar madara.
Sementara itu bunshin hashirama yang berada di tengah-tengan pasukan juga mendengar apa yang diucapkan madara pada tubuh aslinya.
""ini buruk.. aku harus memberitau semua..
Apakah ada orang dari klan yamanaka disini?"tanya bunshin hashirama.
"iya saya pak..."ino menjawab.
"lho bisa memakai shintesin no jutsu?
Iya bisa pak.."jawab ino.
"kalo gitu tolong hubungkan saya dengan yang lain, aku ingin menjelaskan tentang mugen tukoyomi...
kelima kage semakin dekat ke lokai TKP.
"perasaan ini...."tsunade merasakan susuatu.
* Hashirama mulai menyampaikan pesan nya, termasuk ke 5 kage yang on the way.
"kakek??"pikir tsunade.
"oh tsuna ya.."pikir hashirama.
"ini.. suara hashirama-dono.."oonoki mengetahuinya.
"ini... berarti 5 kage juga dalam ajngakauan justu ku.."ino menyadarinya.
Obito tak sabar menunggu 15 menit itu, ia berencana mengambil chakra pasukan aliansi sekali lagi.
jadi... kita hanyalah menjadi makan bunga itu??
Apa itu arti dari shinobi?
apa yang akan kita lakukan dalam 15 menit? kita bahkan tak bisa mendejkati bunga itu..
(pasukan aliansi merasa semakin putus asa setelah mendengar cerita hashirama)
"tenanglah.. diam saja pun tak berguna, dalam waktu itu kita harus berusaha menebang pohon itu, itu cara untuk menghentikan nya., namun....KU KATAKAN SEKALI LAGI, JANGAN MENYERAH!!!" hashirama mencoba mengembalikan semangat para pasukan.
Semua nya terdiam sejenak mengartikan ucapan madara, namun...
"kau bisa bicara begitu karna kau hanya edo tensei. kau sudah mati, berbeda dengan kami.."salah satu pasukan mengucapkan hal itu.
"ini adalah akhir, jika saja aku tau dari awal...
"yah itu bagus. aku akan membawa kalian ke dunia dimana kalian tak kan pernah menyeal.."ucap obito senang.
ugh ugh.."naruto terdiam sambil meneteskan air mata.
Namun tak terduga, sasuke yang telah menggunakan susano mencoba menebang pohon itu.
"kau sudah menyerah, naruto?? aku akan maju..."ucap sasuke sok keren.
ayo juugo..."ajak sasuke.. "yeahh..
"ini..."sakura dan ino merasakan sesuatu.
perasaan naruto masuk ke dalam jutsuku?"ino merasa bingung.
Naruto telah kembali ke wujud kyubi mode + Senjutsu nya, ia juga membayangkan kisah masa lalu nya.
"Saat itu, harusnya aku memanggilnya (sasuke) , ku memikirkan itu terus dan terus.. itulah mengapa...
(Mengejutkan, sakura, kiba dan lain nya bisa merasakn apa yang di bayangkan naruto)
(Lanjut di apa yang dibayangkan naruto)
itulah mengapa... aku tak ingin menyesal..."pikir naruto.
(dari kesepian naruto, saat hokage 3 mati, neji mati, pertemuan dengan itachi dan nagato edo tensei, kematian chiyo... semua orang merasakan apa yang dirasakan naruto)
AKU TAK INGIN BERPIKIR AKU HARU MELAKUKAN ITU!!" (menyerah dan pasrah maksdunya) Ucap naruto dengan keyakinan nya yang kembali. (menyerah dan pasrah maksudnya)
Dan aku tak ingin apa yang sudah kita lakukan sejauh ini MENJADI SIA-SIA!!
Semua pasukan mendapatkan semangat mereka kembali! naruto berhasil melakukan nya..
[Naruto memutuskan untuk terus berjuang]
Bersambung
sumber : teman fb
11.9.13
Cerita Naruto Chapter 646
“Obito
yang merasa terdesak, akhir nya memutuskan untuk segera melaksanakan
project Moon Eye Plan nya.. Juubi pun keluar dari tubuh obito dan juubi
berubah menjadi suatu Bunga/pohon yang bentuk nya cukup besar.
“Kekkai yang dibuat obito untuk membatasi pergerakan pasukan aliansi di singkirkan nya.
“Pohon yang tadi keluar , mempunyai banyak sulur pohon yang datang
menuju pasukan aliansi shinobi, menangkap , mengikat dan menghisab
chakra tiap shinobi hingga shinobi itu mati.
“Madara mengatakan, jika pohon itu lah awal mula dari chakra.
Berikut ungkapan dari madara :
“Dulu saat orang2 tidak tahu
apapun akan konsep Chakra..mereka saling bertarung satu sama lain..
Pohon dewa tidak termasuk dari
apapun itu... dan orang2 memujanya seperti tiang suci.. suatu hari ada
buah pada pohon dewa itu, ini hanya terjadi 1000 tahun sekali, aku tidak
tahu apa arti sebenarnya dari itu,
tapi menurut tradisi orang2 tak
seharusnya memegang buah itu...
Suatu hari ada seorang putri yang
ingin memenangkan
peperangannya... dan ia mengambil dan memakan buah terlarang itu." "namanya adalah Kaguya
Ootsutsuki... karena itulah Katsuya bisa menggapai kekuatan suci dan sukses memerangkan perang itu
sendiri..." "Dia adalah manusia
pertama yg menggunakan chakra,
dan putra Kaguya sudah terlahit
dengan chakra didalamnya...Namun pohon chakra itu marah dan ingin
chakranya kembali... Putra kaguya
mampu menghentikannya, Namanya adalah Horogomo Otsutsuki... dialah yg
membeberkan rahasia chakra dan ninjutsu.... yg lebih dikenal dengan nama
RIKUDO SENNIN.."
“satu lagi, hokage 3 akhir nya muncul , kemana aja pak tua itu?
“Lagi dan lagi, Sasuke diperliatkan sebagai karakter yang gak berguna
Sumber : teman fb
4.9.13
Cerita Narutp Chapter 645
DUA KEKUATAN
[Air mata mengalir di pipinya saat ia mengagumi keberanian sang anak Naruto]
Minato: "Perasaan ini.... benar-benar sebuah nostalgia..meskipun situasinya sangat sulit, dia tampak seperti sangat bisa diandalkan....benar, rasanya persis seperti jika aku bersama dengan Kushina...." (Batin Minato yang sangat bangga kepada Naruto)
== Tampak Naruto telah mengumpulkan banyak chakra Kurama dan bersiap menyerang ==
Naruto: "Aku merasakan kekuatan dalam tubuhku sudah terbangun...!!! Aku berangkat..!! "(Naruto telah melompat dan bersiap untuk menyerang)
Sasuke: "Naruto menggunakan semua chakra itu..." (Batinnya)
Tobirama: "Naruto, kau boleh bertindak & berkata sok cool, tapi apakah kau lupa.... hanya chakra Senjutsu yang mampu bekerja padanya... aku yakin kau tidaklah bodoh...." (Tobirama menasehatinya)
WUZHH..... == Naruto terlihat berhenti sejenak dari rencananya untuk menyerang ==
Naruto: "Kau benar....!!" (Pasang muka blo'on seperti biasa :v)
Tobirama: "Aku mengerti, ternyata kau lebih bodoh dari kakakku......" (Admin ngakak)
Sasuke: "Untuk apa dia menggunakan semua chakra ini..." (batinnya, Sasuke merasa semua ini percuma, karena hanya chakra senjutsu yang berguna)
Minato: "Ok, mungkin ia tidak merasa jika dirinya persis seperti orang itu ... " (ngakak lagi :v)
== Dalam tubuh Naruto ==
Kurama: "Gahahahaa ...... Kau melebihi semua Hokage terdahulu... Dalam hal ini... Gahahahahaahah..... kau bodoh sekali dalam perbandingnannya " (Kurama terlihat ngakak melihat tingkah Naruto)
Naruto: "Diam kau...!!! Kurama Bodoh...!!!" (Naruto kesal)
Kurama: "Tapi tidak apa-apa, kau tidak perlu kawatir tentang itu...."
Naruto: "Aku tidak khawatir tentang kebodohanmu..."
Kurama: "Aku tidak membicarakan itu...." "Kau mungkin bisa menggunakan Sennin Mode dalam Mode ini... itulah maksudku........."
Naruto: "...eh...?"
Kurama: "Dengar, mungkin kau sudah lupa.. tapi pada saat kau melawan Pain Nagato.. aku juga mengalami kesulitan meredam kemarahanku setelah semua perkatanya... waktu itu kau menngunakan Sennin Mode, tapi chakraku juga telah mengalir keluar cukup banyak...dan itu berhasil bersinkronisasi dengan kekuatan Senjutsumu..." (Kurama menjelaskan saat Naruto dulu menemui Nagato, saat itu Chakra Senjutsu dan Kyuubi bisa bersinkronisasi)
Naruto: "Hmmmm.... Apakah hal seperti itu pernah terjadi..."
Naruto: "........" (berfikir)
Naruto:" hah.....!!!!, ketika aku berlatih Sennin Mode... Kau benar-benar menolak aliran chakra senjutsu dari petapa Katak tua..." (Ia mengingat saat dia berlatih Sennin Mode)
Kurama: "Itu karena aku tidak ingin berbagi ruangku kepada Katak itu, dan aku juga tidak suka jika kau mengambil kekuatan Petapa itu sementara kau memiliki kekuatan chakraku..."
Naruto: "Bagaimana bandel...." (pasang muka nyengir)
Kurama: "Kau..." (bingung)
Naruto: "Kau hanya berakting kan...." (kali ini wajah blo'on)
Kurama: "Hey, aku pikir kita sudah sangat akrab... kau tau....!?" (Kurama ngambek)
Kurama: "Heyy!! Kau juga tak ada bedanya!!"
Naruto: (senyum) "Tidak, lebih tepatnya sifatku sama denganmu"
Kurama: "Heh.."
(Scene beralih ke alam bawah sadar Minato)
Yin-Kurama: "Kau juga punya aku dalam dirimu, kau bisa membantunya."
Minato: "Yeah."
(Di alam nyata....)
Minato: (juga dalam Bijuu Mode) "Aku tahu itu..."
SFX: Tap!
(Minato sudah ebrada di samping Naruto, ia juga berubah menjadi Mode Bijuu sama seperti Naruto, hanya saja Chakranya lebih gelap)
Minato: "[Aku akan mempersiapkan Jurusku]"
SFX: Swirl!
Naruto: (memejamkan matanya, Tanda mode Sage dimatanya terlihat) "[Sekarang jadi lebih cepat menyerap energi Alam]"
Sasuke/Juugo: (Diselimuti chakra Kyuubi) "!?"
Tobirama: "..."
Naruto: "Bagus!!"
(Sekarang ditampilkan, Mata Sage Naruto bergabung dengan mata Kyuubi, sama seperti saat ia bercakap dengan Nagato dulu)
(Dua halaman dalam satu scene, tampak Bijuu Mode Naruto dan Minto berdiri bersampingan, lalu di tengah-tengahnya terdapat pusaran Rasengan dalam ukuran besar yang di buat oleh Bijuu Mode Minato)
Minato: "Naruto, tambahkan Senjutsu dalam Raengan itu!!"
Naruto: (melirik kesamping) "OK!! Paman Nidaime!!"
(Secepat kilat, Tobirama sudah berada di tengah-tengah kedua Bijuu Mode itu, ia memegangnya dengan kedua tangannya)
Kurama "yang": "Lanjutkan saja, aku akan menahan serangannya dengan chakra kita"
(Memang terlihat Obito yang masih berada didalam Musekyoujin menyadari sesuatu, diperlihatkan tanda Hiraishin di punggungnya)
SFX: Sbam!!!
(Dengan sekajap Naruto dkk. sudah menghantam Obito dengan Rasengannya itu)
Minato/Naruto: "Rasengan!!"
(Namun terlihat Rasengan itu di tahan oleh tangan Juubi milik Obito)
Obito: "...."
(Dan setelah itu, Obito meneruskannya dengan menghalau serangan Naruto dkk dengan benda Hitamnya)
Naruto/Minato: "Uooooohhhhh!!!!"
(Naruto dan Minato terpental, terlihat kejadian itu dari jauh berada didalam kurungan Obito, meski Obito berhasil menghalaunya, Rasengan itu sempat meyentuh punggungnya, punggung Obito mengelurkan asap dan hanya luka sedikit)
Obito: (muka sebal) "...."
Yang-Kurama: "Benda hitam itu sangat kuat! Sialan! Dia melindungi dirinya!"
Tobirama: (berada di dalam chakra Bijuu Mode) "Dia membaca gerakan kita.. Kita tak bisa melakukannya hanya dengan Hiraishin."
Naruto: "Kita harus menghancurkan benda hitam itu!"
Minato: "Bagaimana caranya?"
Naruto: (merapal sesuatu) "Baiklah.. Berikutnya... Aku akan menambahkan Senjutsu dalam Buijuudama ini!!"
(Naruto merapal Bijuudama besar dengan Mode Bijuunya)
Tobirama: "Ide yang bagus! [Kau mungkin bisa menjadi Hokage yang lebih baik dari kakak]"
Naruto: (menoleh kesamping) "Kurama yang satunya lagi juga harus membantu!"
Minato: "Tentu saja.. [sungguh]"
(Terlihat Naruto dengan Background Kushina)
Minato: "...terasa seperti bernostalgia!"
(Sementara itu Obito kembali terbang melayang)
Sasuke: "[... Menjdi seperti inikah Naruto? Dia bisa menggunakan Chakra ini dengan sempurna... Mengapa kau... Bisa sejauh ini?]" (mengepalkan tangannya)
Obito: "Sepertinya harus bertindak cepat..." (menempelkan kedua telapak tangannya di depan dada)
(Keluar sesosok monster besar besar dari punggung Obito)
Naruto/Minato: "??!"
Hashirama/Madara: "!??"
(Halaman terakhir)
Madara: :Apa dia hendak memulai Mugen Tsukyomi??"
SFX: Glub! Glub!
(Ternyata monster itu tak lain adalah Juubi yang keluar dari tubuh Obito)
Tsukyoumi dimulai!!
Sumber : teman fb
[Air mata mengalir di pipinya saat ia mengagumi keberanian sang anak Naruto]
Minato: "Perasaan ini.... benar-benar sebuah nostalgia..meskipun situasinya sangat sulit, dia tampak seperti sangat bisa diandalkan....benar, rasanya persis seperti jika aku bersama dengan Kushina...." (Batin Minato yang sangat bangga kepada Naruto)
== Tampak Naruto telah mengumpulkan banyak chakra Kurama dan bersiap menyerang ==
Naruto: "Aku merasakan kekuatan dalam tubuhku sudah terbangun...!!! Aku berangkat..!! "(Naruto telah melompat dan bersiap untuk menyerang)
Sasuke: "Naruto menggunakan semua chakra itu..." (Batinnya)
Tobirama: "Naruto, kau boleh bertindak & berkata sok cool, tapi apakah kau lupa.... hanya chakra Senjutsu yang mampu bekerja padanya... aku yakin kau tidaklah bodoh...." (Tobirama menasehatinya)
WUZHH..... == Naruto terlihat berhenti sejenak dari rencananya untuk menyerang ==
Naruto: "Kau benar....!!" (Pasang muka blo'on seperti biasa :v)
Tobirama: "Aku mengerti, ternyata kau lebih bodoh dari kakakku......" (Admin ngakak)
Sasuke: "Untuk apa dia menggunakan semua chakra ini..." (batinnya, Sasuke merasa semua ini percuma, karena hanya chakra senjutsu yang berguna)
Minato: "Ok, mungkin ia tidak merasa jika dirinya persis seperti orang itu ... " (ngakak lagi :v)
== Dalam tubuh Naruto ==
Kurama: "Gahahahaa ...... Kau melebihi semua Hokage terdahulu... Dalam hal ini... Gahahahahaahah..... kau bodoh sekali dalam perbandingnannya " (Kurama terlihat ngakak melihat tingkah Naruto)
Naruto: "Diam kau...!!! Kurama Bodoh...!!!" (Naruto kesal)
Kurama: "Tapi tidak apa-apa, kau tidak perlu kawatir tentang itu...."
Naruto: "Aku tidak khawatir tentang kebodohanmu..."
Kurama: "Aku tidak membicarakan itu...." "Kau mungkin bisa menggunakan Sennin Mode dalam Mode ini... itulah maksudku........."
Naruto: "...eh...?"
Kurama: "Dengar, mungkin kau sudah lupa.. tapi pada saat kau melawan Pain Nagato.. aku juga mengalami kesulitan meredam kemarahanku setelah semua perkatanya... waktu itu kau menngunakan Sennin Mode, tapi chakraku juga telah mengalir keluar cukup banyak...dan itu berhasil bersinkronisasi dengan kekuatan Senjutsumu..." (Kurama menjelaskan saat Naruto dulu menemui Nagato, saat itu Chakra Senjutsu dan Kyuubi bisa bersinkronisasi)
Naruto: "Hmmmm.... Apakah hal seperti itu pernah terjadi..."
Naruto: "........" (berfikir)
Naruto:" hah.....!!!!, ketika aku berlatih Sennin Mode... Kau benar-benar menolak aliran chakra senjutsu dari petapa Katak tua..." (Ia mengingat saat dia berlatih Sennin Mode)
Kurama: "Itu karena aku tidak ingin berbagi ruangku kepada Katak itu, dan aku juga tidak suka jika kau mengambil kekuatan Petapa itu sementara kau memiliki kekuatan chakraku..."
Naruto: "Bagaimana bandel...." (pasang muka nyengir)
Kurama: "Kau..." (bingung)
Naruto: "Kau hanya berakting kan...." (kali ini wajah blo'on)
Kurama: "Hey, aku pikir kita sudah sangat akrab... kau tau....!?" (Kurama ngambek)
Kurama: "Heyy!! Kau juga tak ada bedanya!!"
Naruto: (senyum) "Tidak, lebih tepatnya sifatku sama denganmu"
Kurama: "Heh.."
(Scene beralih ke alam bawah sadar Minato)
Yin-Kurama: "Kau juga punya aku dalam dirimu, kau bisa membantunya."
Minato: "Yeah."
(Di alam nyata....)
Minato: (juga dalam Bijuu Mode) "Aku tahu itu..."
SFX: Tap!
(Minato sudah ebrada di samping Naruto, ia juga berubah menjadi Mode Bijuu sama seperti Naruto, hanya saja Chakranya lebih gelap)
Minato: "[Aku akan mempersiapkan Jurusku]"
SFX: Swirl!
Naruto: (memejamkan matanya, Tanda mode Sage dimatanya terlihat) "[Sekarang jadi lebih cepat menyerap energi Alam]"
Sasuke/Juugo: (Diselimuti chakra Kyuubi) "!?"
Tobirama: "..."
Naruto: "Bagus!!"
(Sekarang ditampilkan, Mata Sage Naruto bergabung dengan mata Kyuubi, sama seperti saat ia bercakap dengan Nagato dulu)
(Dua halaman dalam satu scene, tampak Bijuu Mode Naruto dan Minto berdiri bersampingan, lalu di tengah-tengahnya terdapat pusaran Rasengan dalam ukuran besar yang di buat oleh Bijuu Mode Minato)
Minato: "Naruto, tambahkan Senjutsu dalam Raengan itu!!"
Naruto: (melirik kesamping) "OK!! Paman Nidaime!!"
(Secepat kilat, Tobirama sudah berada di tengah-tengah kedua Bijuu Mode itu, ia memegangnya dengan kedua tangannya)
Kurama "yang": "Lanjutkan saja, aku akan menahan serangannya dengan chakra kita"
(Memang terlihat Obito yang masih berada didalam Musekyoujin menyadari sesuatu, diperlihatkan tanda Hiraishin di punggungnya)
SFX: Sbam!!!
(Dengan sekajap Naruto dkk. sudah menghantam Obito dengan Rasengannya itu)
Minato/Naruto: "Rasengan!!"
(Namun terlihat Rasengan itu di tahan oleh tangan Juubi milik Obito)
Obito: "...."
(Dan setelah itu, Obito meneruskannya dengan menghalau serangan Naruto dkk dengan benda Hitamnya)
Naruto/Minato: "Uooooohhhhh!!!!"
(Naruto dan Minato terpental, terlihat kejadian itu dari jauh berada didalam kurungan Obito, meski Obito berhasil menghalaunya, Rasengan itu sempat meyentuh punggungnya, punggung Obito mengelurkan asap dan hanya luka sedikit)
Obito: (muka sebal) "...."
Yang-Kurama: "Benda hitam itu sangat kuat! Sialan! Dia melindungi dirinya!"
Tobirama: (berada di dalam chakra Bijuu Mode) "Dia membaca gerakan kita.. Kita tak bisa melakukannya hanya dengan Hiraishin."
Naruto: "Kita harus menghancurkan benda hitam itu!"
Minato: "Bagaimana caranya?"
Naruto: (merapal sesuatu) "Baiklah.. Berikutnya... Aku akan menambahkan Senjutsu dalam Buijuudama ini!!"
(Naruto merapal Bijuudama besar dengan Mode Bijuunya)
Tobirama: "Ide yang bagus! [Kau mungkin bisa menjadi Hokage yang lebih baik dari kakak]"
Naruto: (menoleh kesamping) "Kurama yang satunya lagi juga harus membantu!"
Minato: "Tentu saja.. [sungguh]"
(Terlihat Naruto dengan Background Kushina)
Minato: "...terasa seperti bernostalgia!"
(Sementara itu Obito kembali terbang melayang)
Sasuke: "[... Menjdi seperti inikah Naruto? Dia bisa menggunakan Chakra ini dengan sempurna... Mengapa kau... Bisa sejauh ini?]" (mengepalkan tangannya)
Obito: "Sepertinya harus bertindak cepat..." (menempelkan kedua telapak tangannya di depan dada)
(Keluar sesosok monster besar besar dari punggung Obito)
Naruto/Minato: "??!"
Hashirama/Madara: "!??"
(Halaman terakhir)
Madara: :Apa dia hendak memulai Mugen Tsukyomi??"
SFX: Glub! Glub!
(Ternyata monster itu tak lain adalah Juubi yang keluar dari tubuh Obito)
Tsukyoumi dimulai!!
Sumber : teman fb
29.8.13
Cerita Naruto Chapter 644
AKU TAHU
[Sebuah kepalan tangan pertama antara Ayah dan Anak]
Scene awal dibuka dengan Minato dan Naruto yang menggabungkan kedua kepalan tangan mereka masing masing, begitu pula dengan ke2 Kurama yang berada dalam tubuh mereka yang tampaknya akan bergabung.
Tampak chakra ke2 kurama telah bergabung.
Kurama: "Aku tahu itu, karena chakra nya, benar-benar menghemat tenaga kita ...."
Kurama Hitam: "baik, kita awalnya adalah saru. Selain itu ... mereka juga adalah seorang ayah dan anak ...."
Obito: "......!!!" (tampak melihat dengan sorot mata tajam)
Shinobi Aliansi: "Dia berencana membawa kita semua keluar dengan semua bola bijuu yang ada di dalam penghalang ...."
Shinobi Aliansi 2: "apa yang harus kita lakukan ..."
[Sementara itu ditempat tim 10, tampak Shikamaru yang sedang menganalisa]
Sementara itu Shikamaru terus berfikir, mengumpulkan data mengenai kekuatan Juubito dalam pikirannya)
Shikamaru: "Penghalang yang dibuat Para ET Hokage sebelumnya berhasil mencegah Bom Bijuu Juubi, melihat warna dari kurungan ini.... bisa diamsukan kurungan ini setara dengan yang di buat para Hokage sebelumnya...." (dalam batin shikamaru)
(Ino dan Chouji berdiri di belakang Shikamaru, sementara Shikamaru jongkok sambil terus berfikir)
Shikamaru: "Kita sekarang tidak punya kekuatan untuk menghancurkan kurungan ini!!! Itu artinya..."
Shikamaru: "Sial!! aku tak punya cara lagi, ayah...." (batinnya)
[Scene Kembali ke tempat Naruto & Minato yang masih berkonsentrasi di kepalan tangannya]
Sasuke: "Bagaimana selanjutnya, Naruto?"
Naruto: "Untuk sekarang... Biarkan aku berkonsentrasi dahulu..."
Terlihat Minato menoleh Naruto "........."
[Dalam Flashback Minato
Terlihat Minato membayangkan saat Naruto memberitahukan rencana padanya, saat itu Naruto berkata, "Akan kujelaskan rencanaku bersama Kurama", lalu Minato menjawabnya "Ceritakan apa yang harus dilakukan...". Naruto pun menjelaskan. **Dan scene di skip, " aku mengerti, lanjutkan..." ucap minato saat itu
Minato: "Kau sudah bertemu dengannya kan, Khushina?" (tampak Minato terlihat bangga pada Naruto)
Minato: "Naruto kita... kau benar-benar sudah tumbuh... Maafkan aku, Naruto. Aku hanya bisa membayangkan betapa sulitnya untuk menanggung itu semua. "
Naruto: "Satu-satunya yang sulit untuk kujalani yaitu bagaimana nanti kedepannya, yah..."
[Tiba-tiba terjadi sesuatu pada semua ninja aliansi]
Shinobi Aliansi: "!!??"
Gai/Tenten: "!!??"
Lee: "Ini... Chakra.... (tampak lee merasakan sesuatu)
Sakura: "Kukira ini sudah hilang?"
[Tampaknya semua shinobi mendapatkan Chakra Kyuubi kembali]
Katsuyu: "Aku sudah menyadarinya saat aku sembuhkan semua orang... Chakra Kyuubi sebelumnya hanya berkurang jumlahnya dengan kata lain belum pernah hilang"
Chouji: "Baguss...!!!! Yang sekarang lebih banyak dan kuat dari sebelumnya!!"
[Terlihat Juugo maju untuk menyerang]
Bee: "Yo.. Hacchan, aku tahu kau juga merasakan ini... Ini adalh Kyuubi gelap dan terang.." (seperti biasa dengan gaya rapnya)
Hachibi: "Ini bukan hanya Kyuubi..."
Shikamaru: "Apa kau berencana melindungi kami dari serangan itu dengan chakra ini Naruto?"
(Juugo sampai di dekat Sasuke)
Sasuke: "Juugo..."
Juugo: "Sasuke... Benda tu semakin membesar, kita harus keluar dari penghalang ini! Gunakan Summoning Jutsu..."
Sasuke: "Itulah rencanaku, untuk membawamu dan Naruto."
Naruto: "Oh iya, aku belum pernah memberi kalian Chakra-ku! Kemarilah aku akan memberinya!" (Naruto bertanya kepada mereka berdua)
Sasuke: "Apa bisa kita melewati penghalang ini hanya dengan Chakra?"
Naruto: "Berikan saja tangan kalian padaku....!!!!!"
[Ditempat Hashirama]
Hashirama: "Jadi dia membagikan chakranya dengan semua pasukan aliansi....??" "Itu adalah jumlah chakra yang sangat mengagumkan, sangat mengagumkan...." (Bukan, mereka ternyata menggunakan chakra Kyuubi juga, sesuatu kaliber yang menyedihkan tidak akan mampu menahan empat bom bijuu itu)
[Terlihat bunga bangkai Obito mengeluarkan 4 Bola Bijuu ]
Shinobi Aliansi: "....!!!!"
Madara&Hashirama: "....!"
Naruto & Minato: "......!!!"
[Kemudian Bunga bangkai itu terlihat semakin membesar dan mengeluarkan sebuah kepulan asap diatasnya, dan ternyata itu adalah Obito yang keluar dari dalamnya]
Obito: "Itu....." (ia tampak bingung)
[Ditempat Shinobi Aliansi tampaknya mereka mendapatkan Chakra Kurama lagi]
Shinobi Aliansi: "apa yang terjadi...."
Choji: "Sepertinya kita diselamatkan oleh chakra ini lagi....." (tubuh mereka telah bermandikan chakra Kurama)
Shikamaru: "tidak, lihatlah dengan teliti...."
Ino: "Choji, lihat.... Kita berada....Kita telah berada diluar penghalang...."
[Di tempat tim 8, terlihat telah menancap kunai Hiraishin minato di tanah]
Shino: "Ini adalah sunshin no jutsu...."
Kiba: "Sialah kau naruto, ia bahkan dapat melakukan yang seperti ini sekarang..." (Sepertinya Kiba iri :v)
Hinata: "Ini bukan chakra Naruto-kun saja..."
Sementara itu Hachibi terlihat berbicara di dalam tubuh Bee
Hachibi: "Jadi....., Yondaime telah memindahkan semua orang menggunakan Hiraishin no Jutsu..."
[Ditempat Naruto CS]
Tobirama: "Yondaime, dengan ini kau telah menyelamatkan seluruh shinobi... bagus..."
Minato: "itu masih hanya sedikit yang bisa kulakukan dibandingkan dengan semua kegagalanku .... kita masih memiliki banyak tugas yang harus kita selesaikan...."
Naruto: "......." (ia tersenyum)
Juugo: "Apa yang kau lakukan..." (bertanya kepada Naruto)
Naruto: "Ayahku menyelamatkan semua pasukan dan mengeluarkan mereka keluar dari penghalang...."
Sasuke: "Hanya dengan jutsu itu....."
(Sasuke teringat saat Minato bilang "Aku tak bisa men-teleportasikecuali aku atau chakraku bertindak sebagai perantaranya.")
Sasuke: "Lalu bagaimana...?"
Naruto: (menjelaskan) "Sebelum ini terjadi, aku sudah membagi chakraku dan Chakra Kurama dengan semua orang. Lalu chakraku dan chakra ayahku... membaur dan... seperti tersalur..."
Minato: (memotong penjelasan Naruto yang tidak jelas) "Dan menjadi perantara..."
Naruto: "Ya, itu maksudku! Seperti... terhubung secara tak langsung lah! Intinya kami melakukannya dengan chakra Kurama, ayahku dan milikku!"
(Tobirama, menjelaskan)
Tobirama: "Prinsipnya sama dengan Kagebunshin. Meskipun chakramu terbagi, selama kau meninggalkan jejal pada mereka, saat tubuh utama mencoba untuk memanipulasi chakra lagi, chakra yang terbagi tersebut juga akan bergerak mengikutinya"
Tobirama: "Singkatnya, Naruto membiarkan chakranya terhubung dengan Chakra Yondaime... Dan juga menghubungkan chakranya ke seluruh aliansi. Tambahkan kalau ada penjelasanku yang kurang, Naruto."
Naruto: (muka bloon) "Eh? Seperti itukah cara kerjanya? (Admin: Ngakak!) Ah.. terserah lah... Wow, Nindaime kau benar-benar tahu banyak tentang Kagebunshin-ku!"
Tobirama: "Itu taknik-ku! Akulah yang menciptakannya!(Admin ngakak lagi. Wkwkwk)
Minato: "...."
Minato: "Oke.. Ini patut dicoba... Tanpa kakuatan Kyuubi, bukan... tepatnya kekuatan Kurama, tak ada yang bisa kita lakukan"
Naruto: "Baikalah, kalau begitu, ayo kita lakukan ini berepmat!!"
Yin Kurama: "Berempat? Manusia menganggap kita sebagai sesamanya... Anak ini pasti sudah salah didik. Kukuku"
Minato: "Naruto..."
Naruto: "..."
Minato: "Aku benar-benar ingin mengobrol denganmu... labih lama lagi."
Naruto: (menjawab dengan tegas) "Laki-laki tidak membuang waktu untuk mengobrol!" Kita sudah melakukannya cukup melalui pandangan! Lagi pula aku sudah... Mendapat kesempatan untuk bertemu dengan chakra ibu..."
(Minato teringat saat ia bersama Kushina sekarat, saat Kuashina juga berkata ingin lebih banyak lagi mengobrol dengan Naruto)
Naruto: "Kau sama dengan ibu! Aku sudah mengerti semua itu! Semua yang ingin kalian katakan padaku!!"
merasa tersampaikan...dan terhubung!
Bersambung ke Alur Cerita Naruto 645 minggu depan..
[Sebuah kepalan tangan pertama antara Ayah dan Anak]
Scene awal dibuka dengan Minato dan Naruto yang menggabungkan kedua kepalan tangan mereka masing masing, begitu pula dengan ke2 Kurama yang berada dalam tubuh mereka yang tampaknya akan bergabung.
Tampak chakra ke2 kurama telah bergabung.
Kurama: "Aku tahu itu, karena chakra nya, benar-benar menghemat tenaga kita ...."
Kurama Hitam: "baik, kita awalnya adalah saru. Selain itu ... mereka juga adalah seorang ayah dan anak ...."
Obito: "......!!!" (tampak melihat dengan sorot mata tajam)
Shinobi Aliansi: "Dia berencana membawa kita semua keluar dengan semua bola bijuu yang ada di dalam penghalang ...."
Shinobi Aliansi 2: "apa yang harus kita lakukan ..."
[Sementara itu ditempat tim 10, tampak Shikamaru yang sedang menganalisa]
Sementara itu Shikamaru terus berfikir, mengumpulkan data mengenai kekuatan Juubito dalam pikirannya)
Shikamaru: "Penghalang yang dibuat Para ET Hokage sebelumnya berhasil mencegah Bom Bijuu Juubi, melihat warna dari kurungan ini.... bisa diamsukan kurungan ini setara dengan yang di buat para Hokage sebelumnya...." (dalam batin shikamaru)
(Ino dan Chouji berdiri di belakang Shikamaru, sementara Shikamaru jongkok sambil terus berfikir)
Shikamaru: "Kita sekarang tidak punya kekuatan untuk menghancurkan kurungan ini!!! Itu artinya..."
Shikamaru: "Sial!! aku tak punya cara lagi, ayah...." (batinnya)
[Scene Kembali ke tempat Naruto & Minato yang masih berkonsentrasi di kepalan tangannya]
Sasuke: "Bagaimana selanjutnya, Naruto?"
Naruto: "Untuk sekarang... Biarkan aku berkonsentrasi dahulu..."
Terlihat Minato menoleh Naruto "........."
[Dalam Flashback Minato
Terlihat Minato membayangkan saat Naruto memberitahukan rencana padanya, saat itu Naruto berkata, "Akan kujelaskan rencanaku bersama Kurama", lalu Minato menjawabnya "Ceritakan apa yang harus dilakukan...". Naruto pun menjelaskan. **Dan scene di skip, " aku mengerti, lanjutkan..." ucap minato saat itu
Minato: "Kau sudah bertemu dengannya kan, Khushina?" (tampak Minato terlihat bangga pada Naruto)
Minato: "Naruto kita... kau benar-benar sudah tumbuh... Maafkan aku, Naruto. Aku hanya bisa membayangkan betapa sulitnya untuk menanggung itu semua. "
Naruto: "Satu-satunya yang sulit untuk kujalani yaitu bagaimana nanti kedepannya, yah..."
[Tiba-tiba terjadi sesuatu pada semua ninja aliansi]
Shinobi Aliansi: "!!??"
Gai/Tenten: "!!??"
Lee: "Ini... Chakra.... (tampak lee merasakan sesuatu)
Sakura: "Kukira ini sudah hilang?"
[Tampaknya semua shinobi mendapatkan Chakra Kyuubi kembali]
Katsuyu: "Aku sudah menyadarinya saat aku sembuhkan semua orang... Chakra Kyuubi sebelumnya hanya berkurang jumlahnya dengan kata lain belum pernah hilang"
Chouji: "Baguss...!!!! Yang sekarang lebih banyak dan kuat dari sebelumnya!!"
[Terlihat Juugo maju untuk menyerang]
Bee: "Yo.. Hacchan, aku tahu kau juga merasakan ini... Ini adalh Kyuubi gelap dan terang.." (seperti biasa dengan gaya rapnya)
Hachibi: "Ini bukan hanya Kyuubi..."
Shikamaru: "Apa kau berencana melindungi kami dari serangan itu dengan chakra ini Naruto?"
(Juugo sampai di dekat Sasuke)
Sasuke: "Juugo..."
Juugo: "Sasuke... Benda tu semakin membesar, kita harus keluar dari penghalang ini! Gunakan Summoning Jutsu..."
Sasuke: "Itulah rencanaku, untuk membawamu dan Naruto."
Naruto: "Oh iya, aku belum pernah memberi kalian Chakra-ku! Kemarilah aku akan memberinya!" (Naruto bertanya kepada mereka berdua)
Sasuke: "Apa bisa kita melewati penghalang ini hanya dengan Chakra?"
Naruto: "Berikan saja tangan kalian padaku....!!!!!"
[Ditempat Hashirama]
Hashirama: "Jadi dia membagikan chakranya dengan semua pasukan aliansi....??" "Itu adalah jumlah chakra yang sangat mengagumkan, sangat mengagumkan...." (Bukan, mereka ternyata menggunakan chakra Kyuubi juga, sesuatu kaliber yang menyedihkan tidak akan mampu menahan empat bom bijuu itu)
[Terlihat bunga bangkai Obito mengeluarkan 4 Bola Bijuu ]
Shinobi Aliansi: "....!!!!"
Madara&Hashirama: "....!"
Naruto & Minato: "......!!!"
[Kemudian Bunga bangkai itu terlihat semakin membesar dan mengeluarkan sebuah kepulan asap diatasnya, dan ternyata itu adalah Obito yang keluar dari dalamnya]
Obito: "Itu....." (ia tampak bingung)
[Ditempat Shinobi Aliansi tampaknya mereka mendapatkan Chakra Kurama lagi]
Shinobi Aliansi: "apa yang terjadi...."
Choji: "Sepertinya kita diselamatkan oleh chakra ini lagi....." (tubuh mereka telah bermandikan chakra Kurama)
Shikamaru: "tidak, lihatlah dengan teliti...."
Ino: "Choji, lihat.... Kita berada....Kita telah berada diluar penghalang...."
[Di tempat tim 8, terlihat telah menancap kunai Hiraishin minato di tanah]
Shino: "Ini adalah sunshin no jutsu...."
Kiba: "Sialah kau naruto, ia bahkan dapat melakukan yang seperti ini sekarang..." (Sepertinya Kiba iri :v)
Hinata: "Ini bukan chakra Naruto-kun saja..."
Sementara itu Hachibi terlihat berbicara di dalam tubuh Bee
Hachibi: "Jadi....., Yondaime telah memindahkan semua orang menggunakan Hiraishin no Jutsu..."
[Ditempat Naruto CS]
Tobirama: "Yondaime, dengan ini kau telah menyelamatkan seluruh shinobi... bagus..."
Minato: "itu masih hanya sedikit yang bisa kulakukan dibandingkan dengan semua kegagalanku .... kita masih memiliki banyak tugas yang harus kita selesaikan...."
Naruto: "......." (ia tersenyum)
Juugo: "Apa yang kau lakukan..." (bertanya kepada Naruto)
Naruto: "Ayahku menyelamatkan semua pasukan dan mengeluarkan mereka keluar dari penghalang...."
Sasuke: "Hanya dengan jutsu itu....."
(Sasuke teringat saat Minato bilang "Aku tak bisa men-teleportasikecuali aku atau chakraku bertindak sebagai perantaranya.")
Sasuke: "Lalu bagaimana...?"
Naruto: (menjelaskan) "Sebelum ini terjadi, aku sudah membagi chakraku dan Chakra Kurama dengan semua orang. Lalu chakraku dan chakra ayahku... membaur dan... seperti tersalur..."
Minato: (memotong penjelasan Naruto yang tidak jelas) "Dan menjadi perantara..."
Naruto: "Ya, itu maksudku! Seperti... terhubung secara tak langsung lah! Intinya kami melakukannya dengan chakra Kurama, ayahku dan milikku!"
(Tobirama, menjelaskan)
Tobirama: "Prinsipnya sama dengan Kagebunshin. Meskipun chakramu terbagi, selama kau meninggalkan jejal pada mereka, saat tubuh utama mencoba untuk memanipulasi chakra lagi, chakra yang terbagi tersebut juga akan bergerak mengikutinya"
Tobirama: "Singkatnya, Naruto membiarkan chakranya terhubung dengan Chakra Yondaime... Dan juga menghubungkan chakranya ke seluruh aliansi. Tambahkan kalau ada penjelasanku yang kurang, Naruto."
Naruto: (muka bloon) "Eh? Seperti itukah cara kerjanya? (Admin: Ngakak!) Ah.. terserah lah... Wow, Nindaime kau benar-benar tahu banyak tentang Kagebunshin-ku!"
Tobirama: "Itu taknik-ku! Akulah yang menciptakannya!(Admin ngakak lagi. Wkwkwk)
Minato: "...."
Minato: "Oke.. Ini patut dicoba... Tanpa kakuatan Kyuubi, bukan... tepatnya kekuatan Kurama, tak ada yang bisa kita lakukan"
Naruto: "Baikalah, kalau begitu, ayo kita lakukan ini berepmat!!"
Yin Kurama: "Berempat? Manusia menganggap kita sebagai sesamanya... Anak ini pasti sudah salah didik. Kukuku"
Minato: "Naruto..."
Naruto: "..."
Minato: "Aku benar-benar ingin mengobrol denganmu... labih lama lagi."
Naruto: (menjawab dengan tegas) "Laki-laki tidak membuang waktu untuk mengobrol!" Kita sudah melakukannya cukup melalui pandangan! Lagi pula aku sudah... Mendapat kesempatan untuk bertemu dengan chakra ibu..."
(Minato teringat saat ia bersama Kushina sekarat, saat Kuashina juga berkata ingin lebih banyak lagi mengobrol dengan Naruto)
Naruto: "Kau sama dengan ibu! Aku sudah mengerti semua itu! Semua yang ingin kalian katakan padaku!!"
merasa tersampaikan...dan terhubung!
Bersambung ke Alur Cerita Naruto 645 minggu depan..
9.8.13
Cerita Naruto Chapter 642
MENOROBOS
Gamakichi: Apa kau mengenainya?
Naruto: Yeah! *dengan nada yang senang.
[Sementara itu, bola-bola hitam yang berada di sekeliling Tobirama dan Minato berterbangan dan kembali ke Obito yang terbakar oleh Amaterasu]
Tobirama: Kita mengenainya sebelum dia bisa melindungi dirinya sendiri, tadi seharusnya berhasil...
[Setelah bola-bola hitam tersebut kembali ke Obito, Obito mengibaskan Ekor Chakranya untuk menghilangkan Amaterasu, membuat Minato, Tobirama, Naruto dan Sasuke terkagetkan]
[Obito tidak terluka sama sekali, setelah Amaterasu menjauh dari tubuhnya, dia melayang keatas]
Tobirama: Ternyata tidak berhasil...
Minato: Kita tidak bisa menyentuh bola yang bisa berubah bentuk itu... tapi malah tidak berhasil walaupun kita mengenainya... Serangan dan pertahanannya sama-sama cepat...
[Sasuke dan Naruto berlari ke arah Tobirama dan Minato]
Sasuke: Dia kuat...
Naruto: Dia lebih sempurna dari bagaimana aku membayangkan diriku dalam mimpiku sendiri...
[Sasuke dan Naruto sampai di tempat Tobirama dan Minato]
Minato: Sepertinya dia sudah mendapatkan kekuatan dari impiannya...
[Tobiarama merasa heran dan aneh]
Tobirama: Aneh sekali... seharusnya tanganmu beregenerasi kembali... jika dia hanya memotong satu tangan saja...
[Semuanya terdiam sejenak]
[Obito yang berada di udara melayang,berbicara kepada mereka berempat]
Obito: Sekarang aku memiliki semua kekuatan dari nenek moyang shinobi... kau tidak bisa menilaiku dengan standar yang biasa...
[Tobirama terdiam dan berpikir]
Tobirama: Apakah yang kau maksud...
dari teknikmu itu...
Minato: Apa maksudnya itu?
Tobirama: Yondaime, hati-hatilah...
jangan sampai terluka serius...
walaupun tubuhmu itu Edo Tensei... mungkin dia menggunakan teknik berbasis Yin-Yang... yang mengubah semua ninjutsu menjadi tidak
berguna.. dengan kata lain, jika dia mengenai tubuh Edo Tenseimu.. kau tidak bisa beregenerasi... dan kau akan mati...
[Semuanya terdiam dan panik]
Tobirama: Tangan kananmu
kemungkinan tidak akan bisa
beregenerasi...
Minato: Kita harus lebih berhati-hati kalau begitu...
[Tiba-tiba Naruto menyela
pembicaraan kedua Hokage tersebut]
Naruto: Oy Sasuke...
Sasuke: Apa?
Naruto: Kita harus bertarung
masing-masing... kau masih kuat?
Sasuke: Jangan meremehkan Uchiha..
[Naruto langsung mengaktifkan
Kurama Mode]
Naruto: Okelah kalau begitu!! Aku
akan berubah menjadi Kurama Mode dan menjadi Bijuu!!!
[Tetapi malah tidak berhasi, Naruto berubah menjadi Normal... Sasuke, Minato dan Tobirama merasa kecewa]
Naruto: UUUHHHHH... -__-
Tobirama: Jangan memperburuk
keadaan... -__- kalian ayah dan anak terkadang bisa menjadi aneh dan bodoh... bahkan orang itupun
terkejut...
[Tobirama memarahi Minato dan
Naruto]
Minato: Maaf...
[Naruto dan Kurama berbincang-binc ang di dalam tubuh Naruto]
Naruto: Kurama, berikan aku chakra lagi...
Kurama: Hindari berubah menjadi
Bijuu Mode... Jika kau ingin berubah menjadi Bijuu Mode, kau harus
menggunakan Normal Mode agak
lama lagi...
[Sementara itu, Gamakichi memulai serangan pembuka lagi]
Gamakichi: Mizuame Teppou!
[Gamakichi menyemprotkan laser air yang besar, namun dengan mudah diterpal Obito menggunakan Chakra Weaponnya]
Tobirama: Katak dari Gunung
Myoboku?
Naruto: Gamakichi? Apa yang kau
lakukan? kita harus menyerang
menggunakan pengalihan atau
kombinasi...!!
Gamakichi: Maaf, tapi waktu
kuchiyose sudah hampir habis..
setidaknya aku ingin melakukan
sesuatu sebelum aku pergi...
Naruto: Aku hargai semangatmu...
beristirahatlah...
Gamakichi: Maaf..
[Gamakichi hilang dan kembali ke
gunung Myoboku karena waktu
Kuchiyosenya sudah habis]
[Setelah Gamakichi pergi, Naruto dan Tobirama menyadari sesuatu setelah melihat keadaan Obito yang sudah menerpal laser Air Gamakichi]
Tobirama: Hmm? (Ini...)
Obito: ....
[Terlihat Chakra Weapon masih
menempel dengan serangan air
Gamakichi]
Minato: Obito!!! Bukankah kau ingin menjadi Hokage? Kenapa kau
melakukan ini?!!!
[Minato coba meyakinkan Obito sekali lagi]
[Naruto sudah menyiapkan sesuatu,
seperti chakra yang terisi kembali]
Naruto: (Sekarang!!)
[Sementara itu, Obito membalas
perkataan Minato]
Obito: Apa kau mencoba mengkuliahi
aku sekarang? Bukan kah ini sedikit terlambat sensei? Kau selalu
terlambat ketika saat yang
penting... "Apa yang Minato-sensei sedang lakukan? Apa yang Yellow
Flash sedang lakukan..." aku berkata seperti itu...
[Obito mengingat kembali flashback ketika Rin dan Kakashi disergap ninj Kirigakure]
Obito: Aku senang bahwa guruku
pernah menjadi Hokage... itu
membuatku menyerah untuk menjadi Hokage...
[Minato mengingat flashbacknya
ketika berhadapan dengan Tobi yakni Obito bertopeng]
Minato dalam flashbacknya: Tidak
penting siapa dirimu, tapi.. kenapa kau menyerang Konoha?
Tobi dalam Flashback Minato: Kau
bisa bilang ini sebuah asal-asalan
atau sebuah projek... ini untuk
perang dan juga untuk
peradamaian...
[Minato menyadari sesuatu]
Minato: (Jika saja aku menyadari itu adalah Obito... aku bisa
mengentikannya saat itu juga... dan mungkin... Kushina tidak akan
mati... dan juga Naruto tidak
menjadi Jinchuuriki Kyuubi... jika
saja, aku menyadari itu Obito...
dunia Shinobi tidak akan seperti ini sekarang...)
Obito: Kau tidak menyadari itu adalah diriku walaupun kau adalah guruku...
pada akhirnya, kau tidak begitu
hebat... aku kasihan padamu... kau
mati sebagai pahlawan dan sekarang
kau memperlihatkan kepada anakmu betapa memalukannya hidupmu...ya... Hokage terlihat payah
dibandingkan dengan diriku yang
sekarang...
[Naruto terlihat kesal namun dia
tetap berkepala dingin]
Tobirama: (Dia tidak hanya bodoh...dia menyadari...)
[Naruto mengeluarkan rasengan dan membalas perkataan Obito]
Naruto: Jangan mengejek Hokage
hanya karena kau tidak bisa menjadi salah satunya...
[Minato dan Sasuke terkaget,
Tobirama langsung memegang
punggunngnya]
Naruto: Dan lebih penting lagi...
[Tobirama dan Naruto muncul
dibelakang Obito]
Naruto: Jangan mengejek ayahku
yang menjadi HOKAGE!!!
[Naruto menyerang Obito dengan
Rasengan ke punggungnya]
[Serangan Naruto berhasil melukai Obito, membuat Sasuke dan Minato kembali terkejut]
[Rasengan terus berputar di
punggungnya dan mengeluarkan
darah]
Sasuke: (Berhasil?) Bagaimana?
[Minato hanya bisa tercengang]
Tobirama: (Sepertinya kita memang mengenainya... walaupun Ninjutsu tidak berguna...)
[Ternyata Naruto mengaktifkan
Sennin Mode untuk menyerang Obito]
Naruto: (Sepertinya serangan
Senjutsu berhasil...)
Tobirama: (Serangan senjutsu yang dikeluarkan oleh Katak tadi tidak
hilang...)
Naruto: DASAR KAMPRET!!!
[Obito terpental ke tanah dan
mengakibatkan ledakan yang besar ketika menghantam tanah]
Minato: (Dia bisa menggunakan
senjutsu yang sama dengan Jiraiya-sensei...)
[Tiba-tiba seseorang dari dalam
tubuh Minato berbicara]
Suara seseorang dari dalam tubuh
Minato: (Dia menjadi anak nakal yang baik yang sangat mencintai orang tuanya... Minato...
[Minato kaget]
Suara seseorang dari dalam tubuh
Minato: (Dia bahkan bisa membujuk bagian diriku yang lain...)
[Terlihat sebuah bayangan mirip
Kurama]
Tag: Bayangan itu adalah???
Bersambung......
Sumber teman fb
Gamakichi: Apa kau mengenainya?
Naruto: Yeah! *dengan nada yang senang.
[Sementara itu, bola-bola hitam yang berada di sekeliling Tobirama dan Minato berterbangan dan kembali ke Obito yang terbakar oleh Amaterasu]
Tobirama: Kita mengenainya sebelum dia bisa melindungi dirinya sendiri, tadi seharusnya berhasil...
[Setelah bola-bola hitam tersebut kembali ke Obito, Obito mengibaskan Ekor Chakranya untuk menghilangkan Amaterasu, membuat Minato, Tobirama, Naruto dan Sasuke terkagetkan]
[Obito tidak terluka sama sekali, setelah Amaterasu menjauh dari tubuhnya, dia melayang keatas]
Tobirama: Ternyata tidak berhasil...
Minato: Kita tidak bisa menyentuh bola yang bisa berubah bentuk itu... tapi malah tidak berhasil walaupun kita mengenainya... Serangan dan pertahanannya sama-sama cepat...
[Sasuke dan Naruto berlari ke arah Tobirama dan Minato]
Sasuke: Dia kuat...
Naruto: Dia lebih sempurna dari bagaimana aku membayangkan diriku dalam mimpiku sendiri...
[Sasuke dan Naruto sampai di tempat Tobirama dan Minato]
Minato: Sepertinya dia sudah mendapatkan kekuatan dari impiannya...
[Tobiarama merasa heran dan aneh]
Tobirama: Aneh sekali... seharusnya tanganmu beregenerasi kembali... jika dia hanya memotong satu tangan saja...
[Semuanya terdiam sejenak]
[Obito yang berada di udara melayang,berbicara kepada mereka berempat]
Obito: Sekarang aku memiliki semua kekuatan dari nenek moyang shinobi... kau tidak bisa menilaiku dengan standar yang biasa...
[Tobirama terdiam dan berpikir]
Tobirama: Apakah yang kau maksud...
dari teknikmu itu...
Minato: Apa maksudnya itu?
Tobirama: Yondaime, hati-hatilah...
jangan sampai terluka serius...
walaupun tubuhmu itu Edo Tensei... mungkin dia menggunakan teknik berbasis Yin-Yang... yang mengubah semua ninjutsu menjadi tidak
berguna.. dengan kata lain, jika dia mengenai tubuh Edo Tenseimu.. kau tidak bisa beregenerasi... dan kau akan mati...
[Semuanya terdiam dan panik]
Tobirama: Tangan kananmu
kemungkinan tidak akan bisa
beregenerasi...
Minato: Kita harus lebih berhati-hati kalau begitu...
[Tiba-tiba Naruto menyela
pembicaraan kedua Hokage tersebut]
Naruto: Oy Sasuke...
Sasuke: Apa?
Naruto: Kita harus bertarung
masing-masing... kau masih kuat?
Sasuke: Jangan meremehkan Uchiha..
[Naruto langsung mengaktifkan
Kurama Mode]
Naruto: Okelah kalau begitu!! Aku
akan berubah menjadi Kurama Mode dan menjadi Bijuu!!!
[Tetapi malah tidak berhasi, Naruto berubah menjadi Normal... Sasuke, Minato dan Tobirama merasa kecewa]
Naruto: UUUHHHHH... -__-
Tobirama: Jangan memperburuk
keadaan... -__- kalian ayah dan anak terkadang bisa menjadi aneh dan bodoh... bahkan orang itupun
terkejut...
[Tobirama memarahi Minato dan
Naruto]
Minato: Maaf...
[Naruto dan Kurama berbincang-binc ang di dalam tubuh Naruto]
Naruto: Kurama, berikan aku chakra lagi...
Kurama: Hindari berubah menjadi
Bijuu Mode... Jika kau ingin berubah menjadi Bijuu Mode, kau harus
menggunakan Normal Mode agak
lama lagi...
[Sementara itu, Gamakichi memulai serangan pembuka lagi]
Gamakichi: Mizuame Teppou!
[Gamakichi menyemprotkan laser air yang besar, namun dengan mudah diterpal Obito menggunakan Chakra Weaponnya]
Tobirama: Katak dari Gunung
Myoboku?
Naruto: Gamakichi? Apa yang kau
lakukan? kita harus menyerang
menggunakan pengalihan atau
kombinasi...!!
Gamakichi: Maaf, tapi waktu
kuchiyose sudah hampir habis..
setidaknya aku ingin melakukan
sesuatu sebelum aku pergi...
Naruto: Aku hargai semangatmu...
beristirahatlah...
Gamakichi: Maaf..
[Gamakichi hilang dan kembali ke
gunung Myoboku karena waktu
Kuchiyosenya sudah habis]
[Setelah Gamakichi pergi, Naruto dan Tobirama menyadari sesuatu setelah melihat keadaan Obito yang sudah menerpal laser Air Gamakichi]
Tobirama: Hmm? (Ini...)
Obito: ....
[Terlihat Chakra Weapon masih
menempel dengan serangan air
Gamakichi]
Minato: Obito!!! Bukankah kau ingin menjadi Hokage? Kenapa kau
melakukan ini?!!!
[Minato coba meyakinkan Obito sekali lagi]
[Naruto sudah menyiapkan sesuatu,
seperti chakra yang terisi kembali]
Naruto: (Sekarang!!)
[Sementara itu, Obito membalas
perkataan Minato]
Obito: Apa kau mencoba mengkuliahi
aku sekarang? Bukan kah ini sedikit terlambat sensei? Kau selalu
terlambat ketika saat yang
penting... "Apa yang Minato-sensei sedang lakukan? Apa yang Yellow
Flash sedang lakukan..." aku berkata seperti itu...
[Obito mengingat kembali flashback ketika Rin dan Kakashi disergap ninj Kirigakure]
Obito: Aku senang bahwa guruku
pernah menjadi Hokage... itu
membuatku menyerah untuk menjadi Hokage...
[Minato mengingat flashbacknya
ketika berhadapan dengan Tobi yakni Obito bertopeng]
Minato dalam flashbacknya: Tidak
penting siapa dirimu, tapi.. kenapa kau menyerang Konoha?
Tobi dalam Flashback Minato: Kau
bisa bilang ini sebuah asal-asalan
atau sebuah projek... ini untuk
perang dan juga untuk
peradamaian...
[Minato menyadari sesuatu]
Minato: (Jika saja aku menyadari itu adalah Obito... aku bisa
mengentikannya saat itu juga... dan mungkin... Kushina tidak akan
mati... dan juga Naruto tidak
menjadi Jinchuuriki Kyuubi... jika
saja, aku menyadari itu Obito...
dunia Shinobi tidak akan seperti ini sekarang...)
Obito: Kau tidak menyadari itu adalah diriku walaupun kau adalah guruku...
pada akhirnya, kau tidak begitu
hebat... aku kasihan padamu... kau
mati sebagai pahlawan dan sekarang
kau memperlihatkan kepada anakmu betapa memalukannya hidupmu...ya... Hokage terlihat payah
dibandingkan dengan diriku yang
sekarang...
[Naruto terlihat kesal namun dia
tetap berkepala dingin]
Tobirama: (Dia tidak hanya bodoh...dia menyadari...)
[Naruto mengeluarkan rasengan dan membalas perkataan Obito]
Naruto: Jangan mengejek Hokage
hanya karena kau tidak bisa menjadi salah satunya...
[Minato dan Sasuke terkaget,
Tobirama langsung memegang
punggunngnya]
Naruto: Dan lebih penting lagi...
[Tobirama dan Naruto muncul
dibelakang Obito]
Naruto: Jangan mengejek ayahku
yang menjadi HOKAGE!!!
[Naruto menyerang Obito dengan
Rasengan ke punggungnya]
[Serangan Naruto berhasil melukai Obito, membuat Sasuke dan Minato kembali terkejut]
[Rasengan terus berputar di
punggungnya dan mengeluarkan
darah]
Sasuke: (Berhasil?) Bagaimana?
[Minato hanya bisa tercengang]
Tobirama: (Sepertinya kita memang mengenainya... walaupun Ninjutsu tidak berguna...)
[Ternyata Naruto mengaktifkan
Sennin Mode untuk menyerang Obito]
Naruto: (Sepertinya serangan
Senjutsu berhasil...)
Tobirama: (Serangan senjutsu yang dikeluarkan oleh Katak tadi tidak
hilang...)
Naruto: DASAR KAMPRET!!!
[Obito terpental ke tanah dan
mengakibatkan ledakan yang besar ketika menghantam tanah]
Minato: (Dia bisa menggunakan
senjutsu yang sama dengan Jiraiya-sensei...)
[Tiba-tiba seseorang dari dalam
tubuh Minato berbicara]
Suara seseorang dari dalam tubuh
Minato: (Dia menjadi anak nakal yang baik yang sangat mencintai orang tuanya... Minato...
[Minato kaget]
Suara seseorang dari dalam tubuh
Minato: (Dia bahkan bisa membujuk bagian diriku yang lain...)
[Terlihat sebuah bayangan mirip
Kurama]
Tag: Bayangan itu adalah???
Bersambung......
Sumber teman fb
31.7.13
Cerita Naruto Chapter 641
KAU ADALAH BINTANG UTAMA
Bola yang dibuat oleh Tobi, akan segera meledak, tinggal dalam hitungan detik]
[Sasuke, Minato dan Naruto merasa panik]
Minato: (Aku hanya perlu membawa ini bersamaku...)
[Sesaat bola itu hampir meledak, Sasuke sudah bersiap dengan Susanoo untuk melindungi Naruto dan dirinya]
[Tapi, Tobirama datang menolong mereka dengan memegang bola tersebut, lalu melakukan Hiraishin menuju Obito]
[Dengan cepat, Tobirama sudah berada disamping Obito dengan memegang bola tadi]
Tobirama: Aku kembalikan ini padamu...
[Tak lama, bola tersebut meledak bersama Tobirama dan Obito]
[Setelah ledakan, tiba-tiba Tobirama muncul dibelakang Minato, Sasuke dan Naruto]
Tobirama: Jangan khawatir, itu adalah bunshinku... terakhir kali aku menyentuhnya... aku membuat tanda pada tubuhnya...
Naruto: Wow! Kau bisa meniru ayahku... orang tua yang mirip dengan Hokage kedua!
Tobirama: Adanya juga ayahmu yang meniruku... dan kau harusnya panggil aku Hokage kedua saja, dengan sopan juga...
[Disamping itu, Madara dan Hashirama masih bertarung, Susanoo Complete dengan Mokuton Naga sedang berhadapan satu sama lain]
Hashirama: Jangan halangi aku Madara!
Madara: Tidak ada waktu lagi... dengan keadaan seperti ini, ini satu-satunya yang bbisa aku lakukan...
Hashirama: ?
Madara: Aku akan menahanmu agak lama...
[Para shinobi aliansi terkesima dan kagum serta panik melihat pertarungan Madara dan Hashirama yang menggunakan Jutsu terbaik mereka]
[Para clone Juubi yang ada, terpental jauh ke udara]
Shinobi aliansi Kumogakure: Wow!
Shinobi aliansi Sunagakure: Pertarungan dengan level yang baru..
Shinobi aliansi Konohagakure 1: Jadi seperti ini ketika nenek moyang kita bertarung...
Shinobi alinasi Konohagakure 2: Benar sekali, jika kita ikut campur... kita bisa mati...
[Disamping itu, Shikamaru tetap memberikan komunikasi serta arahan kepada seluruh aliansi Shinobi]
Shikamaru kepada seluruh Shinobi aliansi: Tidak peduli seberapa kecil kemampuan kalian, itu masih bisa kalian perlukan... kita mungkin tidak berguna, tapi suatu saat kita bisa membuat kita berguna juga...
Kiba: Shikamaru?
Shikamaru kepada seluruh Shinobi aliansi: Tetap waspada, jangan sampai hilang pengawasan... jika waktunya tiba, walaupun dengan sedikit kekuatan kita, kita bisa merubah masa depan dunia ini... kita harus selalu fokus dan jangan biarkan momen itu pergi begitu saja...
Temari: (Shikamaru, kau bisa menjadi Hokage yang bagus... yang bisa membuat hati seseorang berubah, itu adalah kondisi dasar untuk menjadi seorang kage...)
[Kembali ke pertarungan Minato, Sasuke, Tobirama dan Naruto yang melawan Obito]
[Obito selamat dari ledakan dengan melindungi dirinya di dalam sebuah bola berwarna hitam]
[Dia keluar dari kawah ledakan bersama bola tersebut, sesaat demi sesaat bole itu membentuk sesuatu yang bisa dia gunakan untuk menyerang maupun bertahan]
Tobirama: Dia menahannya? cepat sekali... ini akan sulit untuk mengenainya...
Minato: Aku rasa aku harus membuat celah dengan Rasen Senkou Chourinbu Kousanshiki-ku...
Tobirama: Kau ini kadang-kadang lucu... aku bisa tertawa dengan nama jutsumu itu... tapi sekarang bukan waktunya untuk tertawa...
[Tidak mendengar pembicaraan Minato dan Tobirama, Naruto dan Sasuke memberontak dan menyerang Obito tanpa aba-aba]
Sasuke: Amaterasu!!
[Obito berhasil menahan amaterasu dengan benda hitam yang mengelilinginya]
Minato: Sasuke! Naruto! Biar aku yang membuka celah!
Sasuke: Aku yang akan melakukannya!
Naruto: Tidak, kita yang akan melakukan itu... kita tinggalkan bagian utamanya ke team ayah...
Obito: Aku merasakan kau memfokuskan chakramu ke mata kirimu... serangan tiba-tiba itu tidak berguna padaku...
[Melihat Sasuke dan Naruto pergi, Minato dihentikan oleh Tobirama ketika hendak menghentikan mereka]
Tobirama: Ayo.. Hokage keempat...
Minato: Umm.. ya... Menggunakan Hiraishin melalui clone itu sangat lambat...
Tobirama: Kita harus menggunakan *Hiraishin Mawashi* pada kita.. Tandai aku...
[Tobirama dan Minato saling bertukar tanda Hiraishin, Naruto dan Sasuke terus maju ke Obito]
Sasuke: Naruto, aku akan menyesuaikan persentasi chakramu dengan Sharinganku...
Naruto: Orang ini tidak mau kalah!!!
[Tobirama dan Minato selesai bertukar tanda]
Minato: Ya... dengan tubuh ini... aku tidak peduli...
[Naruto dan Sasuke menyerang dengan jutsunya Masing-masing]
Naruto: Fuuton: Rasen Shuriken
Sasuke: Enton: Kagutsuchi
[Sasuke menggunakan Mangekyounya untuk mengendalikan amaterasu, lalu Amaterasu bergabung dengan Rasenshuriken, menjadi Rasenshuriken berlapiskan Amaterasu]
[Tobirama muncul dengan tiba-tiba di belakang Obito]
Obito: Dari depan dan belakang?
[Tapi disaat hampir mengenai Obito, Minato menghalangi serangan Sasuke dan Naruto]
[Minato terkena serangan mereka berdua, namun dia merencanakan sesuatu]
Minato: (Kau lah bintang utamanya)
Tobirama: (Dia terkecoh...)
Tobirama+Minato: Hiraishin Goshun Mawashi No Jutsu!!
[Tobirama dan Minato bersama-sama melakukan sebuah Jutsu]
[Jutsu tersebut membuat Obito bertukar tempat dengan Minato, Obito yang terkena oleh serangan Sasuke dan Minato dan sedangkan Minato berada di tempat Obito berdiri sebelumnya]
Minato: Aka Shakuton: Kourin Shippu... Teruskanlah!!!
Naruto: YYYYEEEEEAAAAAAAHHHH!!!!!
[Obito terpental kebelakang sekaligus ditahan oleh Tobirama agar tidak bisa melakukan gerakan]
Obito: (Mereka bertukar tempat]
[Tobirama pergi meninggalkan Obito]
[Disisi lain, Sakura dan Hinata mengawasi pertarungan Sasuke dan Naruto melawan Obito]
Sakura: Hinata! Bagaimana Naruto dan Sasuke?
Hinata: Mereka berdua... tersenyum..
[Naruto dan Sasuke tersenyum karena serangannya berhasil]
~Melakukan tanpa keraguan~
Bola yang dibuat oleh Tobi, akan segera meledak, tinggal dalam hitungan detik]
[Sasuke, Minato dan Naruto merasa panik]
Minato: (Aku hanya perlu membawa ini bersamaku...)
[Sesaat bola itu hampir meledak, Sasuke sudah bersiap dengan Susanoo untuk melindungi Naruto dan dirinya]
[Tapi, Tobirama datang menolong mereka dengan memegang bola tersebut, lalu melakukan Hiraishin menuju Obito]
[Dengan cepat, Tobirama sudah berada disamping Obito dengan memegang bola tadi]
Tobirama: Aku kembalikan ini padamu...
[Tak lama, bola tersebut meledak bersama Tobirama dan Obito]
[Setelah ledakan, tiba-tiba Tobirama muncul dibelakang Minato, Sasuke dan Naruto]
Tobirama: Jangan khawatir, itu adalah bunshinku... terakhir kali aku menyentuhnya... aku membuat tanda pada tubuhnya...
Naruto: Wow! Kau bisa meniru ayahku... orang tua yang mirip dengan Hokage kedua!
Tobirama: Adanya juga ayahmu yang meniruku... dan kau harusnya panggil aku Hokage kedua saja, dengan sopan juga...
[Disamping itu, Madara dan Hashirama masih bertarung, Susanoo Complete dengan Mokuton Naga sedang berhadapan satu sama lain]
Hashirama: Jangan halangi aku Madara!
Madara: Tidak ada waktu lagi... dengan keadaan seperti ini, ini satu-satunya yang bbisa aku lakukan...
Hashirama: ?
Madara: Aku akan menahanmu agak lama...
[Para shinobi aliansi terkesima dan kagum serta panik melihat pertarungan Madara dan Hashirama yang menggunakan Jutsu terbaik mereka]
[Para clone Juubi yang ada, terpental jauh ke udara]
Shinobi aliansi Kumogakure: Wow!
Shinobi aliansi Sunagakure: Pertarungan dengan level yang baru..
Shinobi aliansi Konohagakure 1: Jadi seperti ini ketika nenek moyang kita bertarung...
Shinobi alinasi Konohagakure 2: Benar sekali, jika kita ikut campur... kita bisa mati...
[Disamping itu, Shikamaru tetap memberikan komunikasi serta arahan kepada seluruh aliansi Shinobi]
Shikamaru kepada seluruh Shinobi aliansi: Tidak peduli seberapa kecil kemampuan kalian, itu masih bisa kalian perlukan... kita mungkin tidak berguna, tapi suatu saat kita bisa membuat kita berguna juga...
Kiba: Shikamaru?
Shikamaru kepada seluruh Shinobi aliansi: Tetap waspada, jangan sampai hilang pengawasan... jika waktunya tiba, walaupun dengan sedikit kekuatan kita, kita bisa merubah masa depan dunia ini... kita harus selalu fokus dan jangan biarkan momen itu pergi begitu saja...
Temari: (Shikamaru, kau bisa menjadi Hokage yang bagus... yang bisa membuat hati seseorang berubah, itu adalah kondisi dasar untuk menjadi seorang kage...)
[Kembali ke pertarungan Minato, Sasuke, Tobirama dan Naruto yang melawan Obito]
[Obito selamat dari ledakan dengan melindungi dirinya di dalam sebuah bola berwarna hitam]
[Dia keluar dari kawah ledakan bersama bola tersebut, sesaat demi sesaat bole itu membentuk sesuatu yang bisa dia gunakan untuk menyerang maupun bertahan]
Tobirama: Dia menahannya? cepat sekali... ini akan sulit untuk mengenainya...
Minato: Aku rasa aku harus membuat celah dengan Rasen Senkou Chourinbu Kousanshiki-ku...
Tobirama: Kau ini kadang-kadang lucu... aku bisa tertawa dengan nama jutsumu itu... tapi sekarang bukan waktunya untuk tertawa...
[Tidak mendengar pembicaraan Minato dan Tobirama, Naruto dan Sasuke memberontak dan menyerang Obito tanpa aba-aba]
Sasuke: Amaterasu!!
[Obito berhasil menahan amaterasu dengan benda hitam yang mengelilinginya]
Minato: Sasuke! Naruto! Biar aku yang membuka celah!
Sasuke: Aku yang akan melakukannya!
Naruto: Tidak, kita yang akan melakukan itu... kita tinggalkan bagian utamanya ke team ayah...
Obito: Aku merasakan kau memfokuskan chakramu ke mata kirimu... serangan tiba-tiba itu tidak berguna padaku...
[Melihat Sasuke dan Naruto pergi, Minato dihentikan oleh Tobirama ketika hendak menghentikan mereka]
Tobirama: Ayo.. Hokage keempat...
Minato: Umm.. ya... Menggunakan Hiraishin melalui clone itu sangat lambat...
Tobirama: Kita harus menggunakan *Hiraishin Mawashi* pada kita.. Tandai aku...
[Tobirama dan Minato saling bertukar tanda Hiraishin, Naruto dan Sasuke terus maju ke Obito]
Sasuke: Naruto, aku akan menyesuaikan persentasi chakramu dengan Sharinganku...
Naruto: Orang ini tidak mau kalah!!!
[Tobirama dan Minato selesai bertukar tanda]
Minato: Ya... dengan tubuh ini... aku tidak peduli...
[Naruto dan Sasuke menyerang dengan jutsunya Masing-masing]
Naruto: Fuuton: Rasen Shuriken
Sasuke: Enton: Kagutsuchi
[Sasuke menggunakan Mangekyounya untuk mengendalikan amaterasu, lalu Amaterasu bergabung dengan Rasenshuriken, menjadi Rasenshuriken berlapiskan Amaterasu]
[Tobirama muncul dengan tiba-tiba di belakang Obito]
Obito: Dari depan dan belakang?
[Tapi disaat hampir mengenai Obito, Minato menghalangi serangan Sasuke dan Naruto]
[Minato terkena serangan mereka berdua, namun dia merencanakan sesuatu]
Minato: (Kau lah bintang utamanya)
Tobirama: (Dia terkecoh...)
Tobirama+Minato: Hiraishin Goshun Mawashi No Jutsu!!
[Tobirama dan Minato bersama-sama melakukan sebuah Jutsu]
[Jutsu tersebut membuat Obito bertukar tempat dengan Minato, Obito yang terkena oleh serangan Sasuke dan Minato dan sedangkan Minato berada di tempat Obito berdiri sebelumnya]
Minato: Aka Shakuton: Kourin Shippu... Teruskanlah!!!
Naruto: YYYYEEEEEAAAAAAAHHHH!!!!!
[Obito terpental kebelakang sekaligus ditahan oleh Tobirama agar tidak bisa melakukan gerakan]
Obito: (Mereka bertukar tempat]
[Tobirama pergi meninggalkan Obito]
[Disisi lain, Sakura dan Hinata mengawasi pertarungan Sasuke dan Naruto melawan Obito]
Sakura: Hinata! Bagaimana Naruto dan Sasuke?
Hinata: Mereka berdua... tersenyum..
[Naruto dan Sasuke tersenyum karena serangannya berhasil]
~Melakukan tanpa keraguan~
18.7.13
Cerita Naruto Chapter 639
SERANGAN!!
`Terlihat separuh tubuh Hashirama dan Tobirama hancur terkena serangan Obito```
Naruto : "Apa...!!!" Naruto terkejut dengan kekuatan obito
Minato : *Cepat sekali* batinnya
Tobirama : Saru, Yondaime! Lompatlah!
Minato : !!
Sarutobi : Hah! *ini adalah peringatan dari Nidaime*..."batin Hiruzen
`Terlihat tubuh Obito telah ditempeli oleh kertas-kertas peledak.`
Tobirama : Kakak!
Hashirama : Iya!
~Hashirama langsung menggunakan jutsu Mokuton untuk mengunci tubuh Obito.~
Sarutobi : "Menjauhlah Minato!"
Minato : "Nidaime memang selalu cepat tanggap!" setelah memuji Nidaime ia bergegas menjauh dengan Hiraishin no Jutsu
Tobirama : "Aku perhitungkan ini belum cukup untuk membunuhmu. Aku telah menciptakan Edo Tensei dan, walaupun sekarang aku akan menggunakan dengan tubuhku sendiri....." ia tampak sudah mulai serius
Sarutobi : "Apa dia akan menggunakan itu?"
`Tampak Tobirama mengeluarkan sebuah Jutsu`
Tobirama : Gojou Kibakufuda!!
*selip ini akan mencipkatan selip yang lain, terus begitu hingga membentuk rantai ledakan*
Kertas-kertas peledak berhamburan datang menuju Obito, hingga akhirnya tercipta sebuah ledakan besar tepat di tempat Obito.
~Ditempat Naruto cs~
Naruto : Aku tak bisa melihat apa yang terjadi.
Minato : Jangan lengah, tetap waspada.
~Sementara itu di tempat pasukan aliansi shinobi~
Shinobi 1 : "Aku tak peduli walau itu Jinchuuriki Juubi atau apa, para Hokage sedang bertempur...."
Shinobi 2 : "Kita juga harus ke sana...!!!" mereka tampak semangat
Darui : Jangan ceroboh, kita…
Hashirama : "Semuanya, jangan mendekat!" hashirama memerintahkan para pasukan agar tidak mendekat
``Terlihat Obita masih baik-baik saja, taka da yang terluka sedikitpun dalam arti serangan tersebut tidak mempan`
Sarutobi : "Cepat sekali dan meskipun serangan itu harusnya bisa menjadikannya abu dalam sekejap.,,,," batin Hiruzen dan ia sesegera mengeluarkan Shuriken Jutsu
Shuriken Kagebunshin no Jutsu !!!!!!!!
~~Puluhan Shuriken Kagebunshin langsung menyerang ke arah Obito. Namun, dari punggung tangan Obito muncul cairan hitam, dalam sekejap Obito memotong shuriken-shuriken yang datang ke arahnya dengan cairan yang bisa dia ubah bentuknya sesukanya.``
Sarutobi : "Itu seperti Jinton milik Oonoki, tapi itu adalah cairan, dia bia mengubah bentuknya bila ingin menyerang ataupun bertahan, dan dia bisa melakukannya dengan mudah." dalam pikirannya
``Obito menyerang Sarutobi Hiruzen dengan begitu mudah menggunakan cairan itu, membuat bahu Hokage ketiga itu hancur dan di susul dengan kepalanya.''
Sarutobi : "Dia pasti mengkombinasikan empat perubahan chakra alam, ini melebihi Kekkei Genkai. Tapi.. pasti ada batas sejauh mana dia bisa mempertahankan bentuk itu."
Naruto : "Ayah, tak bisakah kau memindahkan Sandaime dengan jutus-mu?" Naruto meminta Ayahnya untuk membantu Hiruzen sarutobi
Minato : "Ini hanya bekerja pada sesuatu yang bisa aku sentuh, atau yang bisa dicapai chakraku."
Sasuke : "Berhenti merengek, Naruto… Para Kage hanyalah Edo Tensei. Mereka tahu mereka tidak bisa mati, karena itulah mereka sengaja mendekat pada musuh untuk menganalisa gerak dan kemampuan musuh. KAu seharusnya memperhatikan pertarungan itu daripada khawatir."
Minato : *Sasuke-ku.. dia pemuda yang berbakat* Walaupun butuh waktu bagi edo tensei untuk hidup kembali.
```Hogake ketiga telah dikalahkan, Obito menatap tajam pada Hokage ke-empat yang ada di sana.```
Minato : "Aku akan menghadapinya dan membuat celah."
Hashirama :" Kalau begitu, aku juga akan kesana!"
~~~Madara Muncul di depan Hokage Pertama.~~
Madara : "Aku sudah tak bisa menunggu lagi, Hashirama." tampaknya Madara segera ingin melawan hashirama
~~Obito melompat ke arah Minato, namun tiba-tiba tubuhnya mengembung. Dan dia terjatuh tergelepak di tanah.``
Naruto : Apa yang terjadi?
Minato : !!
Sasuke : !?
Minato : "Aku mengerti. Dia masih belum sepenuhnya menguasai Juubi. Kita harus memanfaatkan celah ini untuk mengalahkannya. Aku akan menyummon yang asli kesini."
``Minato mengeluarkan kunai-kunainya.``
Minato : "aku sudah lama tidak menggunakan Rasen Senkou Chourinbu Kousanshiki...."
Naruto : Gamakichi, dibawah mu!
Sebuah serangan tiba-tiba melesat dari arah bawah tanah.
Naruto : UWaaaaah!!
``Naruto terlempar.``
Minato : "Dia lewat bawah tanah hanya dengan torsonya...."
Obito melesat kea rah Naruto. Dan melancarkan sebuah serangan. Namun, Sasuke dengan tepat waktu menggunakan Susanoo-nya untuk melindungi Naruto. Dilain sisi, Minato juga terlempar karena kurang waspada.
Naruto : Sasuke…!! !?
Sasuke : "Bukan kau!! Aku akan menghapus masa lalu!!"
``Namun, tiba-tiba Obito bergerak dengan sangat cepat dan berhasil menggenggam wajah Naruto dan Sasuke. Tangan Obito sudah siap menghancurkan kepala dua pemuda itu.``
Minato ; "Ayolah, kumohon......." Hiraishin no Jutsu....!!!
[ Cepatlah Minato!! ]
Bersambung...........
`Terlihat separuh tubuh Hashirama dan Tobirama hancur terkena serangan Obito```
Naruto : "Apa...!!!" Naruto terkejut dengan kekuatan obito
Minato : *Cepat sekali* batinnya
Tobirama : Saru, Yondaime! Lompatlah!
Minato : !!
Sarutobi : Hah! *ini adalah peringatan dari Nidaime*..."batin Hiruzen
`Terlihat tubuh Obito telah ditempeli oleh kertas-kertas peledak.`
Tobirama : Kakak!
Hashirama : Iya!
~Hashirama langsung menggunakan jutsu Mokuton untuk mengunci tubuh Obito.~
Sarutobi : "Menjauhlah Minato!"
Minato : "Nidaime memang selalu cepat tanggap!" setelah memuji Nidaime ia bergegas menjauh dengan Hiraishin no Jutsu
Tobirama : "Aku perhitungkan ini belum cukup untuk membunuhmu. Aku telah menciptakan Edo Tensei dan, walaupun sekarang aku akan menggunakan dengan tubuhku sendiri....." ia tampak sudah mulai serius
Sarutobi : "Apa dia akan menggunakan itu?"
`Tampak Tobirama mengeluarkan sebuah Jutsu`
Tobirama : Gojou Kibakufuda!!
*selip ini akan mencipkatan selip yang lain, terus begitu hingga membentuk rantai ledakan*
Kertas-kertas peledak berhamburan datang menuju Obito, hingga akhirnya tercipta sebuah ledakan besar tepat di tempat Obito.
~Ditempat Naruto cs~
Naruto : Aku tak bisa melihat apa yang terjadi.
Minato : Jangan lengah, tetap waspada.
~Sementara itu di tempat pasukan aliansi shinobi~
Shinobi 1 : "Aku tak peduli walau itu Jinchuuriki Juubi atau apa, para Hokage sedang bertempur...."
Shinobi 2 : "Kita juga harus ke sana...!!!" mereka tampak semangat
Darui : Jangan ceroboh, kita…
Hashirama : "Semuanya, jangan mendekat!" hashirama memerintahkan para pasukan agar tidak mendekat
``Terlihat Obita masih baik-baik saja, taka da yang terluka sedikitpun dalam arti serangan tersebut tidak mempan`
Sarutobi : "Cepat sekali dan meskipun serangan itu harusnya bisa menjadikannya abu dalam sekejap.,,,," batin Hiruzen dan ia sesegera mengeluarkan Shuriken Jutsu
Shuriken Kagebunshin no Jutsu !!!!!!!!
~~Puluhan Shuriken Kagebunshin langsung menyerang ke arah Obito. Namun, dari punggung tangan Obito muncul cairan hitam, dalam sekejap Obito memotong shuriken-shuriken yang datang ke arahnya dengan cairan yang bisa dia ubah bentuknya sesukanya.``
Sarutobi : "Itu seperti Jinton milik Oonoki, tapi itu adalah cairan, dia bia mengubah bentuknya bila ingin menyerang ataupun bertahan, dan dia bisa melakukannya dengan mudah." dalam pikirannya
``Obito menyerang Sarutobi Hiruzen dengan begitu mudah menggunakan cairan itu, membuat bahu Hokage ketiga itu hancur dan di susul dengan kepalanya.''
Sarutobi : "Dia pasti mengkombinasikan empat perubahan chakra alam, ini melebihi Kekkei Genkai. Tapi.. pasti ada batas sejauh mana dia bisa mempertahankan bentuk itu."
Naruto : "Ayah, tak bisakah kau memindahkan Sandaime dengan jutus-mu?" Naruto meminta Ayahnya untuk membantu Hiruzen sarutobi
Minato : "Ini hanya bekerja pada sesuatu yang bisa aku sentuh, atau yang bisa dicapai chakraku."
Sasuke : "Berhenti merengek, Naruto… Para Kage hanyalah Edo Tensei. Mereka tahu mereka tidak bisa mati, karena itulah mereka sengaja mendekat pada musuh untuk menganalisa gerak dan kemampuan musuh. KAu seharusnya memperhatikan pertarungan itu daripada khawatir."
Minato : *Sasuke-ku.. dia pemuda yang berbakat* Walaupun butuh waktu bagi edo tensei untuk hidup kembali.
```Hogake ketiga telah dikalahkan, Obito menatap tajam pada Hokage ke-empat yang ada di sana.```
Minato : "Aku akan menghadapinya dan membuat celah."
Hashirama :" Kalau begitu, aku juga akan kesana!"
~~~Madara Muncul di depan Hokage Pertama.~~
Madara : "Aku sudah tak bisa menunggu lagi, Hashirama." tampaknya Madara segera ingin melawan hashirama
~~Obito melompat ke arah Minato, namun tiba-tiba tubuhnya mengembung. Dan dia terjatuh tergelepak di tanah.``
Naruto : Apa yang terjadi?
Minato : !!
Sasuke : !?
Minato : "Aku mengerti. Dia masih belum sepenuhnya menguasai Juubi. Kita harus memanfaatkan celah ini untuk mengalahkannya. Aku akan menyummon yang asli kesini."
``Minato mengeluarkan kunai-kunainya.``
Minato : "aku sudah lama tidak menggunakan Rasen Senkou Chourinbu Kousanshiki...."
Naruto : Gamakichi, dibawah mu!
Sebuah serangan tiba-tiba melesat dari arah bawah tanah.
Naruto : UWaaaaah!!
``Naruto terlempar.``
Minato : "Dia lewat bawah tanah hanya dengan torsonya...."
Obito melesat kea rah Naruto. Dan melancarkan sebuah serangan. Namun, Sasuke dengan tepat waktu menggunakan Susanoo-nya untuk melindungi Naruto. Dilain sisi, Minato juga terlempar karena kurang waspada.
Naruto : Sasuke…!! !?
Sasuke : "Bukan kau!! Aku akan menghapus masa lalu!!"
``Namun, tiba-tiba Obito bergerak dengan sangat cepat dan berhasil menggenggam wajah Naruto dan Sasuke. Tangan Obito sudah siap menghancurkan kepala dua pemuda itu.``
Minato ; "Ayolah, kumohon......." Hiraishin no Jutsu....!!!
[ Cepatlah Minato!! ]
Bersambung...........
10.7.13
Cerita Naruto Chapter 638
Obito, Jinchuriki Juubi
Orang-orang masih bertanya-tanya, "Apa yang terjadi?? Juubi... menghilang??" mereka benar-benar tak paham dengan apa yang sebenarnya terjadi. "Apa yang terjadi? Apa mereka sudah berhasil membunuhnya??"
"Tidak.." ucap salah seorang dari klan Hyuuga yang bisa mengamati apa yang terjadi di sana dengan byakugannya. Sakura penasaran dan kemudian bertanya pada Hinata, "Hinata, kau bisa melihatnya juga, kan?? Apa kau bisa menjelaskan apa yang terjadi!??"
"Y-ya!!" sahut Hinata. Tubuh Juubi terhisap ke dalam tubuh Obito. Tubuh Obitopun mengalami perubahan. Muncul semacam sisik dan sepuluh tanduk atau ekor kecil di punggungnya. Dan di punggung Obito juga, sudah terlihat suatu lambang segel.
"Juubi... telah dihisap sepenuhnya oleh orang itu.. aku sudah mengkonfirmasi chakranya." ucap Hinata. "Jadi ini artinya..."
"Jinchuriki??"
"A-apa ini??" hokage kedua kaget.
"Ini buruk... seorang jinchuriki.." pikir hokage pertama.
"Ini bahkan lebih menyeramkan.." ucap Minato. "Obito.."
"Naruto, bagaimana kau bisa tahu??" tanya Sasuke.
"Aku sudah menjadi teman bijuu!! waktu itu aku menerima chakra dari mereka, karena itulah aku tahu. Aku merasakan chakra para bijuu masuk ke dalam Obito. Juga, aku sudah pernah melihat jutsu pembangkit milik Rikudo sebelumnya. Segel tangannya berbeda!!"
Segel tangan yang waktu itu Nagato gunakan untuk menggunakan Rinne Tensei memang berbeda dengan yang Obito bentuk. "Jadi, sejak awal dia memang melakukan jutsu untuk menjadi jinchuriki!!"
"Begitu ya.." ucap Sasuke.
"Hatssan, apa itu bentuk finalnya??" tanya Killer Bee.
"Tidak.." jawab Hachibi yang ada dalam dirinya. "Kelihatannya seperti digunakan oleh Jinchuriki sebelum ia mencapai bentuk finalnya.."
Batssss!!!!!! segel berbentuk gerbang Hashirama cepat dan langsung menghantam tubuh Obito. "Mungkin kau telah menjadi jinchuriki, tapi Myoujinmonnya masih bekerja!!" ucap Hashirama dalam hati.
Segel yang menyegel Obito semakin ditambah hingga bertumpuk-tumpuk. "Luar biasa!!" ucap Naruto. Namun kemudian, orang-orang semakin dibuat kaget. Segel-segel itu mampu dengan mudah dihancurkan oleh Obito.
"Segel senpou yang berhasil memblok Juubi..."
"Apa dia sekuat ini!??"
Obito masih terduduk di tempatnya. Hingga kemudian, tangan-tangan raksasa muncul dari punggunya, mencengkram segel kotak yang mengelilingi mereka, dan merobeknya seperti merobek kertas.
Para hokage semakin dibuat kaget, dan kemudian mereka berempat kaget. Bunshin-bunshin yang ada di depan Madara juga tampak sudah menghilang.
"Mustahil!! Dia menghancurkan Shisekiyoujin!??" ucap kaget guru Gay.
"Apa cuma perasaanku, atau dia ini memang lebih kuat dari ketika ukurannya besar??" Killer Bee benar-benar tak mengerti. Padahal biasanya, Jinchuriki semakin kuat saat berubah. "Sebelumnya ia mengeluarkan kekuatan secara membabi buta, namun kini semua itu telah difokuskan.." jelas Hachibi.
"Semuanya, hati-hati!!" teriak hokage pertama. "Sekarang kita tak tahu apa yang harus dilakukan, dia telah berhasil mendapat kekuatan Juubi, dan dia telah menghancurkan prisai segelnya!!"
Tap.. Obito kemudian melompat ke atas, ke hadapan Naruto dan yang lainnya. "Hentikan, Obito!! Sudah cukup!!" teriak Minato.
"O...bi...to??" Obito seperti orang yang kebingungan. "Eh!??" Naruto dan yang lainnya kaget. Tap tap tap!! Hokage pertama, kedua, dan ketiga kemudian muncul di hadapan Naruto dkk.
"Boleh dikatakan... orang ini lebih kuat dariku." ucap hokage pertama. "Mungkin ini kurang sopan, tapi apa yang dikatakannya itu benar." ucap hokage ketiga. "Meskipun kami membatalkan semua bunshin yang telah kami buat, tetap saja kami tak akan bisa melakukannya." ucap hokage kedua.
"Melihat hokage disudutkan seperti ini, aku tak bisa menunggu lagi.." ucap Madara. dalam hati, "Obito menjadi seperti Rikudou Sennin... dia mungkin akan bisa mengantisipasinya sebelum aku bisa menggunakan senjata rahasiaku.."
"Eh!??" Naruto kaget. Batssss!!!!!!! Tiba-tiba saja Obito bergerak dengan begitu cepat, menebas, dan menghancurkan hokage pertama serta hokage kedua.
Bersambung ke Naruto Chapter 639
Sumber : Teman Fb
Orang-orang masih bertanya-tanya, "Apa yang terjadi?? Juubi... menghilang??" mereka benar-benar tak paham dengan apa yang sebenarnya terjadi. "Apa yang terjadi? Apa mereka sudah berhasil membunuhnya??"
"Tidak.." ucap salah seorang dari klan Hyuuga yang bisa mengamati apa yang terjadi di sana dengan byakugannya. Sakura penasaran dan kemudian bertanya pada Hinata, "Hinata, kau bisa melihatnya juga, kan?? Apa kau bisa menjelaskan apa yang terjadi!??"
"Y-ya!!" sahut Hinata. Tubuh Juubi terhisap ke dalam tubuh Obito. Tubuh Obitopun mengalami perubahan. Muncul semacam sisik dan sepuluh tanduk atau ekor kecil di punggungnya. Dan di punggung Obito juga, sudah terlihat suatu lambang segel.
"Juubi... telah dihisap sepenuhnya oleh orang itu.. aku sudah mengkonfirmasi chakranya." ucap Hinata. "Jadi ini artinya..."
"Jinchuriki??"
"A-apa ini??" hokage kedua kaget.
"Ini buruk... seorang jinchuriki.." pikir hokage pertama.
"Ini bahkan lebih menyeramkan.." ucap Minato. "Obito.."
"Naruto, bagaimana kau bisa tahu??" tanya Sasuke.
"Aku sudah menjadi teman bijuu!! waktu itu aku menerima chakra dari mereka, karena itulah aku tahu. Aku merasakan chakra para bijuu masuk ke dalam Obito. Juga, aku sudah pernah melihat jutsu pembangkit milik Rikudo sebelumnya. Segel tangannya berbeda!!"
Segel tangan yang waktu itu Nagato gunakan untuk menggunakan Rinne Tensei memang berbeda dengan yang Obito bentuk. "Jadi, sejak awal dia memang melakukan jutsu untuk menjadi jinchuriki!!"
"Begitu ya.." ucap Sasuke.
"Hatssan, apa itu bentuk finalnya??" tanya Killer Bee.
"Tidak.." jawab Hachibi yang ada dalam dirinya. "Kelihatannya seperti digunakan oleh Jinchuriki sebelum ia mencapai bentuk finalnya.."
Batssss!!!!!! segel berbentuk gerbang Hashirama cepat dan langsung menghantam tubuh Obito. "Mungkin kau telah menjadi jinchuriki, tapi Myoujinmonnya masih bekerja!!" ucap Hashirama dalam hati.
Segel yang menyegel Obito semakin ditambah hingga bertumpuk-tumpuk. "Luar biasa!!" ucap Naruto. Namun kemudian, orang-orang semakin dibuat kaget. Segel-segel itu mampu dengan mudah dihancurkan oleh Obito.
"Segel senpou yang berhasil memblok Juubi..."
"Apa dia sekuat ini!??"
Obito masih terduduk di tempatnya. Hingga kemudian, tangan-tangan raksasa muncul dari punggunya, mencengkram segel kotak yang mengelilingi mereka, dan merobeknya seperti merobek kertas.
Para hokage semakin dibuat kaget, dan kemudian mereka berempat kaget. Bunshin-bunshin yang ada di depan Madara juga tampak sudah menghilang.
"Mustahil!! Dia menghancurkan Shisekiyoujin!??" ucap kaget guru Gay.
"Apa cuma perasaanku, atau dia ini memang lebih kuat dari ketika ukurannya besar??" Killer Bee benar-benar tak mengerti. Padahal biasanya, Jinchuriki semakin kuat saat berubah. "Sebelumnya ia mengeluarkan kekuatan secara membabi buta, namun kini semua itu telah difokuskan.." jelas Hachibi.
"Semuanya, hati-hati!!" teriak hokage pertama. "Sekarang kita tak tahu apa yang harus dilakukan, dia telah berhasil mendapat kekuatan Juubi, dan dia telah menghancurkan prisai segelnya!!"
Tap.. Obito kemudian melompat ke atas, ke hadapan Naruto dan yang lainnya. "Hentikan, Obito!! Sudah cukup!!" teriak Minato.
"O...bi...to??" Obito seperti orang yang kebingungan. "Eh!??" Naruto dan yang lainnya kaget. Tap tap tap!! Hokage pertama, kedua, dan ketiga kemudian muncul di hadapan Naruto dkk.
"Boleh dikatakan... orang ini lebih kuat dariku." ucap hokage pertama. "Mungkin ini kurang sopan, tapi apa yang dikatakannya itu benar." ucap hokage ketiga. "Meskipun kami membatalkan semua bunshin yang telah kami buat, tetap saja kami tak akan bisa melakukannya." ucap hokage kedua.
"Melihat hokage disudutkan seperti ini, aku tak bisa menunggu lagi.." ucap Madara. dalam hati, "Obito menjadi seperti Rikudou Sennin... dia mungkin akan bisa mengantisipasinya sebelum aku bisa menggunakan senjata rahasiaku.."
"Eh!??" Naruto kaget. Batssss!!!!!!! Tiba-tiba saja Obito bergerak dengan begitu cepat, menebas, dan menghancurkan hokage pertama serta hokage kedua.
Bersambung ke Naruto Chapter 639
Sumber : Teman Fb
Cerita Naruto Chapter 637
Jinchuuriki dari Juubi
[Juubi sedang menggeram-geram dan Obito terus melakukan segel tangan dan terlihat kesakitan]
[Sedangkan Madara, disisi lain sedang mengendalikan Obito untuk melakukan Rinne Tensei]
Madara: Obito
[Madara mengingat kembali masa lalunya ketika ia sudah sangat tua dengan Obito]
Obito dalam flashback Madara: Apakah kau yang menyelamatkanku orang tua? terima kasih...
Madara dalam flashbacknya: Masih terlalu dini untuk berkata terima kasih... suatu hari nanti kau akan---
[Madara memotong flashbacknya dan melanjutkannya]
Madara: Membayarnya untuk itu...
[Juubi terus menggeram-geram, Hashirama sedang mengamati pergerakan Madara]
Hashirama: (Madara mengendalikan dia *obito* dengan chakra miliknya..)
[Lalu, Hashirama menyadara sesuatu dari Madara, tubuhnya mengeluarkan cahaya]
Hashirama: Bukankah itu Kinjutsu milik Rikudou? Rinne Tensei
[Naruto juga melihat Madara]
Naruto: Itu...
Hashirama: (Kita tidak boleh membiarkan dia hidup kembali...) Oy anak muda! Kalian yang paling dekat! Hentikan jutsu kepada orang yang berada diatas Juubi sekarang juga!
[Mendengar perintah dari Hashirama, Sasuke pergi duluan meninggalkan Naruto bersama Aoda]
Naruto: Oy Sasuke!!!
[Minato di tempat lain, menyadari sesuatu tentang Rinne Tensei yang sedang terjadi]
Minato: Begitu ya... sekarang aku mengerti...
[Hashirama dan Tobirama juga bersiap untuk membantu dengan mengeluarkan Bunshin]
Hashirama: (Hanya segitu jumlah bunshin yang bisa ku buat dalam barrier ini...)
Tobirama: Kagebunshin no Jutsu (Hanya dua yang bisa aku buat...)
[Minato akan melakukan jutsu]
[Bunshin-bunshin Hashirama berlari menuju Madara]
Madara: Apa kau akan menyerangku? jika begitu, kau tidak akan sampai pada Obito tepat waktu... kau seharusnya tau... kau tidak bisa menghentikanku hanya dengan bunshin...
[Rambut Obito memutih akibat mengeluarkan chakra yang banyak, sama seperti Nagato]
[Obito mengingat kembali ke masa lalunya ketika masih bersama Team Minato, Obito kecil melihat Kakashi berjalan bersama Rin Nohara]
[Di sisi lain, Aoda yang mengangkut Sasuke menggeliat menaiki tubuh Juubi yang asli, namun Aoda berhasil ditangkap oleh Juubi yang mengeluarkan tangan dari dalam tubuhnya]
Sasuke: Sudah cukup Aoda... pergilah...
Aoda: Baik, tuan Sasuke...
[Aoda pergi dan menghilang, Sasuke melompat menuju kepala Juubi]
[Sasuke yang masih diudara, mengaktifkan Susanoonya dan mencoba menembakkan panah Susanoo berlapis Amaterasu kepada Obito]
[Namun serangan Sasuke berhasil dihalang oleh Chakra Receiver, batangan-batangan logam menghadang panah Sasuke]
[Bunshin Hashirama, Bunshin TObirama, Naruto, Sasuke dan Gamakichi bersamaan mencoba menyerang Madara dan Obito, Madara hampir hidup kembali]
[Obito mengingat kembali Flashbacknya]
Minato dalam flashback Obito: Kau tidak selamanya begini... Jangan menyerah... Rin... kau menyukainya kan? Kita akan menjadi Hokage.. Obito...
[Minato dengan tiba-tiba muncul di depan Obito dan menebas Obito dengan Kunainya]
[Minato melihat Obito yang sudah seperti Zetsu]
Obito: Sen... Sei...
Minato: Obito!!??
[Minato terkejut, dia mengingat kembali insiden Kyuubi saat kelahiran Naruto]
Minato: Apakah yang dulu itu adalah... Kau?
[Sasuke dan Naruto berbalapan menuju Obito, sedangkan Madara dan Hashirama bersama bunshinnya sedang berhadapan]
Hashirama: Coba tebak yang mana?
Madara: Tadi itu gagal... tapi... baiklah...
[Madara gagal mengendalikan Obito untuk melakukan Rinne Tensei]
[Madara bangun, para Shinobi aliansi melihat ke arah Minato]
Shinobi Aliansi Kumogakure: Apakah mereka berhasil!!
Shinobi Aliansi Konohagakure: Itu Yondaime Minato!!
Tobirama: Dia menggunakan kagebunshin dengan Shunshin no jutsu, apakah dia sudah menandai orang tersebut...?
[Minato dan Sasuke berada di tempat Obito berada, Tangan Minato berlumuran darah akibat menebas Obito]
Minato: Tanda dari Hiraishin tidak akan pernah hilang... aku sudah memberitahukan mu itu kan Obito? Jika kau hidup, aku ingin sekali kau untuk menjadi Hokage... kenapa?
Sasuke: Itu tadi cepat sekali... Sekarang kita tinggal menyegel si Zombie *Madara* dan perang akan berakhir... Kami juga akan mengatasi makhluk besar ini...
Obito: Bagaimana kau bisa yakin perang ini akan segera selesai... kau pengkhianat...
[Sasuke dan Minato kaget ketika Obito berbicara seperti itu]
[Sesaat Naruto hendak mendarat, sesuatu terjadi, tangan-tangan Juubi membuat Sasuke dan Minato terpental, beruntung mereka berdua ditangkap oleh Gamakichi]
[Juubi seperti menghisap sesuatu dari medan perang, seperti bunshin-bunshinnya]
Naruto: Dia menghadang Madara yang mencoba mengendalikan tubuhnya... Karena ini memang yang dia ingin kan sejak awal... Dia ingin menjadi... JINCHUURIKI DARI JUUBI!!!
[Tubuh Obito menyatu dengan Juubi dan membentuk muka Obito sebagai muka dari Juubi tersebut, Obito sudah resmi menjadi Jinchuuriki dari Juubi]
Bersambung.....
[Juubi sedang menggeram-geram dan Obito terus melakukan segel tangan dan terlihat kesakitan]
[Sedangkan Madara, disisi lain sedang mengendalikan Obito untuk melakukan Rinne Tensei]
Madara: Obito
[Madara mengingat kembali masa lalunya ketika ia sudah sangat tua dengan Obito]
Obito dalam flashback Madara: Apakah kau yang menyelamatkanku orang tua? terima kasih...
Madara dalam flashbacknya: Masih terlalu dini untuk berkata terima kasih... suatu hari nanti kau akan---
[Madara memotong flashbacknya dan melanjutkannya]
Madara: Membayarnya untuk itu...
[Juubi terus menggeram-geram, Hashirama sedang mengamati pergerakan Madara]
Hashirama: (Madara mengendalikan dia *obito* dengan chakra miliknya..)
[Lalu, Hashirama menyadara sesuatu dari Madara, tubuhnya mengeluarkan cahaya]
Hashirama: Bukankah itu Kinjutsu milik Rikudou? Rinne Tensei
[Naruto juga melihat Madara]
Naruto: Itu...
Hashirama: (Kita tidak boleh membiarkan dia hidup kembali...) Oy anak muda! Kalian yang paling dekat! Hentikan jutsu kepada orang yang berada diatas Juubi sekarang juga!
[Mendengar perintah dari Hashirama, Sasuke pergi duluan meninggalkan Naruto bersama Aoda]
Naruto: Oy Sasuke!!!
[Minato di tempat lain, menyadari sesuatu tentang Rinne Tensei yang sedang terjadi]
Minato: Begitu ya... sekarang aku mengerti...
[Hashirama dan Tobirama juga bersiap untuk membantu dengan mengeluarkan Bunshin]
Hashirama: (Hanya segitu jumlah bunshin yang bisa ku buat dalam barrier ini...)
Tobirama: Kagebunshin no Jutsu (Hanya dua yang bisa aku buat...)
[Minato akan melakukan jutsu]
[Bunshin-bunshin Hashirama berlari menuju Madara]
Madara: Apa kau akan menyerangku? jika begitu, kau tidak akan sampai pada Obito tepat waktu... kau seharusnya tau... kau tidak bisa menghentikanku hanya dengan bunshin...
[Rambut Obito memutih akibat mengeluarkan chakra yang banyak, sama seperti Nagato]
[Obito mengingat kembali ke masa lalunya ketika masih bersama Team Minato, Obito kecil melihat Kakashi berjalan bersama Rin Nohara]
[Di sisi lain, Aoda yang mengangkut Sasuke menggeliat menaiki tubuh Juubi yang asli, namun Aoda berhasil ditangkap oleh Juubi yang mengeluarkan tangan dari dalam tubuhnya]
Sasuke: Sudah cukup Aoda... pergilah...
Aoda: Baik, tuan Sasuke...
[Aoda pergi dan menghilang, Sasuke melompat menuju kepala Juubi]
[Sasuke yang masih diudara, mengaktifkan Susanoonya dan mencoba menembakkan panah Susanoo berlapis Amaterasu kepada Obito]
[Namun serangan Sasuke berhasil dihalang oleh Chakra Receiver, batangan-batangan logam menghadang panah Sasuke]
[Bunshin Hashirama, Bunshin TObirama, Naruto, Sasuke dan Gamakichi bersamaan mencoba menyerang Madara dan Obito, Madara hampir hidup kembali]
[Obito mengingat kembali Flashbacknya]
Minato dalam flashback Obito: Kau tidak selamanya begini... Jangan menyerah... Rin... kau menyukainya kan? Kita akan menjadi Hokage.. Obito...
[Minato dengan tiba-tiba muncul di depan Obito dan menebas Obito dengan Kunainya]
[Minato melihat Obito yang sudah seperti Zetsu]
Obito: Sen... Sei...
Minato: Obito!!??
[Minato terkejut, dia mengingat kembali insiden Kyuubi saat kelahiran Naruto]
Minato: Apakah yang dulu itu adalah... Kau?
[Sasuke dan Naruto berbalapan menuju Obito, sedangkan Madara dan Hashirama bersama bunshinnya sedang berhadapan]
Hashirama: Coba tebak yang mana?
Madara: Tadi itu gagal... tapi... baiklah...
[Madara gagal mengendalikan Obito untuk melakukan Rinne Tensei]
[Madara bangun, para Shinobi aliansi melihat ke arah Minato]
Shinobi Aliansi Kumogakure: Apakah mereka berhasil!!
Shinobi Aliansi Konohagakure: Itu Yondaime Minato!!
Tobirama: Dia menggunakan kagebunshin dengan Shunshin no jutsu, apakah dia sudah menandai orang tersebut...?
[Minato dan Sasuke berada di tempat Obito berada, Tangan Minato berlumuran darah akibat menebas Obito]
Minato: Tanda dari Hiraishin tidak akan pernah hilang... aku sudah memberitahukan mu itu kan Obito? Jika kau hidup, aku ingin sekali kau untuk menjadi Hokage... kenapa?
Sasuke: Itu tadi cepat sekali... Sekarang kita tinggal menyegel si Zombie *Madara* dan perang akan berakhir... Kami juga akan mengatasi makhluk besar ini...
Obito: Bagaimana kau bisa yakin perang ini akan segera selesai... kau pengkhianat...
[Sasuke dan Minato kaget ketika Obito berbicara seperti itu]
[Sesaat Naruto hendak mendarat, sesuatu terjadi, tangan-tangan Juubi membuat Sasuke dan Minato terpental, beruntung mereka berdua ditangkap oleh Gamakichi]
[Juubi seperti menghisap sesuatu dari medan perang, seperti bunshin-bunshinnya]
Naruto: Dia menghadang Madara yang mencoba mengendalikan tubuhnya... Karena ini memang yang dia ingin kan sejak awal... Dia ingin menjadi... JINCHUURIKI DARI JUUBI!!!
[Tubuh Obito menyatu dengan Juubi dan membentuk muka Obito sebagai muka dari Juubi tersebut, Obito sudah resmi menjadi Jinchuuriki dari Juubi]
Bersambung.....
12.6.13
Cerita Naruto Chapter 634
Tiga Kombinasi Kuchiyose Baru
"Maksudmu yang paling besar itu??" ucap Gamakichi. Di depan mereka, telah berhamburan begitu banyak mahluk-mahluk raksasa seukuran kuchiyose yang dikeluarkan oleh Juubi. Sementara di kejauhan sana, Juubi tampak bahkan jauh lebih besar lagi.
"Sasuke-sama, apa yang kau inginkan dariku??" tanya ular yang dipanggil oleh Sasuke. "Lurus saja, aku akan mengurus tubuh utamanya." ucap Sasuke. Di sisi Sakura, kuchiyosenya juga berbicara. "Sakura-chan, akhirnya kau mampu menggunakan segel Byakugo." ucapnya."Tsunade-sama pasti akan.."
"Katsuyu-sama, dengarkan aku.." ucap Sakura. Yah, tampaknya mahluk itu memang Katsuyu. "Tolong pisah tubuhmu menjadi banyak,dan kemudian tempel semua orang dari aliansi. Kita harus membantu menyembuhkan mereka semua." perintah Sakura.
"Aku tak menyangka kalau aku akan bisa menyaksikan ketiga kuchiyose mematikan itu lagi.." ucap Minato."Hehe.." hokage ketiga teringat akan ketiga muridnya. Yah, bagaimanapun tiga Sannin adalah murid dari hokage ketiga.
"Era baru telah dimulai, maju!!" teriak hokage ketiga. Dan bersamaan dengan itu, Naruto dkk memberi perintah pada kuchiyose mereka. "Maju,Aoda!!" teriak Sasuke."Lompat, Gamakichi!!" teriak Naruto. "Tolong, Katsuyu-sama!!" teriak Sakura.
Aoda si ular maju, Gamakichi melompat, dan Katsuyu mulai memisah tubuhnya menjadi mahluk-mahluk yang lebih kecil. Dan hempasan mereka, menciptakan angin yang kuat. "Inikah...tim tujuh yang sebelumnya.." pikir Sai.
Di suatu sisi, tampak Juugo hanya bisa berdiri diam menyaksikan hal tersebut. Sementara itu, kuchiyose terus bergerak.Aoda menerobos monster-monster ciptaan Juubi dengan begitu lincahnya.
Sementara, Gamakichi telah melompat dan kini melayang di udara. Monster-monster yang ada di bawahnya mencoba untuk menyerang namun Gamakichi mampu menahan dan membalas semua itu dengan pedangnya.
"Bagus, Gamakichi!! Tak hanya tubuhmu yang bertambah besar, kemampuanmu juga bertambah hebat!!" ucap Naruto. "Yah, ini bukan masalah!! Cepat bersiap untuk menyegelnya, aku akan meloncat tepat di monster itu!!" ucap Gamakichi.
"Aku tahu.." ucap Naruto.Dalam hati, "Sifat ego nya juga bertambah.."
Di bawah, di tempat para aliansi, mereka yang utamanya bukan berasal dari Konoha tampak kaget saat melihat mahluk-mahluk kecil Katsuyu. "Uwaah, apa ini??"
"Tak apa, ini adalah siput yang merupakan jutsu penyembuh hokage kelima.." jelas Shizune yang kebetulan ada di sana.
"Jangan khawatir.." salah satu Katsuyu kecil itu menempel di tubuh shinobi. Kemudian secara perlahan, chakra shinobi itu pun kembali."Kekuatanku... kembali.."pikir si shinobi. Tak hanyadia, shinobi-shinobi lainnya pun perlahan mulai sembuh. "Lukaku.."
"Padahal dia baru saja mengaktifkan segel Byakugo, tapi dia masih bisa menggunakan jutsu penyembuhan jarak jauh Katsuyu-sama. Sakura... kau benar-benar kunoichiyang berbakat.." pikir Shizune. Di tempatnya, Sakura tampak fokus untuk mengatur semua itu.
"Sasuke-sama!!" Aoda melihat beberapa monster di depan membentuk suatu tembok berduri untuk mencegat mereka. "Maju terus!!" teriak Sasuke. Kemudian dengan panah Susano'o miliknya, Sasuke mampu menerobos dinding-diding yang musuh ciptakan.
Sementara itu di atas, Naruto telah bersiap dengan Rasen Shuriken."Sasuke!!!" teriak Naruto.Dan kemudian, Sasuke juga ikut bersiap dengan jutsunya. "Maju!!" ucap Kiba dalam hati."Lakukan!!" ucap Shino."Lakukan yang terbaik!!" ucap Hinata. "Bidik dengan baik!!" ucap Shikamaru. "Kalian bisa!!"ucap Chouji. "Lakukan!!" ucap Ino.
"Yah!!" ucap Sakura dalam hati. Tapi kemudian entah kenapa, tiba-tiba saja ia meneteskan air mata.
"Fuuton : Chou Oodama Rasenshuriken!!!" Naruto melemparkan Rasenshuriken raksasa."Enton : Susano'o Kagutsuchi!!" Sasuke melesatkan panah api hitam. Kemudian, dua serangan itu pun sama-sama melesat ke arah Juubi.
"Yah, hanya angin yang bisa menang melawan petir...
Aku senang elemenku cocok dengan Sasuke...
Bukan, maksudku bukan itu...
Maksudku... satu-satunya elemen yang bisa memperkuat api...
Adalah angin..."
Api hitam Sasuke dan Rasenshuriken raksasa Naruto bertubrukkan dan membentuk Rasenshuriken berlapis api hitam, dan kemudian melesat ke arah Juubi, serta membakarnya.
"Mereka melakukannya!!" ucap para shinobi aliansi. "Aku belum pernah melihat Kagetsuchi seperti itu.. mereka mengombinasikan jutsu mereka dengan rasio yang sama.." pikir hokage kedua. "Itu sesuatu yang sulit bahkan untuk duo yang sudah berpengalaman.. ." ucapnya.
"Shuriken angin yang digabungkan dengan panah api hitam, kita bisa menyebut ini sebagai Shakuton : Kourin ShippuuShikkoku no Ya Zeroshiki!!" ucap Minato dengan sedikit bergurau. Shakuton bisa diterjemahkan menjadi elemen ajaib.
Tap!!! Gamakichi mendarat di sebelah Aoda. "Bakar dia..." ucap Sasuke dengan tatapan mata mangekyou eksternallnya.
Di sisi lain, kini Sai telah berada di sebelah Juugo."Kau juga mendengar apayang Sasuke katakan, kan.. apa sebenarnya tujuannya??" tanya Sai. Juugo tak bisa menjawab, dan kemudian hanya berkata, "Siapa yang tahu.."
Scene lalu berpindah ke tempat Orochimaru, Karin dan Suigetsu. Kelihatannya, Orochimaru telah tiba di tempat lain dan bukan medan perang itu. Orochimaru berkata,"Kelihatannya kau sedang tak dalam kondisi yang baik.. Tsunade..."
Bersambung..............
"Maksudmu yang paling besar itu??" ucap Gamakichi. Di depan mereka, telah berhamburan begitu banyak mahluk-mahluk raksasa seukuran kuchiyose yang dikeluarkan oleh Juubi. Sementara di kejauhan sana, Juubi tampak bahkan jauh lebih besar lagi.
"Sasuke-sama, apa yang kau inginkan dariku??" tanya ular yang dipanggil oleh Sasuke. "Lurus saja, aku akan mengurus tubuh utamanya." ucap Sasuke. Di sisi Sakura, kuchiyosenya juga berbicara. "Sakura-chan, akhirnya kau mampu menggunakan segel Byakugo." ucapnya."Tsunade-sama pasti akan.."
"Katsuyu-sama, dengarkan aku.." ucap Sakura. Yah, tampaknya mahluk itu memang Katsuyu. "Tolong pisah tubuhmu menjadi banyak,dan kemudian tempel semua orang dari aliansi. Kita harus membantu menyembuhkan mereka semua." perintah Sakura.
"Aku tak menyangka kalau aku akan bisa menyaksikan ketiga kuchiyose mematikan itu lagi.." ucap Minato."Hehe.." hokage ketiga teringat akan ketiga muridnya. Yah, bagaimanapun tiga Sannin adalah murid dari hokage ketiga.
"Era baru telah dimulai, maju!!" teriak hokage ketiga. Dan bersamaan dengan itu, Naruto dkk memberi perintah pada kuchiyose mereka. "Maju,Aoda!!" teriak Sasuke."Lompat, Gamakichi!!" teriak Naruto. "Tolong, Katsuyu-sama!!" teriak Sakura.
Aoda si ular maju, Gamakichi melompat, dan Katsuyu mulai memisah tubuhnya menjadi mahluk-mahluk yang lebih kecil. Dan hempasan mereka, menciptakan angin yang kuat. "Inikah...tim tujuh yang sebelumnya.." pikir Sai.
Di suatu sisi, tampak Juugo hanya bisa berdiri diam menyaksikan hal tersebut. Sementara itu, kuchiyose terus bergerak.Aoda menerobos monster-monster ciptaan Juubi dengan begitu lincahnya.
Sementara, Gamakichi telah melompat dan kini melayang di udara. Monster-monster yang ada di bawahnya mencoba untuk menyerang namun Gamakichi mampu menahan dan membalas semua itu dengan pedangnya.
"Bagus, Gamakichi!! Tak hanya tubuhmu yang bertambah besar, kemampuanmu juga bertambah hebat!!" ucap Naruto. "Yah, ini bukan masalah!! Cepat bersiap untuk menyegelnya, aku akan meloncat tepat di monster itu!!" ucap Gamakichi.
"Aku tahu.." ucap Naruto.Dalam hati, "Sifat ego nya juga bertambah.."
Di bawah, di tempat para aliansi, mereka yang utamanya bukan berasal dari Konoha tampak kaget saat melihat mahluk-mahluk kecil Katsuyu. "Uwaah, apa ini??"
"Tak apa, ini adalah siput yang merupakan jutsu penyembuh hokage kelima.." jelas Shizune yang kebetulan ada di sana.
"Jangan khawatir.." salah satu Katsuyu kecil itu menempel di tubuh shinobi. Kemudian secara perlahan, chakra shinobi itu pun kembali."Kekuatanku... kembali.."pikir si shinobi. Tak hanyadia, shinobi-shinobi lainnya pun perlahan mulai sembuh. "Lukaku.."
"Padahal dia baru saja mengaktifkan segel Byakugo, tapi dia masih bisa menggunakan jutsu penyembuhan jarak jauh Katsuyu-sama. Sakura... kau benar-benar kunoichiyang berbakat.." pikir Shizune. Di tempatnya, Sakura tampak fokus untuk mengatur semua itu.
"Sasuke-sama!!" Aoda melihat beberapa monster di depan membentuk suatu tembok berduri untuk mencegat mereka. "Maju terus!!" teriak Sasuke. Kemudian dengan panah Susano'o miliknya, Sasuke mampu menerobos dinding-diding yang musuh ciptakan.
Sementara itu di atas, Naruto telah bersiap dengan Rasen Shuriken."Sasuke!!!" teriak Naruto.Dan kemudian, Sasuke juga ikut bersiap dengan jutsunya. "Maju!!" ucap Kiba dalam hati."Lakukan!!" ucap Shino."Lakukan yang terbaik!!" ucap Hinata. "Bidik dengan baik!!" ucap Shikamaru. "Kalian bisa!!"ucap Chouji. "Lakukan!!" ucap Ino.
"Yah!!" ucap Sakura dalam hati. Tapi kemudian entah kenapa, tiba-tiba saja ia meneteskan air mata.
"Fuuton : Chou Oodama Rasenshuriken!!!" Naruto melemparkan Rasenshuriken raksasa."Enton : Susano'o Kagutsuchi!!" Sasuke melesatkan panah api hitam. Kemudian, dua serangan itu pun sama-sama melesat ke arah Juubi.
"Yah, hanya angin yang bisa menang melawan petir...
Aku senang elemenku cocok dengan Sasuke...
Bukan, maksudku bukan itu...
Maksudku... satu-satunya elemen yang bisa memperkuat api...
Adalah angin..."
Api hitam Sasuke dan Rasenshuriken raksasa Naruto bertubrukkan dan membentuk Rasenshuriken berlapis api hitam, dan kemudian melesat ke arah Juubi, serta membakarnya.
"Mereka melakukannya!!" ucap para shinobi aliansi. "Aku belum pernah melihat Kagetsuchi seperti itu.. mereka mengombinasikan jutsu mereka dengan rasio yang sama.." pikir hokage kedua. "Itu sesuatu yang sulit bahkan untuk duo yang sudah berpengalaman.. ." ucapnya.
"Shuriken angin yang digabungkan dengan panah api hitam, kita bisa menyebut ini sebagai Shakuton : Kourin ShippuuShikkoku no Ya Zeroshiki!!" ucap Minato dengan sedikit bergurau. Shakuton bisa diterjemahkan menjadi elemen ajaib.
Tap!!! Gamakichi mendarat di sebelah Aoda. "Bakar dia..." ucap Sasuke dengan tatapan mata mangekyou eksternallnya.
Di sisi lain, kini Sai telah berada di sebelah Juugo."Kau juga mendengar apayang Sasuke katakan, kan.. apa sebenarnya tujuannya??" tanya Sai. Juugo tak bisa menjawab, dan kemudian hanya berkata, "Siapa yang tahu.."
Scene lalu berpindah ke tempat Orochimaru, Karin dan Suigetsu. Kelihatannya, Orochimaru telah tiba di tempat lain dan bukan medan perang itu. Orochimaru berkata,"Kelihatannya kau sedang tak dalam kondisi yang baik.. Tsunade..."
Bersambung..............
7.6.13
Cerita Naruto Chapter 633
Sebelumnya
Setelah sekian lama, Naruto dan Sasuke akhirnya bisa berkumpul kembali. Dan dengan kekuatan barunya, masing-masing dari mereka tampak kaget. Sasuke baru pertama kali melihat mode Kyuubi Naruto, begitu pula dengan Naruto yang baru pertama kali melihat sharingan baru dan api hitam Sasuke.
"Jadi ini ya.. chakra Kyuubi yang sudah terkontrol.." pikir Sasuke.
"Jadi ini ya... sharingan barunya... api hitam..." pikir Naruto.
"Naruto.. dia bahkan mampu mengubah rasengan alaminya dengan baik.." pikir Minato. Minato bangga dengan putranya tersebut, karena seperti yang kita ketahui, Narutomampu menyelesaikan sesuatu yang belum diselesaikan oleh ayahnya dulu,yaitu Rasenshuriken.
Naruto Chapter 633
MELANGKAH MAJU
"Tim 8, kita juga akan maju!!!" ucap Kiba. "Tak mungkin kita kalah dengan tim 7!!" Kiba dan rekan-rekan satu timnya benar-benar bersemangat. "Yah!!" ucap Hinata.
"Naruto, jangan kira hanya kau yang bisa menggunakan teknik ini!!" Kiba mengeluarkan sebuah jutsu yang merupakan ciri khas Naruto. "Kage Bunshin no Jutsu!!" Kiba memunculkan satu bayangan.
"Ah, kau cuma menambahsatu bayangan!!" ucap Naruto. "Bagaimanapun jutsuku itu masih lebih.."
"Bukan masalah satu bayangannya, lihat ini!!" kedua Kiba itu menunggangi Akamaru."Ayo lakukan, Akamaru!!"mereka hendak melancarkan suatu jutsu gabungan. "Woof!!!" Akamaru menggonggong mantap pertanda ia siap.
"Kami akan menghancurkan musuh-musuh yang ada!!" Kiba dan bayangannya lalu merapal suatu jutsu perubahan dan kemudian Bofttt!!!! Ia, bayangannya,dan Akamaru, bergabung dan berubah menjadi sosok Cerberus, anjing penjaga neraka berkepala tiga.
Setelahnya mahluk itu berputar, menciptakan suatu spin yang membabat habis barisan monster-monster Juubi yang ada di depan mereka layaknya mesin pemotong rumput.
Tak mau kalah, Shino juga menunjukkan aksinya.
batss!!
Shino meninju sesosok monster besar yang berdiri di depannya. Kemudian, ia melancarkan suatu jutsu pemanggil serangga. Shino mensummon begitu banyak serangga di dalamtubuh monster itu. Lalu secara perlahan, serangga tadi menggerogotinya dari dalam, semakin besar, dan semakin cepat menghabiskan mangsanya.
"Me-menjijikan... apa-apaan itu!??" ucap Ino. "Teknik pemanggilan serangga raksasa. Kalau kalian memberinya jumlah chakra yang kalah, mereka akan memakan daging kalian dan terus tumbuh dengansangat cepat. Mereka hidup secara parasitisme dan merupakan serangga yang paling keras!!" jelas Shino.
"Dua pukulan!! Empat pukulan!!" Hinata juga tak mau kalah dan terus melancarkan pukulan bertubi-tubi pada lawannya. "Delapan pukulan!! Enam belas pukulan!! Tiga puluh dua pukulan!!"
Lalu dipukulannya yang ketiga puluh dua itu, Hinata sempat terhenti. Di sanalah batasnya. tapi kemudian, ia tak mau menyerah dan terus berlanjut, "Enam puluh empat pukulan!!!" akhirnya Hinata mampu mencapai teknik itu setelah teringat kata-kata Neji dulu."berani melangkah ke depan, itulah cara untuk melancarkan teknik enampuluh empat pukulan.."
"Naruto-kun selalu berjuang dengan keras untuk bisa melangkah maju...
Dan aku... akan selalu ada di sisinya!! Karena itulah.. aku akan terus melangkah maju meski itu cuma selangkah!!"
Hinata bersiap, di mode dengan Byakugan dan kedua tangan yang telah dilapisi suatu chakra berbentuk kepala monster. "Kali ini, aku akan terus maju dengan enam puluh empat pukulan Hakke!!"@@[[1:0:1:"Kita kombinasi Inoshikachou tim 10 juga tak boleh diam saja!!" ucap Ino. "Formasi E!!" mereka hendak melancarkan suatu formasi. "Kita tak sedang bersaing, ini bukanlah ujian chuunin, tapi sekarang ini perang!! Ini perang!!" ucap Shikamaru. Dia bersiap dengan jutsu bayangannya.
Sementara Chouji, ia telah memperbesar tubuhnya dengan jutsu miliknya. Lalu, Ino dengankekuatan pikirannya mampu melacak dan mengunci posisi musuh."25 musuh... target terkunci.."
Mereka kemudian membentu formasi dengan peran masing-masing, dan kemudian menyerang dengan serangan yoyo raksasa. Ino menjadi otaknya, kemudian bayangan Shikamaru menjadi talinya, dan Chouji menjadi yoyo besar yang melumat habis mangsanya. Dengan kemampuan sensor Ino, serangan jadi semakin efektif.
"Aku akan memperbesar diriku lagi!!" ucap Chouji."Tentunya aku akan menjadi semakin berat, apa kalian bisa menangani itu??"
"Yah, bagaimanapun yangtadi itu masih ringan!!" ucap Shikamaru."Lagipula, akan memalukan kalau kita tak menunjukkan aksi terbaik kita.." lanjutnya.
"Hei hei, kau sendiri kan yang tadi bilang ini bukanpersaingan??" ucap Ino.
Dari atas, Sai yang menaiki burung tintanya melesat ke arah kepala Juubi. "Hei, aku juga bagian dari tim 7!!" ucap Sai. "Aku akan menyerang tubuh aslinya dengan satu serangan udara!!" pikirnya.
"Sai!!!"
Batsss!!! tiba-tiba salah satu monster Juubi menembak burungnya dari bawah sebelum Sai mampu menyerang kepala tubuh asli Juubi."Gaah!!" Sai terjatuh, namun untung Naruto cepat dan mampu menangkap tubuh Sai dengan tangan chakranya.
"Apa kau baik-baik saja!??" ucap Naruto.
"Percuma..." beberapa shinobi masih tapak pasrah. "Meski kita terus mengalahkan mereka, tapi mereka terus bertambah banyak.. bahkan semakin besar!!!"
"Sepertinya ukuran lawanmenjadi beban yang cukup sulit.." ucap hashirama.
"Naruto, apa kau masih bisa memberi kami chakramu!??" tanya Sai.
"Tidak.. aku belum bisa melakukannya sekarang.." ucap Naruto.
"Kau harus bisa menyelinap mendekatinya untuk mengalahkan tubuh aslinya. Jarak ini tak cukup dekat untuk bisa melompat menyerangnya.Lalu... tanpa chakra yang cukup kita semua akan mengalami luka, dan tim medis tak akan bisa menangani semua itu.." ucap Sai.
"Menyelinap mendekatinya... itu bukan masalah!!" Sasuke mengeluarkan Kuchiyose."Untuk bisa melompat mendekatinya, aku rasa dialah yang paling cocok!!" Naruto juga mengeluarkan Kuchiyose."Aku siap menyembuhkansiapapun yang terluka!!" dan secara mengejutkan Sakura pun mengeluarkan Kuchiyose.
Dan akhirnya, ketiga Kuchiyose merekapun muncul!! Mereka dipanggil dan siap untuk membantu jalannya perang!!]]
Bersambung
Setelah sekian lama, Naruto dan Sasuke akhirnya bisa berkumpul kembali. Dan dengan kekuatan barunya, masing-masing dari mereka tampak kaget. Sasuke baru pertama kali melihat mode Kyuubi Naruto, begitu pula dengan Naruto yang baru pertama kali melihat sharingan baru dan api hitam Sasuke.
"Jadi ini ya.. chakra Kyuubi yang sudah terkontrol.." pikir Sasuke.
"Jadi ini ya... sharingan barunya... api hitam..." pikir Naruto.
"Naruto.. dia bahkan mampu mengubah rasengan alaminya dengan baik.." pikir Minato. Minato bangga dengan putranya tersebut, karena seperti yang kita ketahui, Narutomampu menyelesaikan sesuatu yang belum diselesaikan oleh ayahnya dulu,yaitu Rasenshuriken.
Naruto Chapter 633
MELANGKAH MAJU
"Tim 8, kita juga akan maju!!!" ucap Kiba. "Tak mungkin kita kalah dengan tim 7!!" Kiba dan rekan-rekan satu timnya benar-benar bersemangat. "Yah!!" ucap Hinata.
"Naruto, jangan kira hanya kau yang bisa menggunakan teknik ini!!" Kiba mengeluarkan sebuah jutsu yang merupakan ciri khas Naruto. "Kage Bunshin no Jutsu!!" Kiba memunculkan satu bayangan.
"Ah, kau cuma menambahsatu bayangan!!" ucap Naruto. "Bagaimanapun jutsuku itu masih lebih.."
"Bukan masalah satu bayangannya, lihat ini!!" kedua Kiba itu menunggangi Akamaru."Ayo lakukan, Akamaru!!"mereka hendak melancarkan suatu jutsu gabungan. "Woof!!!" Akamaru menggonggong mantap pertanda ia siap.
"Kami akan menghancurkan musuh-musuh yang ada!!" Kiba dan bayangannya lalu merapal suatu jutsu perubahan dan kemudian Bofttt!!!! Ia, bayangannya,dan Akamaru, bergabung dan berubah menjadi sosok Cerberus, anjing penjaga neraka berkepala tiga.
Setelahnya mahluk itu berputar, menciptakan suatu spin yang membabat habis barisan monster-monster Juubi yang ada di depan mereka layaknya mesin pemotong rumput.
Tak mau kalah, Shino juga menunjukkan aksinya.
batss!!
Shino meninju sesosok monster besar yang berdiri di depannya. Kemudian, ia melancarkan suatu jutsu pemanggil serangga. Shino mensummon begitu banyak serangga di dalamtubuh monster itu. Lalu secara perlahan, serangga tadi menggerogotinya dari dalam, semakin besar, dan semakin cepat menghabiskan mangsanya.
"Me-menjijikan... apa-apaan itu!??" ucap Ino. "Teknik pemanggilan serangga raksasa. Kalau kalian memberinya jumlah chakra yang kalah, mereka akan memakan daging kalian dan terus tumbuh dengansangat cepat. Mereka hidup secara parasitisme dan merupakan serangga yang paling keras!!" jelas Shino.
"Dua pukulan!! Empat pukulan!!" Hinata juga tak mau kalah dan terus melancarkan pukulan bertubi-tubi pada lawannya. "Delapan pukulan!! Enam belas pukulan!! Tiga puluh dua pukulan!!"
Lalu dipukulannya yang ketiga puluh dua itu, Hinata sempat terhenti. Di sanalah batasnya. tapi kemudian, ia tak mau menyerah dan terus berlanjut, "Enam puluh empat pukulan!!!" akhirnya Hinata mampu mencapai teknik itu setelah teringat kata-kata Neji dulu."berani melangkah ke depan, itulah cara untuk melancarkan teknik enampuluh empat pukulan.."
"Naruto-kun selalu berjuang dengan keras untuk bisa melangkah maju...
Dan aku... akan selalu ada di sisinya!! Karena itulah.. aku akan terus melangkah maju meski itu cuma selangkah!!"
Hinata bersiap, di mode dengan Byakugan dan kedua tangan yang telah dilapisi suatu chakra berbentuk kepala monster. "Kali ini, aku akan terus maju dengan enam puluh empat pukulan Hakke!!"@@[[1:0:1:"Kita kombinasi Inoshikachou tim 10 juga tak boleh diam saja!!" ucap Ino. "Formasi E!!" mereka hendak melancarkan suatu formasi. "Kita tak sedang bersaing, ini bukanlah ujian chuunin, tapi sekarang ini perang!! Ini perang!!" ucap Shikamaru. Dia bersiap dengan jutsu bayangannya.
Sementara Chouji, ia telah memperbesar tubuhnya dengan jutsu miliknya. Lalu, Ino dengankekuatan pikirannya mampu melacak dan mengunci posisi musuh."25 musuh... target terkunci.."
Mereka kemudian membentu formasi dengan peran masing-masing, dan kemudian menyerang dengan serangan yoyo raksasa. Ino menjadi otaknya, kemudian bayangan Shikamaru menjadi talinya, dan Chouji menjadi yoyo besar yang melumat habis mangsanya. Dengan kemampuan sensor Ino, serangan jadi semakin efektif.
"Aku akan memperbesar diriku lagi!!" ucap Chouji."Tentunya aku akan menjadi semakin berat, apa kalian bisa menangani itu??"
"Yah, bagaimanapun yangtadi itu masih ringan!!" ucap Shikamaru."Lagipula, akan memalukan kalau kita tak menunjukkan aksi terbaik kita.." lanjutnya.
"Hei hei, kau sendiri kan yang tadi bilang ini bukanpersaingan??" ucap Ino.
Dari atas, Sai yang menaiki burung tintanya melesat ke arah kepala Juubi. "Hei, aku juga bagian dari tim 7!!" ucap Sai. "Aku akan menyerang tubuh aslinya dengan satu serangan udara!!" pikirnya.
"Sai!!!"
Batsss!!! tiba-tiba salah satu monster Juubi menembak burungnya dari bawah sebelum Sai mampu menyerang kepala tubuh asli Juubi."Gaah!!" Sai terjatuh, namun untung Naruto cepat dan mampu menangkap tubuh Sai dengan tangan chakranya.
"Apa kau baik-baik saja!??" ucap Naruto.
"Percuma..." beberapa shinobi masih tapak pasrah. "Meski kita terus mengalahkan mereka, tapi mereka terus bertambah banyak.. bahkan semakin besar!!!"
"Sepertinya ukuran lawanmenjadi beban yang cukup sulit.." ucap hashirama.
"Naruto, apa kau masih bisa memberi kami chakramu!??" tanya Sai.
"Tidak.. aku belum bisa melakukannya sekarang.." ucap Naruto.
"Kau harus bisa menyelinap mendekatinya untuk mengalahkan tubuh aslinya. Jarak ini tak cukup dekat untuk bisa melompat menyerangnya.Lalu... tanpa chakra yang cukup kita semua akan mengalami luka, dan tim medis tak akan bisa menangani semua itu.." ucap Sai.
"Menyelinap mendekatinya... itu bukan masalah!!" Sasuke mengeluarkan Kuchiyose."Untuk bisa melompat mendekatinya, aku rasa dialah yang paling cocok!!" Naruto juga mengeluarkan Kuchiyose."Aku siap menyembuhkansiapapun yang terluka!!" dan secara mengejutkan Sakura pun mengeluarkan Kuchiyose.
Dan akhirnya, ketiga Kuchiyose merekapun muncul!! Mereka dipanggil dan siap untuk membantu jalannya perang!!]]
Bersambung
22.5.13
Cerita Naruto Chapter 631
MINATO
"Siapa dia?" Sakura bertanya-tanya.Di versi manga, ini adalah pertama kalinya Sakura melihat langsung ayah Naruto tersebut.
Minato datang dan memindahkan serangan Juubi jauh ke seberang pulau sana, membuat serangan itu meledak di tempat yang sepi dari kehidupan manusia.
"Aku adalah Minato Namikaze, kalian bersiaplah untuk menghadapi ledakan."ucap Minato. "Eh??" Sakura dan Naruto bertanya-tanya. Dan tak lama kemudian, Booomb!!!!!! meski sudah dibawa kekejauhan, ledakkan dari bijuudama Juubi tetap berefek sampai ke tempat itu. Meski tentu saja,efeknya tak terlalu parah.
"Apa itu!!?" beberapa shinobi masih bertanya-tanya. "Aku mengirim serangan Juubi ke laut." jelas Minato. "Itu..." Sakura melihat ke arah wajah Minato."Matanya... dia Edo Tensei!" pikir Sakura. kemudian bertanya,"Kau..."
"Jangan khawatir, aku ada di pihak kalian." ucap Minato. "Terimakasih karena sudah membantu pemulihan Naruto. Apa kau pacarnya Naruto?"
"Yah, kurang lebih seperti itu..." jawab Naruto
Plakkk!!! Sakura menghantam kepalanya."Diam!!! Simpan energimu!!" bentak Sakura.
"Ukhhh, lukaku malah tambah parah..."ucap Naruto.
"Aku akan mempercepat penyembuhanmu!!"ucap Sakura.
"Haha, gadis ini mengingatkanku pada Kushina." pikir Minato."Yah, jaga baik-baik anakku ya.." ucapnya ke Sakura.
"Datang tiba-tiba begini... tapi kelihatannya kau sudah tahu tentang hal ini?" tanya Naruto ke Sakura. "Yah, aku bisa merasakannya saat berada di mode Kyuubi. Yang lain juga datang..." ucap Naruto.
Para shinobi semakin kaget, dan batsss!!!! ketiga hokage lainnya muncul. "Kau masih secepat biasanya ya.. hokage ke empat.." ucap hokage ketiga."Kelihatannya shunshin mu lebih hebat dari milikku..." ucap hokage kedua. "Yosh, mari kita mulai!!" ucap hokage pertama.
"Ho-hokage ketiga!?" ucap kaget Sakura, "Dan juga..."
"Hokage pertama dan kedua!!? Bahkan hokage keempat juga!?" shinobi lainnya juga kaget.
"Begitu... jadi yang menghentikan serangan tadi itu hokage ya..."
"Tapi, siapa yang mengedotensei mereka??"
"Orochimarulah yang memanggil kami ke dunia ini. Kami akan menghentikan perang ini." ucap hokage ketiga.
"Masih ada lagi yang akan datang, meski kurasa akan agak telat sih." ucap Naruto lagi.
"Hashiramaaahhh!!!! Aku sudah menunggumu dari tadi!!!!" teriak Madara. Tampaknya, ia sudah benar-benar tak sabar untuk menghadapi rival abadinya itu kembali."Aku akan mengurusmu nanti!!" ucap Hashirama."Ng?""Pertama-tama aku akan mengurus Juubi dulu!!" jelas Hashirama. "Huh, kau masih saja seperti biasa ya." ucap Madara."Aku benar-benar tak cocok denganmu." lanjutnya.
"Grroooarrrr!!!!!" Juubi masih ada di tempat itu. ya, meski serangannya menghilang, monster mengerikan itu masih adadi sana, siap kapan saja untuk melancarkan serangan dahsyat itu lagi.
"Wah wah, tempat ini cukup ribut ya..." ucap hokage pertama."Naruto, kau sudah berjuang dengan baik, istirahatlah... Oh iya, temanmu juga akan datang, dan dia ada di pihak kita." ucap hokage keempat pada putranya. Kemudian, ia mempersiapkan sesuatu.
"!!!" Kyuubi dalam diri Naruto kaget. "Minato, ini..."
"Dia..." bayangan Sasuke terlintas di benak Naruto.
"Para hokage, ayo maju!!!" seru hokage pertama. "Hokage kedua,ketiga, majulah sebelum aku..." ucap hokage keempat, yang kini telah berada di mode chakra Kyuubi.
"Eh!!? Mode yang sama dengan Naruto!?" Sakura bertanya-tanya. "Jadi bahkan Minato juga ya..."ucap Kyuubi dalam diri Naruto. "Lihat itu kan? Ayahku memang hebat!!" ucap Naruto. "Aku tahu lebih baik darimu, dialah yang melakukan segel rumit padaku." ucap Kyuubi.
"Apa kau sudah mempersiapkan tandanya?" tanya hokageketiga.
"Ya!" ucap Minato."Tindakkanmu juga cepatya..." ucap hokage kedua.'
kunai-kunai segel telah dipasang di keempat penjuru. Kemudian, jutsupun dimulai."Ninpou!!"
Boftt!!! hokage ketiga, kedua, dan keempat menghilang, dan telah berada di kunai masing-masing, kemudian,"Shisekiyoujin!!!" segelpun dimulai.
"Dan juga, dengan ini!!!" Hashirama menggunakan segel berbentuk gerbang untuk membendung kesepuluh ekor Juubi. Danlagi dengan segel para hokage tadi, Juubi terbendung dan terkurung oleh kotak segel raksasa.
"Kurungan merah!!?" ucap Lee kagum saat melihatnya.
"Ini bahkan lebih kuat dari Shishienjin. Hanya shinobi sekelas empat hokage yang bisa melakukannya." ucap Gai.
"Groooarrr!!!!" Juubi berusaha untuk meronta. Namun tampaknya, segel itu lumayan kuat untuk menahannya. "Pasti akan sulit baginya untuk bergerak saat ini!!"
Tapp!!! Selanjutnya Sasuke dan Juugo sampai di medan pertempuran."!!"
Sakura benar-benar kaget. Sementara Naruto,"Kau telat, Sasuke.." ucapnya. "Sasuke-kun?" Sakura bertanya-tanya. Setelah sekian lama, akhirnya mereka bertemukembali. "Sakura..." Sasuke melihat ke arah Sakura.
"Sa-Sasuke-kun!!?" Sakura semakin kaget.
"Ehh!!? Kenapa!!?" dalam hati ia bertanya-tanya.
Shinobi-shinobi lainnya juga kaget, terutama rekan-rekan satu angkatannya dulu. Namun, respon mereka tampaknya negatif."Sasuke-kun...!?" Ino hendak mendekat."Berhenti Ino!!" ucap Shikamaru, "Dia musuh kita!!" lanjutnya.
"Ino!! Jangan dekat-dekatdengannya!!" ucap Chouji.
"Kalian tetap saja ribut seperti biasanya..." ucap Sasuke.
"Untuk apa kau kemari hah, sialan!!?" bentak Kiba, disusul gonggongan Akamaru.
"Kenapa kau datang kemari?" tanya Sakura.
"Banyak hal sudah berubah." ucap Sasuke."Aku sudah memutuskan untuk melindungi desa dan... aku... akan menjadiHokage." lanjutnya.
"..." orang-orang semakin kaget, bengong."Eeeeeehhhh!!!???" teriakSakura super kaget."kau!!!! Ninja pelarian yang lama menghilang muncul secara tiba-tiba dan bercanda seperti ini!!? Apa kau mengerti arti dari Hokage, hah!!?" bentak Kiba.
"Aku tak mengerti apa yang telah terjadi padamu, tapi...
Itu mustahil..." ucap Shikamaru. "Apa kau pikirkalau..."
"Apa kau pikir kau bisa menghapus semua yang telah kau lakukan selamaini begitu saja?" ucap Shino.
"Aku tahu aku tak bisa." ucap Sasuke. "Tapi, aku tak peduli bagaimana pendapat kalian tentangku." lanjutnya."Kagelah yang menciptakan situasi ini... Aku akan menjadi hokagedan mengubah desa!!"
Naruto kemudian teringat akan kata-kata Itachi dulu, "Bukan yang menjadi Hokage yang akan diakui oleh orang-orang, tapi yang diakui oleh orang-oranglah yangakan menjadi Hokage." juga, kata-kata Itachi,"Aku serahkan Sasuke padamu..."
"Serahkan dia padaku." ucap Naruto dalam hati. Naruto berdiri di sebelah Sasuke, kemudian berkata, "Akulah yang akan menjadi Hokage!!"
"Aku senang kita punya banyak calon Hokage!!" ucap hokage pertama,"Tapi, kalian terlalu menganggapnya enteng! Persiapkan chakra kalian,kita harus mengalahkannya dengan serangan kombinasi!!"
"Terimakasih sudah menyembuhkanku, sekarang kau bisa beristirahat, Sakura.." ucap Naruto. "Ayo maju, Sasuke!!!"
Naruto dan Sasuke maju menuju arena pertempuran. Namun kemudian, Sakura menyusul. ia tak bisa diam saja. "Apa kau pikir aku wanita lemah yang tak sepadan dengan kalian? Tsunade-sama mengajariku sama seperti sannin lainnya..."
"Sakura-chan..."
"Hampir selesai." ucap Sakura. "Aku sudah menyimpan chakra yang kuperlukan. Tak lama lagi, aku akan mampu menggunakan kekuatanku yang sesungguhnya!! Aku juga anggota Tim 7, dan juga murid seorang Sannin!!"
Naruto terdiam, kemudian tersenyum dan tampak begitu puas...
"Yosh!! Tim 7 telah terlahir kembali!!" ucapnya dengan penuh semangat.
Minato datang dan memindahkan serangan Juubi jauh ke seberang pulau sana, membuat serangan itu meledak di tempat yang sepi dari kehidupan manusia.
"Aku adalah Minato Namikaze, kalian bersiaplah untuk menghadapi ledakan."ucap Minato. "Eh??" Sakura dan Naruto bertanya-tanya. Dan tak lama kemudian, Booomb!!!!!! meski sudah dibawa kekejauhan, ledakkan dari bijuudama Juubi tetap berefek sampai ke tempat itu. Meski tentu saja,efeknya tak terlalu parah.
"Apa itu!!?" beberapa shinobi masih bertanya-tanya. "Aku mengirim serangan Juubi ke laut." jelas Minato. "Itu..." Sakura melihat ke arah wajah Minato."Matanya... dia Edo Tensei!" pikir Sakura. kemudian bertanya,"Kau..."
"Jangan khawatir, aku ada di pihak kalian." ucap Minato. "Terimakasih karena sudah membantu pemulihan Naruto. Apa kau pacarnya Naruto?"
"Yah, kurang lebih seperti itu..." jawab Naruto
Plakkk!!! Sakura menghantam kepalanya."Diam!!! Simpan energimu!!" bentak Sakura.
"Ukhhh, lukaku malah tambah parah..."ucap Naruto.
"Aku akan mempercepat penyembuhanmu!!"ucap Sakura.
"Haha, gadis ini mengingatkanku pada Kushina." pikir Minato."Yah, jaga baik-baik anakku ya.." ucapnya ke Sakura.
"Datang tiba-tiba begini... tapi kelihatannya kau sudah tahu tentang hal ini?" tanya Naruto ke Sakura. "Yah, aku bisa merasakannya saat berada di mode Kyuubi. Yang lain juga datang..." ucap Naruto.
Para shinobi semakin kaget, dan batsss!!!! ketiga hokage lainnya muncul. "Kau masih secepat biasanya ya.. hokage ke empat.." ucap hokage ketiga."Kelihatannya shunshin mu lebih hebat dari milikku..." ucap hokage kedua. "Yosh, mari kita mulai!!" ucap hokage pertama.
"Ho-hokage ketiga!?" ucap kaget Sakura, "Dan juga..."
"Hokage pertama dan kedua!!? Bahkan hokage keempat juga!?" shinobi lainnya juga kaget.
"Begitu... jadi yang menghentikan serangan tadi itu hokage ya..."
"Tapi, siapa yang mengedotensei mereka??"
"Orochimarulah yang memanggil kami ke dunia ini. Kami akan menghentikan perang ini." ucap hokage ketiga.
"Masih ada lagi yang akan datang, meski kurasa akan agak telat sih." ucap Naruto lagi.
"Hashiramaaahhh!!!! Aku sudah menunggumu dari tadi!!!!" teriak Madara. Tampaknya, ia sudah benar-benar tak sabar untuk menghadapi rival abadinya itu kembali."Aku akan mengurusmu nanti!!" ucap Hashirama."Ng?""Pertama-tama aku akan mengurus Juubi dulu!!" jelas Hashirama. "Huh, kau masih saja seperti biasa ya." ucap Madara."Aku benar-benar tak cocok denganmu." lanjutnya.
"Grroooarrrr!!!!!" Juubi masih ada di tempat itu. ya, meski serangannya menghilang, monster mengerikan itu masih adadi sana, siap kapan saja untuk melancarkan serangan dahsyat itu lagi.
"Wah wah, tempat ini cukup ribut ya..." ucap hokage pertama."Naruto, kau sudah berjuang dengan baik, istirahatlah... Oh iya, temanmu juga akan datang, dan dia ada di pihak kita." ucap hokage keempat pada putranya. Kemudian, ia mempersiapkan sesuatu.
"!!!" Kyuubi dalam diri Naruto kaget. "Minato, ini..."
"Dia..." bayangan Sasuke terlintas di benak Naruto.
"Para hokage, ayo maju!!!" seru hokage pertama. "Hokage kedua,ketiga, majulah sebelum aku..." ucap hokage keempat, yang kini telah berada di mode chakra Kyuubi.
"Eh!!? Mode yang sama dengan Naruto!?" Sakura bertanya-tanya. "Jadi bahkan Minato juga ya..."ucap Kyuubi dalam diri Naruto. "Lihat itu kan? Ayahku memang hebat!!" ucap Naruto. "Aku tahu lebih baik darimu, dialah yang melakukan segel rumit padaku." ucap Kyuubi.
"Apa kau sudah mempersiapkan tandanya?" tanya hokageketiga.
"Ya!" ucap Minato."Tindakkanmu juga cepatya..." ucap hokage kedua.'
kunai-kunai segel telah dipasang di keempat penjuru. Kemudian, jutsupun dimulai."Ninpou!!"
Boftt!!! hokage ketiga, kedua, dan keempat menghilang, dan telah berada di kunai masing-masing, kemudian,"Shisekiyoujin!!!" segelpun dimulai.
"Dan juga, dengan ini!!!" Hashirama menggunakan segel berbentuk gerbang untuk membendung kesepuluh ekor Juubi. Danlagi dengan segel para hokage tadi, Juubi terbendung dan terkurung oleh kotak segel raksasa.
"Kurungan merah!!?" ucap Lee kagum saat melihatnya.
"Ini bahkan lebih kuat dari Shishienjin. Hanya shinobi sekelas empat hokage yang bisa melakukannya." ucap Gai.
"Groooarrr!!!!" Juubi berusaha untuk meronta. Namun tampaknya, segel itu lumayan kuat untuk menahannya. "Pasti akan sulit baginya untuk bergerak saat ini!!"
Tapp!!! Selanjutnya Sasuke dan Juugo sampai di medan pertempuran."!!"
Sakura benar-benar kaget. Sementara Naruto,"Kau telat, Sasuke.." ucapnya. "Sasuke-kun?" Sakura bertanya-tanya. Setelah sekian lama, akhirnya mereka bertemukembali. "Sakura..." Sasuke melihat ke arah Sakura.
"Sa-Sasuke-kun!!?" Sakura semakin kaget.
"Ehh!!? Kenapa!!?" dalam hati ia bertanya-tanya.
Shinobi-shinobi lainnya juga kaget, terutama rekan-rekan satu angkatannya dulu. Namun, respon mereka tampaknya negatif."Sasuke-kun...!?" Ino hendak mendekat."Berhenti Ino!!" ucap Shikamaru, "Dia musuh kita!!" lanjutnya.
"Ino!! Jangan dekat-dekatdengannya!!" ucap Chouji.
"Kalian tetap saja ribut seperti biasanya..." ucap Sasuke.
"Untuk apa kau kemari hah, sialan!!?" bentak Kiba, disusul gonggongan Akamaru.
"Kenapa kau datang kemari?" tanya Sakura.
"Banyak hal sudah berubah." ucap Sasuke."Aku sudah memutuskan untuk melindungi desa dan... aku... akan menjadiHokage." lanjutnya.
"..." orang-orang semakin kaget, bengong."Eeeeeehhhh!!!???" teriakSakura super kaget."kau!!!! Ninja pelarian yang lama menghilang muncul secara tiba-tiba dan bercanda seperti ini!!? Apa kau mengerti arti dari Hokage, hah!!?" bentak Kiba.
"Aku tak mengerti apa yang telah terjadi padamu, tapi...
Itu mustahil..." ucap Shikamaru. "Apa kau pikirkalau..."
"Apa kau pikir kau bisa menghapus semua yang telah kau lakukan selamaini begitu saja?" ucap Shino.
"Aku tahu aku tak bisa." ucap Sasuke. "Tapi, aku tak peduli bagaimana pendapat kalian tentangku." lanjutnya."Kagelah yang menciptakan situasi ini... Aku akan menjadi hokagedan mengubah desa!!"
Naruto kemudian teringat akan kata-kata Itachi dulu, "Bukan yang menjadi Hokage yang akan diakui oleh orang-orang, tapi yang diakui oleh orang-oranglah yangakan menjadi Hokage." juga, kata-kata Itachi,"Aku serahkan Sasuke padamu..."
"Serahkan dia padaku." ucap Naruto dalam hati. Naruto berdiri di sebelah Sasuke, kemudian berkata, "Akulah yang akan menjadi Hokage!!"
"Aku senang kita punya banyak calon Hokage!!" ucap hokage pertama,"Tapi, kalian terlalu menganggapnya enteng! Persiapkan chakra kalian,kita harus mengalahkannya dengan serangan kombinasi!!"
"Terimakasih sudah menyembuhkanku, sekarang kau bisa beristirahat, Sakura.." ucap Naruto. "Ayo maju, Sasuke!!!"
Naruto dan Sasuke maju menuju arena pertempuran. Namun kemudian, Sakura menyusul. ia tak bisa diam saja. "Apa kau pikir aku wanita lemah yang tak sepadan dengan kalian? Tsunade-sama mengajariku sama seperti sannin lainnya..."
"Sakura-chan..."
"Hampir selesai." ucap Sakura. "Aku sudah menyimpan chakra yang kuperlukan. Tak lama lagi, aku akan mampu menggunakan kekuatanku yang sesungguhnya!! Aku juga anggota Tim 7, dan juga murid seorang Sannin!!"
Naruto terdiam, kemudian tersenyum dan tampak begitu puas...
"Yosh!! Tim 7 telah terlahir kembali!!" ucapnya dengan penuh semangat.
Bersambung ke Naruto Chapter 632
Subscribe to:
Posts (Atom)